Sahur dan Subuh, Dua Waktu yang Penuh Limpahan Keberkahan
Kamis, 31 Maret 2022 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Daud)
Begitupula dengan ucapan
Yang mana di dalamnya terdapat maksud keberkahan dan kebaikan.
Sebagian Ulama ada yg mengatakan, karena waktu subuh berkah sehingga tidur di waktu subuh hukumnya makruh. Apabila tidak tidur maka mendapat keberkahan yang sangat banyak, rezeki diturunkan waktu subuh. Sebaiknya jangan tidur setelah subuh karena waktu itu juga turunya rezeki dan berkah.
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
“Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan.” (Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad 4/222)
Baca juga: Sunnah Sahur dan Berbuka Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui
Wallahu A'lam
Begitupula dengan ucapan
بارك الله فيكم
Yang mana di dalamnya terdapat maksud keberkahan dan kebaikan.
Sebagian Ulama ada yg mengatakan, karena waktu subuh berkah sehingga tidur di waktu subuh hukumnya makruh. Apabila tidak tidur maka mendapat keberkahan yang sangat banyak, rezeki diturunkan waktu subuh. Sebaiknya jangan tidur setelah subuh karena waktu itu juga turunya rezeki dan berkah.
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
وَنَوْمُ الصُّبْحَةِ يَمْنَعُ الرِّزْقَ؛ لِأَنَّ ذَلِكَ وَقْتٌ تَطْلُبُ فِيهِ الْخَلِيقَةُ أَرْزَاقَهَا، وَهُوَ وَقْتُ قِسْمَةِ الْأَرْزَاقِ، فَنَوْمُهُ حِرْمَانٌ إِلَّا لِعَارِضٍ أَوْ ضَرُورَةٍ،
“Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang (makruh) kecuali ada penyebab atau keperluan.” (Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad 4/222)
Baca juga: Sunnah Sahur dan Berbuka Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :