Sayed Imam Ali Shah: Sufi Waktu, Tempat, dan Orang

Rabu, 29 Desember 2021 - 15:19 WIB
loading...
A A A
Darwis itu pun meninggalkan istana raja.

Baca juga: Kisah Sufi Jalaluddin Rumi: Saudagar dan Darwis Kristen

Semenjak itu, hari demi hari, si darwis terus menyertai sang raja. Siang dan malam urusan negara terjadi, kerajaan itu melewati masa suka dan duka, para penasihat raja memberikan saran mereka, dan roda kehidupan terus saja berputar.

"Darwis itu datang ke istanaku setiap hari," pikir sang raja, setiap kali matanya menangkap sosok seorang yang memakai jubah tambal sulam, "dan tetap saja ia tak pernah menyinggung percakapan kami tentang belajar itu. Benar, ia terlibat dalam banyak peristiwa di istana ini, ia bicara dan tertawa, ia makan dan tidur. Adakah ia sedang menantikan sebuah pertanda atau semacamnya?" Tetapi, sekeras apa pun berusaha, raja itu tetap tak dapat menduga makna dari misteri itu.

Ketika pusaran ombak tak kasat mata pada akhirnya mencapai pantai kemungkinan, muncullah desas-desus di istana raja. Ada seorang yang mengatakan, "Daud dari Sahil adalah penyanyi terbaik di dunia."

Biasanya percakapan semacam itu tak digubris oleh raja, tetapi sekali ini ia merasakan keinginan yang kuat untuk mendengarkan penyanyi itu.

"Bawa penyanyi itu ke istanaku," kata sang raja. Pengurus acara kerajaan pun diutus ke rumah penyanyi itu, tetapi Daud, raja di antara para penyanyi, menjawab, "Rajamu itu hanya tahu sedikit tentang syarat-syarat menyanyi. Kalau ia sekadar ingin melihat wajahku, aku akan datang. Tetapi kalau ia ingin mendengarku menyanyi, ia harus menunggu, sama seperti orang lain, hingga aku berada dalam suasana hati yang tepat untuk menyanyi."

Mengetahui kapan harus tampil dan kapan tidak tampil itulah yang membuatku menjadi penyanyi terbaik, sama seperti pengetahuan ini akan membuat orang bodoh mana pun yang mengetahuinya, menjadi penyanyi hebat."

Ketika perkataan itu disampaikan kepada raja, ia merasa marah sekaligus semakin ingin, dan berkata, "Tak adakah seorang pun di istana ini yang mau memaksa lelaki itu menyanyi untukku?" Sebab, bila ia menyanyi hanya ketika suasana hatinya tepat, aku pun demikian. Aku mau mendengarkan nyanyiannya ketika aku masih ingin mendengarnya."

Baca juga: Kisah Sufi Bayazid: Rapuhnya Pemisah antara Kita dan Maut

Kemudian, Darwis itu tampil ke depan dan berkata:

"Burung Merak zaman ini, ikutlah bersamaku menemui penyanyi itu."

Para pejabat istana saling bertatapan. Beberapa dari mereka berpikir bahwa darwis itu memainkan suatu permainan berbahaya, dan sekarang ia sedang berjudi dalam hal membuat penyanyi itu mau tampil. Kalau ia berhasil, tentu sang raja akan memberinya hadiah. Tetapi, mereka ngeri membayangkan bila kemungkinan sebaliknya yang terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
Jejak Kaki Dinosaurus...
Jejak Kaki Dinosaurus Berukuran Sangat Besar Ditemukan di Inggris
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Ternyata Bumi Bukan Memiliki 7 Benua
Artikel Terkini
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Infografis
5 Tempat Makan Enak...
5 Tempat Makan Enak dan Murah di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved