Sholat Sudah Dilakukan Pada Masa Nabi Ibrahim, Begini Tata Caranya

Kamis, 16 Desember 2021 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Dari Abi Umamah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW telah bersabda (tentang ayat 37 surat An-Najm), "Dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji (wafa). Beliau berkata, "Apakah kalian tahu apa yang dimaksud 'Al-Wafaa' (pemenuhan janji). Mereka para sahabat menjawab, “Allah dan rasul-Nya lebih tahu.”

Rasulullah SAW kemudian bersabda, 'Al-Waffa adalah mengerjakan amal harian, yakni sholat empat rakaat pada awal hari (pagi).” (HR Thabrani dalam “Musnad Syamiyin”)

Imam Thabari mengatakan, pendapat lebih tepat ialah Nabi Ibrahim as orang yang memenuhi janji seluruh syariat Islam dan semua yang diperintahkan dari macam-macam bentuk ketaatan kepada Allah. Alasannya, karena Allah SWT menyebutkan kata “menyempurnakan janji" lebih bersifat umum kepada pemenuhan janji Nabi Ibrahim as terhadap semua yang diwajibkan Allah SWT dan tidak dikhususkan kepada sebagian tanpa yang lainnya.

Kemudian, dalam riwayat hadits Abi Hatim, Ibn Mardawih, AsSyirazi dalam kitabnya “Al-Alqab" dan dalam riwayat Ad-Dailami dengan sanad (silsilah periwayatan hadits) hadits yang lemah, terdapat tambahan kalimat dalam hadits dari Umamah di atas, yaitu:

“Nabi Ibrahim AS biasa melakukan sholat pada awal hari (pagi) dan diperkirakan sholatnya adalah sholat Dhuha.”

Dari penjelasan di atas, dapatlah disimpulkan bahwa:

Pertama, Nabi Ibrahim adalah orang yang taat dalam menjalankan semua yang disyariatkan kepadanya, seperti sholat, puasa, zakat, ibadah haji, dan berkurban.

Kedua, Nabi Ibrahim adalah orang yang mendirikan sholat pada waktu pagi (Dhuha) dan petang (Ashar).

Baca juga: Bacaan Wirid Setelah Sholat Fardhu Lengkap dengan Doanya

Perintah Berkorban
Diterangkan bahwa setelah Nabi Ibrahim as melaksanakan perintah berkurban, beliau melaksanakan sholat empat rakaat sebagai tanda syukurnya kepada Allah SWT. Jadilah hal itu sebagai sholat Zuhur, sebagaimana kita mendirikannya sebagai sholat wajib yang lima waktu sekarang. Al-Imam Haqqi menyebutkan sebuah riwayat:

“Bahwasanya orang pertama yang mendirikan sholat setelah tergelincirnya matahari, yaitu Nabi Ibrahim as, pada saat Allah SWT memerintahkannya untuk menyembelih anak yang dicintainya lalu diganti oleh Allah SWT dengan tebusannya (seekor gibas) pada waktu zuhur, ia sholat empat rakaat sebagai tanda syukur kepada Allah atas hilangnya kesedihan anaknya, atas turunnya tebusan (pengganti dari surga) Ismail dengan seekor gibas, dan atas keridhaan Allah ketika melaksanakannya bahwa sungguh kebenaran telah tampak, serta atas kesabaran anaknya terhadap pelaksanaan perintah penyembelihannya dan kesusahannya.”

Maka, Nabi Ibrahim as dengan serta-merta bersujud kepada Allah dengan melakukan sholat empat rakaat.

Rasulullah SAW menetapkan hari berkurbannya Nabi Ibrahim sebagai hari raya (Idul Adha). Sebab, hal tersebut merupakan peristiwa yang agung dalam sejarah Nabi Ibrahim as. Beliau bersabda:

Diriwayatkan dari Syu'bah dari Zubaid dari Syi'bi dari Bara', ia berkata, Rasulullah SAW berkhutbah di hadapan kami pada hari Nahar (hari pertama Idul Adha).

Beliau bersabda, "Sesungguhnya perkara yang pertama kita lakukan pada hari ini adalah kita melaksanakan sholat, kemudian kembali pulang ke rumah, lalu berkurban (menyembelih hewan kurban). Barangsiapa mengerjakannya maka dia telah melaksanakan sunah kami (para nabi). Barangsiapa yang menyembelih kurbannya sebelum mendirikan sholat Idul Adha, sesungguhnya dia hanya memperoleh daging-daging hanya untuk santapan keluarga dan tidaklah ia memperoleh bagian dari ibadah (berkurban).” (HR Bukhari dan Baihaqqi).

Imam Ahmad berkata, "Dan Allah Azza Wa Jalla memerintahkan kepada kekasih-Nya, Nabi Ibrahim as, agar menyembelih putranya sendiri. Tatkala ia hendak melaksanakan perintah-Nya, Allah SWT menjadikan peristiwa itu sebagai pengorbanan yang agung. Maka, ditetapkanlah bahwa jalan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan mengalirkan darah karena Allah Ta'ala sebagai sunah para nabi. Semoga Allah merahmati mereka semua. Berkurban adalah sebagian dari amal yang diperintahkan bagi umat Islam dengan mengikuti sunah para nabi, khususnya dalam berkurban ini”

Demikian bahwa sholat Nabi Ibrahim pada waktu peristiwa kurbannya menjadi ketetapan sholat wajib bagi kaum muslimin (umat Nabi Muhammad SAW). Ada yang berpendapat bahwa orang pertama yang melaksanakan sholat Zuhur adalah Nabi Daud as .

Baca juga: Doa Mengusap Wajah Selepas Sholat, Fadhilahnya Dipelihara dari Kesedihan
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Zulhijjah Bulan Berkurban...
Zulhijjah Bulan Berkurban : Inilah Hukum Kurban Menurut 4 Mazhab
Hari Raya Iduladha :...
Hari Raya Iduladha : Tapak Tilas Bersejarah Nabi Ibrahim AS
Ingat! Hari Ini, Batas...
Ingat! Hari Ini, Batas Waktu Memotong Kuku dan Rambut Bagi yang Berkurban Iduladha
Mengenal Sejarah Kurban,...
Mengenal Sejarah Kurban, Dimulai dari Nabi Adam AS Disempurnakan oleh Nabi Ibrahim AS
12 Amalan yang Dianjurkan...
12 Amalan yang Dianjurkan di Bulan Dzulhijjah: Puasa Sunnah hingga Berkurban
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Gumpalan...
Ilmuwan Temukan Gumpalan Air Raksasa yang Hilang di Tengah Atlantik
Air Kanal di Kota Argentina...
Air Kanal di Kota Argentina Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Dianggap Mistis, Fenomena...
Dianggap Mistis, Fenomena Halo Terjadi di Langit Inggris
Artikel Terkini
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved