Kisah Sufi Omar Khilwati: Membawa Sepatu ke Masjid

Selasa, 11 Januari 2022 - 14:29 WIB
loading...
Kisah Sufi Omar Khilwati:...
Kisah ini bersumber dari ajaran-ajaran tarekat Khilwati yang didirikan oleh Omar Khilwati. (Foto/Ilustrasi: Solusi Ruma)
A A A
Kisah "Membawa Sepatu" bersumber dari ajaran-ajaran tarekat Khilwati ('Pertapa'), yang didirikan oleh Omar Khilwati yang wafat pada tahun 1397. Kisah ini dikutip Idries Shah dalam bukunya berjudul "Tales of The Dervishes".

Argumennya, yang diterima secara luas di kalangan darwis, menekankan bahwa mereka yang telah mengembangkan nilai-nilai batiniah tertentu niscaya memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap masyarakat daripada mereka yang berusaha mengamalkan prinsip-prinsip moral secara kering. Yang pertama disebut: 'Manusia Tindakan yang Sejati', dan yang kedua: 'Mereka yang tidak tahu tetapi bersikap seolah-olah tahu'.

Baca juga: Kisah Sufi Khwaja Ali Ramitani: Cara Menangkap Kera

Berikut kisahnya:

Dua orang saleh dan terhormat pergi ke masjid bersama-sama. Orang pertama melepas sepatunya, lalu meletakkannya dengan rapi, sebelah menyebelah, di luar pintu. Orang kedua melepas sepatunya, mengimpitkan kedua alas sepatunya dan membawanya masuk ke masjid.

Terjadilah percakapan di antara sekelompok orang saleh yang duduk-duduk di dekat pintu masjid, siapa dari kedua orang tadi yang lebih saleh.

"Jika orang masuk masjid telanjang kaki, bukankah lebih baik menaruh saja sepatunya di luar?" tanya seseorang. "Tetapi tidakkah kita harus mempertimbangkan," kata yang lain, "bahwa orang yang membawa masuk sepatunya ke masjid mengingatkan dirinya bahwa ia sedang dalam keadaan kerendahan hati yang pantas?"

Ketika dua orang itu selesai sembahyang, mereka ditanyai terpisah oleh kedua kelompok yang berbeda pendapat tadi.

Orang pertama menjawab, "Saya meninggalkan sepatuku di luar dengan alasan biasa. Jika seandainya ada orang bermaksud mencuri sepatuku maka ia akan memperoleh kesempatan untuk menangkis godaan itu, dan dengan kemudahan memperoleh kebaikan bagi dirinya sendiri."

Para pendengar sangat terkesan oleh kemuliaan hati orang saleh itu, yang menganggap harta miliknya sepele sehingga merelakan saja semuanya kepada nasib.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Teknologi Canggih 1.000...
Teknologi Canggih 1.000 Tahun Lalu Terungkap dari Mumi Khuwy
Dianggap Mistis, Fenomena...
Dianggap Mistis, Fenomena Halo Terjadi di Langit Inggris
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved