Mengenal Makanan dan Minuman yang Ada di Surga
Rabu, 01 Desember 2021 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
“Dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya, serta kasur-kasur yang tebal lagi empuk.” (QS al-Waqi’ah: 32—34)
Juga firman Allah Ta'ala:
“Buah-buahannya dekat, (kepada mereka dikatakan), ‘Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu’.” (al-Haqqah: 23—24)
Dari Tsauban, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata,
“Seorang penghuni surga jika memetik buah di surga, buah yang lain akan menempati tempatnya.” (HR. ath-Thabarani)
Baca juga: Orang Gemuk dalam Pandangan Islam
Beragam Jenis Minuman
1. Air kafur
Setelah melewati lintasan Mahsyar dan kesulitan-kesulitan lainnya di akhirat, para penghuni surga akan siguhkan minuman berupa air kafur. Jenis minuman ini berasal dari mata air telaga Al Kautsar, yakni sumber amata air yang sangat jernih dan luas yang ada di surga.
Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“Al Kautsar adalah sungai yang dijanjikan Rabbku ‘Azza wa Zalla untukku. Di sana, terdapat kebaikan yang banyak. Ia adalah telaga yang akan didatangi umatku pada hari kiamat. Jumlah bejananya sebanyak bintang-bintang. (HR. Muslim).
Allah berfirman mengenai keutamaan air kapur:
“Sesungguhnya, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur, (yaitu) mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah, yang mereka memancarkan dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al Insaan: 5-6).
2. Air jahe
Minuman terbaik kedua yang akan dihidangkan bagi penghuni surga adalah air jahe. Tentu air jahe yang ada di surga jauh lebih baik daripada yang ada di dunia. Dalam Al Qur’an, jahe disebut sebagai zanjabil. Kelak, penghuni surga akan dijamu dengan campuran air jahe dari mata air surga Salsabil.
Juga firman Allah Ta'ala:
“Buah-buahannya dekat, (kepada mereka dikatakan), ‘Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu’.” (al-Haqqah: 23—24)
Dari Tsauban, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata,
إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا نَزَعَ ثَمَرَةً مِنَ الْجَنَّةِ عَادَتْ مَكَانَهَا أُخْرَى
“Seorang penghuni surga jika memetik buah di surga, buah yang lain akan menempati tempatnya.” (HR. ath-Thabarani)
Baca juga: Orang Gemuk dalam Pandangan Islam
Beragam Jenis Minuman
1. Air kafur
Setelah melewati lintasan Mahsyar dan kesulitan-kesulitan lainnya di akhirat, para penghuni surga akan siguhkan minuman berupa air kafur. Jenis minuman ini berasal dari mata air telaga Al Kautsar, yakni sumber amata air yang sangat jernih dan luas yang ada di surga.
Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“Al Kautsar adalah sungai yang dijanjikan Rabbku ‘Azza wa Zalla untukku. Di sana, terdapat kebaikan yang banyak. Ia adalah telaga yang akan didatangi umatku pada hari kiamat. Jumlah bejananya sebanyak bintang-bintang. (HR. Muslim).
Allah berfirman mengenai keutamaan air kapur:
“Sesungguhnya, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur, (yaitu) mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah, yang mereka memancarkan dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al Insaan: 5-6).
2. Air jahe
Minuman terbaik kedua yang akan dihidangkan bagi penghuni surga adalah air jahe. Tentu air jahe yang ada di surga jauh lebih baik daripada yang ada di dunia. Dalam Al Qur’an, jahe disebut sebagai zanjabil. Kelak, penghuni surga akan dijamu dengan campuran air jahe dari mata air surga Salsabil.
Lihat Juga :