Kisah Nabi Uzair yang Tertidur 100 Tahun

Jum'at, 10 Desember 2021 - 22:11 WIB
loading...
Kisah Nabi Uzair yang...
Kisah Nabi yang tertidur selama 100 tahun merupakan salah saatu tanda-tanda kebesaran Allah. Foto/dok alnurceyhan.com
A A A
Dikisahkan, seorang hamba Allah melewati satu negeri yang kosong tanpa penduduk dan telah runtuh setelah kehancuran Nebukadnezar. Kemudian hamba itu berkata: "Bagaimana Allah akan menghidupkan negeri ini kembali setelah mati?" Maka Allah menidurkannya selama 100 tahun lalu menghidupkannya kembali.

Kisahnya diabadikan oleh Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an. Hamba Allah yang dimaksud ialah Uzair. Al-Qur'an tidak menyebutnya sebagai Nabi, namun para ulama menyatakan bahwa Uzair adalah seorang Nabi di antara 313 orang Rasul utusan Allah.

Ibnu Katsir mengatakan, pendapat yang masyhur menyatakan Uzair adalah seorang Nabi yang diutus kepada Bani Israil. Riwayat lain menyebut beliau adalah seorang pemuka agama dari Bani Israel yang hidup sebelum kelahiran Nabi Isa 'alahissalam.

Berikut firman-Nya:

اَوۡ كَالَّذِىۡ مَرَّ عَلٰى قَرۡيَةٍ وَّ هِىَ خَاوِيَةٌ عَلٰى عُرُوۡشِهَا ‌ۚ قَالَ اَنّٰى يُحۡىٖ هٰذِهِ اللّٰهُ بَعۡدَ مَوۡتِهَا ‌ۚ فَاَمَاتَهُ اللّٰهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهٗ ‌ؕ قَالَ كَمۡ لَبِثۡتَ‌ؕ قَالَ لَبِثۡتُ يَوۡمًا اَوۡ بَعۡضَ يَوۡمٍ‌ؕ قَالَ بَلۡ لَّبِثۡتَ مِائَةَ عَامٍ فَانۡظُرۡ اِلٰى طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمۡ يَتَسَنَّهۡ‌ۚ وَانْظُرۡ اِلٰى حِمَارِكَ وَلِنَجۡعَلَكَ اٰيَةً لِّلنَّاسِ‌ وَانْظُرۡ اِلَى الۡعِظَامِ كَيۡفَ نُـنۡشِزُهَا ثُمَّ نَكۡسُوۡهَا لَحۡمًا ‌ؕ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهٗ ۙ قَالَ اَعۡلَمُ اَنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ

"Atau seperti orang yang melewati suatu negeri yang (bangunan-bangunannya) telah roboh hingga menutupi (reruntuhan) atap-atapnya, dia berkata, "Bagaimana Allah menghidupkan kembali (negeri) ini setelah hancur?" Lalu Allah mematikannya (orang itu) selama seratus tahun, kemudian membangkitkannya (menghidupkannya) kembali. Dan (Allah) bertanya, "Berapa lama engkau tinggal (di sini)?" Dia (orang itu) menjawab, "Aku tinggal (di sini) sehari atau setengah hari." Allah berfirman, "Tidak! Engkau telah tinggal 100 tahun. Lihatlah makanan dan minumanmu yang belum berubah, tetapi lihatlah keledaimu (yang telah menjadi tulang belulang). Dan agar Kami jadikan engkau tanda kekuasaan Kami bagi manusia. Lihatlah tulang belulang (keledai itu), bagaimana Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging." Maka ketika telah nyata baginya, dia pun berkata, "Saya mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS Al-Baqarah Ayat 259)

Nabi Uzair dihidupkan kembali setelah 100 tahun tertidur. Allah menghidupkan kembali jasadnya sebagaimana sebelum beliau tertidur. Nabi Uzair bertemu ahli keluarga dan masyarakat. Setelah itu beliau menunggang keledai dan pergi ke rumahnya sendiri yang ditinggalkannya 100 tahun dahulu dan menemui seorang wanita buta yang berusia 120 tahun.

Beliau bertanya kepadanya, adakah rumah itu kepunyaan Uzair? Wanita itu mengiyakannya dan menyatakan bahwa Uzair sudah dilupakan orang. Akhirnya, beliau meyakinkan wanita itu bahwa dirinya adalah Uzair. Wanita itu pun mengumumkan kepada orang ramai (kaum Yahudi) bahwa Uzair sudah kembali.

Uzair pun didatangi anaknya sendiri yang berusia 118 tahun. Sewaktu beliau ditidurkan, anaknya berusia 18 tahun. Lalu anaknya mengatakan bahwa ayahnya dulu memiliki tanda kelahiran di antara dua bahunya. Beliau pun menunjukkan tanda kelahiran itu.

Kaum Yahudi Menyebut Uzair Anak Allah
Al-Qur'an mengisahkan sikap orang-orang Yahudi yang melampaui batas karena menyebut Uzair sebagai anak Allah. Orang-orang Yahudi menyebutnya 'Izra dan dianggap pahlawan karena menulis salinan Kitab Taurat.

Kala itu tidak ada satu pun yang menghafal Kitab Taurat setelah semuanya dibakar pada zaman penyerangan Raja Bukhtunasar. Maka mereka meminta Uzair mengeluarkan satu-satunya salinan Taurat yang disembunyikan oleh ayahnya sendiri bernama Sarukha.

Ketika Nabi Uzair mengeluarkan salinan Kitab Taurat dari tempat persembunyiannya, didapatinya kertasnya sudah rusak dan berderai. Maka Uzair pun duduk sambil memikirkan bagaimana beliau dapat menulis kembali Kitab Taurat itu.

Saat berada di hadapan orang-orang Yahudi, tiba-tiba dua bintang jatuh dari langit dan menghentak dadanya dan seketika membuka ingatannya. Lalu Uzair menulis kembali Kitab Taurat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Bani Israil dalam...
Kisah Bani Israil dalam Al Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Kisah-kisah dalam Al...
Kisah-kisah dalam Al Quran : Penyaliban Nabi Isa Alaihisallam dan Kekufuran Bani Israil
Kisah Abdullah bin Salam,...
Kisah Abdullah bin Salam, Orang Yahudi Bani Israil yang Percaya Al Quran
Siapa Baal? Sesembahan...
Siapa 'Baal'? Sesembahan Kelompok Elit Dunia, Ternyata Disebut dalam Al Quran
Rekomendasi
Pisahkan Arab dan Afrika,...
Pisahkan Arab dan Afrika, Ini Fenomena Alam Paling Ekstrem yang Terjadi Jutaan Tahun Lalu
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
5 Penjelajah Dunia Paling...
5 Penjelajah Dunia Paling Legendaris dalam Sejarah
Artikel Terkini
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Infografis
5 Negara Muslim yang...
5 Negara Muslim yang Secara Statistik Mampu Ratakan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved