Ridha Dengan Bala untuk Meraih Cinta Allah Ta'ala
Selasa, 16 Juni 2020 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Dan sebab adanya cobaan adalah sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala:
قال الله تعالى: ﴿ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ﴾ [ الملك: 2]
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. (QS. Mulk:2)
Baca juga: Iman Kepada Allah: Ibadah Hati yang Paling Dicintai Allah
Bala merupakan cobaan dari Allah subhanahu wa ta’ala, apakah ia ridha atau tidak, apakah ia sabar atau keluh kesah, apakah ia bersyukur atau kufur?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita agar berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan memohon pahala dan gantian kepada-Nya dengan yang lebih baik dari musibah yang telah terjadi.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((ما من مسلم تصيبه مصيبة فيقول ما أمره الله: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللهم آجرني في مصيبتي واخلف لي خيرًا منها إلا أخلف الله له خيرًا منها))
“Tidak ada seorang muslim yang tertimpa musibah, lalu ia membaca yang diperintahkan Allah subhanahu wa ta’ala:
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللهم آجرني في مصيبتي واخلف لي خيرًا منها
‘Sesungguhnya kita adalah milik Allah subhanahu wa ta’ala dan sesungguhnya kita akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah pahala kepadaku dalam musibahku dan gantikanlah untukku yang lebih bagi darinya.’ Melainkan Allah subhanahu wa ta’ala menggantikan untuknya yang lebih baik darinya.”
Baca juga: Wahai Muslimah, Kejarlah Popularitas Penduduk Langit!
Sebagaimana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita bila kita melihat orang yang mendapat musibah agar kita memuji Allah subhanahu wa ta’ala atas nikmat afiyat, beliau bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( من رأى مبتلى فقال: الحمد لله الذي عافاني مما ابتلاك به وفضلني على كثير ممن خلق تفضيلاً لم يصبه ذلك البلاء ))
“Siapa yang melihat orang yang tertimpa musibah lalu ia membaca: ‘Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang menyelamatkan aku dari bala yang ditimpakan kepadamu dengannya, dan memberikan karunia kepadaku terhadap kebanyakan yang Dia ciptakan,’ niscaya bala itu tidak akan menimpanya.” HR. at-Tirmidzi. Wallahu'alam. (Baca juga: Tiga Amalan untuk Mendatangkan Kecintaan Allah Ta'ala )
قال الله تعالى: ﴿ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ﴾ [ الملك: 2]
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. (QS. Mulk:2)
Baca juga: Iman Kepada Allah: Ibadah Hati yang Paling Dicintai Allah
Bala merupakan cobaan dari Allah subhanahu wa ta’ala, apakah ia ridha atau tidak, apakah ia sabar atau keluh kesah, apakah ia bersyukur atau kufur?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita agar berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan memohon pahala dan gantian kepada-Nya dengan yang lebih baik dari musibah yang telah terjadi.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((ما من مسلم تصيبه مصيبة فيقول ما أمره الله: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللهم آجرني في مصيبتي واخلف لي خيرًا منها إلا أخلف الله له خيرًا منها))
“Tidak ada seorang muslim yang tertimpa musibah, lalu ia membaca yang diperintahkan Allah subhanahu wa ta’ala:
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللهم آجرني في مصيبتي واخلف لي خيرًا منها
‘Sesungguhnya kita adalah milik Allah subhanahu wa ta’ala dan sesungguhnya kita akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah pahala kepadaku dalam musibahku dan gantikanlah untukku yang lebih bagi darinya.’ Melainkan Allah subhanahu wa ta’ala menggantikan untuknya yang lebih baik darinya.”
Baca juga: Wahai Muslimah, Kejarlah Popularitas Penduduk Langit!
Sebagaimana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita bila kita melihat orang yang mendapat musibah agar kita memuji Allah subhanahu wa ta’ala atas nikmat afiyat, beliau bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (( من رأى مبتلى فقال: الحمد لله الذي عافاني مما ابتلاك به وفضلني على كثير ممن خلق تفضيلاً لم يصبه ذلك البلاء ))
“Siapa yang melihat orang yang tertimpa musibah lalu ia membaca: ‘Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang menyelamatkan aku dari bala yang ditimpakan kepadamu dengannya, dan memberikan karunia kepadaku terhadap kebanyakan yang Dia ciptakan,’ niscaya bala itu tidak akan menimpanya.” HR. at-Tirmidzi. Wallahu'alam. (Baca juga: Tiga Amalan untuk Mendatangkan Kecintaan Allah Ta'ala )
(mhy)
Lihat Juga :