Dua Tetesan dan Dua Bekas Ini Paling Dicintai Allah Ta'ala
Jum'at, 19 Juni 2020 - 05:00 WIB
loading...
Umar bin Khattab membaca surah Maryam lalu ia sujud dan ia berkata: ‘Ini sujud, maka di manakah tangis? Foto/Ilustrasi?Ist
A
A
A
BANYAK riwayat hadis tentang fadhail amal yang menjelaskan tentang amalan yang paling dicintai Allah. Namun para ulama hadis berkata bahwa jawaban Rasulullah dalam hadis-hadis tersebut disesuaikan dengan sang penanya. Lebih jauh lagi, sesungguhnya amal-amal saleh yang memiliki keutamaan khusus dan dicintai di sisi Allah subhanahu wa ta’ala sangatlah banyak.
Asma` binti Rasyid ar-Ruwaisyid dalam " Ibadah Yang Paling Dicintai Allah" menyebut ada belasan ibadah yang sangat dicintai Allah. Dari yang belasan itu, salah satu di antaranya adalah Allah subhanahu wa ta’ala menyukai yang baik dalam pekerjaan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((إن الله تعالى يحب من العامل إذا عمل أن يحسن))
“Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala menyukai pekerja yang bila bekerja ia bekerja dengan baik.”
Baca juga: Agar Kerja Menjadi Ibadah, Ingat Allah Maha Pemberi Rezeki
Baik dalam bekerja, menurut Asma' adalah ikhlas dan adil padanya, dan Allah subhanahu wa ta’ala menyukai dari hamba bila bekerja ia melaksanakan dengan baik dan menunaikan amanah sekadar kesungguhannya dan tidak meninggalkan ibadah kepada Rabb-nya.
Firman Allah subhanahu wa ta’ala:
رِجَالٌ لَا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ
Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (QS. an-Nur:37)
Baca juga: Cinta Kepada Allah, Ibrahim: Wahai Izrail, Ambillah Nyawaku (1)
Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan perdagangan secara khusus karena ia merupakan penghalang terbesar dari segala ibadah, dan yang paling penting adalah salat . Menurut Asma' karena alasan inilah Dia memuji mereka yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dari beribadah. Dan tidak disangsikan bahwa mereka bagus dalam bekerja dan bisa menyelaraskan di antaranya dan di antara semua ibadah dan waktu-waktu salat.
Baca juga: Cinta Kepada Allah (2): Menampak Allah Puncak Kebahagiaan Manusia
Asma` binti Rasyid ar-Ruwaisyid dalam " Ibadah Yang Paling Dicintai Allah" menyebut ada belasan ibadah yang sangat dicintai Allah. Dari yang belasan itu, salah satu di antaranya adalah Allah subhanahu wa ta’ala menyukai yang baik dalam pekerjaan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((إن الله تعالى يحب من العامل إذا عمل أن يحسن))
“Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala menyukai pekerja yang bila bekerja ia bekerja dengan baik.”
Baca juga: Agar Kerja Menjadi Ibadah, Ingat Allah Maha Pemberi Rezeki
Baik dalam bekerja, menurut Asma' adalah ikhlas dan adil padanya, dan Allah subhanahu wa ta’ala menyukai dari hamba bila bekerja ia melaksanakan dengan baik dan menunaikan amanah sekadar kesungguhannya dan tidak meninggalkan ibadah kepada Rabb-nya.
Firman Allah subhanahu wa ta’ala:
رِجَالٌ لَا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ
Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (QS. an-Nur:37)
Baca juga: Cinta Kepada Allah, Ibrahim: Wahai Izrail, Ambillah Nyawaku (1)
Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan perdagangan secara khusus karena ia merupakan penghalang terbesar dari segala ibadah, dan yang paling penting adalah salat . Menurut Asma' karena alasan inilah Dia memuji mereka yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dari beribadah. Dan tidak disangsikan bahwa mereka bagus dalam bekerja dan bisa menyelaraskan di antaranya dan di antara semua ibadah dan waktu-waktu salat.
Baca juga: Cinta Kepada Allah (2): Menampak Allah Puncak Kebahagiaan Manusia
Lihat Juga :