9 Perkara yang Harus Dijauhi agar Ibadah Puasa Tidak Sia-sia
Kamis, 14 April 2022 - 10:24 WIB
loading...
Saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan kita berharap mendapat pahala terbaik dari allah Taala, namun terkadang ada perkara-perkara yang kita lakukan justru menghilangkan pahala tersebut. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan, selain menunaikan kewajiban, kita juga berharap pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala. Namun, jika puasa tidak bernilai pahala, tentu akan sangat melelahkan, bahkan hanya mendapat lapar dan dahaga.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thabraniy dalam Al Kabir)
Apa yang terjadi dalam puasa seseorang tersebut? Mengapa amalan puasa orang tersebut tidak teranggap, padahal dia telah susah payah menahan dahaga mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Dinukil dari berbagai sumber, berikut perkara-perkara yang membuat puasa kita hanya sia-sia saja:
1. Menjalankan puasa dengan tidak ikhlas
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan tentang banyaknya orang yang puasanya sia-sia:
“Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa baginya kecuali rasa lapar” (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)
Baca juga: Amalan 10 Hari Kedua Ramadhan dan 5 Perkara yang Harus Dijauhi
Siapa saja mereka? Yang pertama adalah orang yang mengerjakan puasa namun tidak ikhlas, tidak karena Allah. Ibadah hanya akan diterima Allah Ta'ala jika ikhlas. Demikian pula puasa. Termasuk keutamaannya, hanya bisa didapatkan kalau didasari iman dan hanya mengharap balasan dari Allah. Perhatikan hadis berikut ini:
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Muttafaq ‘Alaih)
2. Suka berkata-kata kotor atau keji
Orang yang berkata keji alias rafats, yang secara mudahnya berarti pornografi, puasanya juga akan sia-sia.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thabraniy dalam Al Kabir)
Apa yang terjadi dalam puasa seseorang tersebut? Mengapa amalan puasa orang tersebut tidak teranggap, padahal dia telah susah payah menahan dahaga mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Dinukil dari berbagai sumber, berikut perkara-perkara yang membuat puasa kita hanya sia-sia saja:
1. Menjalankan puasa dengan tidak ikhlas
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan tentang banyaknya orang yang puasanya sia-sia:
رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلاَّ الْجُوعُ
“Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa baginya kecuali rasa lapar” (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)
Baca juga: Amalan 10 Hari Kedua Ramadhan dan 5 Perkara yang Harus Dijauhi
Siapa saja mereka? Yang pertama adalah orang yang mengerjakan puasa namun tidak ikhlas, tidak karena Allah. Ibadah hanya akan diterima Allah Ta'ala jika ikhlas. Demikian pula puasa. Termasuk keutamaannya, hanya bisa didapatkan kalau didasari iman dan hanya mengharap balasan dari Allah. Perhatikan hadis berikut ini:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Muttafaq ‘Alaih)
2. Suka berkata-kata kotor atau keji
Orang yang berkata keji alias rafats, yang secara mudahnya berarti pornografi, puasanya juga akan sia-sia.
الصِّيَامُ جُنَّةٌ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ ، وَإِنِ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى صَائِمٌ
Lihat Juga :