Tobat Nabi Daud, Metafor dan Sindiran Berdasar Kisah Israiliyat?
Kamis, 30 Desember 2021 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
"Hanya saja, itu tidak dapat dijadikan sebagai suatu bentuk metafor, dan sebagai sindiran bagi Daud sendiri, karena ia menginginkan istri tetangganya sendiri, seperti digambarkan oleh kisah-kisah israiliat yang menampilkan dengan buruk perjalanan para Rasul dan Nabi-nabi," katanya.
Hingga dalam kisah Israiliat itu para Nabi telah jatuh dalam tindakan-tindakan yang orang biasa saja tidak mau melakukannya, maka bagaimana mungkin terjadi bagi seseorang yang Allah SWT tundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersamanya pada sore dan pagi hari.
Tentangnya Allah SWT berfirman:
"Dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan)".
"Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik". (QS Shaad : 17-18)
Baca juga: Kudeta di Kerajaan Nabi Daud, Absalom Putra Sulung Terbunuh
Tobat Nabi Daud
Syamsuddin Noor dalam bukunya itu mengisahkan, demi menyadari kesalahannya itu, Nabi Daud AS meminta ampun kepada Allah. Nabi Daud AS bersujud menyungkurkan wajahnya ke bumi. Inilah kehendak Allah Yang Mahatahu, Allah SWT memberi tahu kesalahan Nabi Daud AS dengan pelajaran yang sangat bijaksana.
Muhammad bin Ka'ab Al-Qurizi menyebutkan bahwa sujudnya Nabi Daud AS adalah 40 hari 40 malam. Ia tidak bangun dari sujudnya selain mengerjakan sholat wajib atau karena sesuatu hajat sangat penting yang harus dipenuhinya.
Muhammad bin Nashr Al-Maruzi dalam kitab Ta'zhimur Qodrish Sholah menyebutkan dalam sujudnya, Nabi Daud AS menangis hingga air matanya kering dan pedih karena saking takutnya.
Kedua lututnya memar (karena lamanya sujud). Sebab, ia takut tidak diampuni kesalahannya. Kemudian, Allah SWT mewahyukan kepadanya agar ia mengangkat kepalanya. “Hai Daud, Aku telah mengampuni kesalahanmu,” Namun, beliau tidak mengangkat kepalanya hingga datang malaikat Jibril.
Baca juga: Umur Nabi Daud Ditulis di Lauhulmahfuz 60 Tahun tapi Wafat di Usia 100 Tahun, Ini Sebabnya
Hingga dalam kisah Israiliat itu para Nabi telah jatuh dalam tindakan-tindakan yang orang biasa saja tidak mau melakukannya, maka bagaimana mungkin terjadi bagi seseorang yang Allah SWT tundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersamanya pada sore dan pagi hari.
Tentangnya Allah SWT berfirman:
"Dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan)".
"Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik". (QS Shaad : 17-18)
Baca juga: Kudeta di Kerajaan Nabi Daud, Absalom Putra Sulung Terbunuh
Tobat Nabi Daud
Syamsuddin Noor dalam bukunya itu mengisahkan, demi menyadari kesalahannya itu, Nabi Daud AS meminta ampun kepada Allah. Nabi Daud AS bersujud menyungkurkan wajahnya ke bumi. Inilah kehendak Allah Yang Mahatahu, Allah SWT memberi tahu kesalahan Nabi Daud AS dengan pelajaran yang sangat bijaksana.
Muhammad bin Ka'ab Al-Qurizi menyebutkan bahwa sujudnya Nabi Daud AS adalah 40 hari 40 malam. Ia tidak bangun dari sujudnya selain mengerjakan sholat wajib atau karena sesuatu hajat sangat penting yang harus dipenuhinya.
Muhammad bin Nashr Al-Maruzi dalam kitab Ta'zhimur Qodrish Sholah menyebutkan dalam sujudnya, Nabi Daud AS menangis hingga air matanya kering dan pedih karena saking takutnya.
Kedua lututnya memar (karena lamanya sujud). Sebab, ia takut tidak diampuni kesalahannya. Kemudian, Allah SWT mewahyukan kepadanya agar ia mengangkat kepalanya. “Hai Daud, Aku telah mengampuni kesalahanmu,” Namun, beliau tidak mengangkat kepalanya hingga datang malaikat Jibril.
Baca juga: Umur Nabi Daud Ditulis di Lauhulmahfuz 60 Tahun tapi Wafat di Usia 100 Tahun, Ini Sebabnya
(mhy)
Lihat Juga :