Barakah binti Tsa'labah: Satu-satunya Wanita yang Pernah Memarahi Rasulullah

loading...
Barakah binti Tsalabah: Satu-satunya Wanita yang Pernah Memarahi Rasulullah
Manusia agung dan mulia, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam ternyata pernah dimarahi oleh seorang wanita yang bernama Barakah binti Tsalabah. Foto ilustrasi/ist
Manusia agung dan mulia, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam ternyata pernah dimarahi oleh seorang wanita. Siapakah wanita itu? Dialah Barakah binti Tsa'labah bin Amru bin Hishan bin Malik bin Salman bin Amru bin Nu'man al-Habsyiyah, atau dikenal dengan nama Ummu Aiman.

Bagaimana kisahnya sampai Ummu Aiman berani memarahi Rasulullah? Awalnya Barakah binti Tsa'labh adalah budak milik ‘Abdullah bin Abdul Muthalib, tidak lain ayah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Setelah menikah dengan Ubaid bin Harits, ia dikaruniai seorang anak bernama Aiman. Kemudian, masyarakat pun memanggilnya dengan Ummu Aiman dan nama itulah yang banyak dikenal hingga kini. Beliau juga ibu asuh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Baca juga: Mengenal 4 Sosok 'Ibunda' Nabi Muhammad SAW

Dan ternyata, Ummu Aiman pun ikut dalam perang Uhud dan Khaibar juga menyertai Nabi Muhammad sejak belia. Bahkan, saat Ummu Aminah binti Wahab wafat dalam perjalanan pulangnya dari ziarah ke makam ‘Abdullah, Ummu Aimanlah yang menggendong dan membawa pulang Nabi kemudian merawatnya bersama istri Abu Thalib.

Dalam buku 'Mereka adalah Para Shahabiyat' diceritakan bahwa RasulullahShallallahu alaihi wa sallam memuliakan Ummu Aiman ini, Rasulullah sering mengunjunginya dan memanggilnya dengan kata ,"Wahai ibu...". Tentang Ummu Aiman, Rasulullah pun pernah bersabda :

"Beliau (Ummu Aiman) adalah termasuk ahli baitku." Beliau juga bersabda : "Ummu Aiman adalah ibuku setelah ibuku," (HR Al-Hakim)

Ketika Muhammad resmi diangkat menjadi Nabi, Ummu Aiman pun langsung menyatakan iman dan Islamnya. Sayangnya, sang suami enggan beriman. Demi keimanannya, Ummu Aiman pun bercerai. Lepas itu, Ummu Aiman menikah dengan Zaid bin Haritsah, anak angkat Rasulullah SAW. Maka, dari pernikahan ini lahirlah sosok Usamah bin Zaid yang gagah berani dan saleh.

Perjalanan hidup, kebersamaan, dan keimanan itulah yang membuat Ummu Aiman sangat mencintai Nabi. Pun, sebaliknya. Bahkan, saking cintanya, beliau pernah memarahi Nabi yang mulia. Hal ini kita ketahui sebagaimana riwayat yang disampaikan dari Anas bin Malik.

Hari itu, Nabi mengunjungi kediaman Ummu Aiman. Di rumah ibu asuhnya itu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam disuguhi minum. Tapi, beliau menolak. Tutur Anas, “Aku tidak tahu, apakah Nabi sedang puasa atau tidak menginginkan minuman itu?” Maka, pungkas Anas yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ini, “Ummu Aiman pun marah dan memaki Nabi.”

Di dalam syarah kitab Shahih Muslim, Imam an-Nawawi menjelaskan hadis ini dengan mengatakan, “Nabi menolak minuman itu karena puasa atau hal lainnya. Maka, Ummu Aiman pun marah-marah dan memaki beliau. Ia sangat menyayangi Nabi karena telah mengasuh dan merawatnya. Dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah bersabda, ‘Ummu Aiman adalah ibu keduaku.’”
halaman ke-1
cover top ayah
اِنۡ تَجۡتَنِبُوۡا كَبٰٓٮِٕرَ مَا تُنۡهَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنۡكُمۡ سَيِّاٰتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡـكُمۡ مُّدۡخَلًا كَرِيۡمًا
Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

(QS. An-Nisa:31)
cover bottom ayah
preload video