Hari ke-15 Ramadhan, Sudahkah Puasa Kita Menjadi Benteng dari Berbuat Dosa?
Minggu, 17 April 2022 - 23:15 WIB
loading...
A
A
A
Puasa Itu Adalah Benteng
Baginda Nabi juga bersabda: "Puasa itu adalah benteng. Apabila salah seorang kalian berpuasa maka jangan berkata keji, jangan berlaku fasiq (melanggar undang-undang Syari'at) dan jangan berlaku bodoh (seperti teriak-teriak tak jelas, mengejek dan perlakuan bodoh lainnya).
Apabila ada orang yang mengganggu atau memancing-mancing kita kepada hal itu maka katakanlah: "Aku sedang berpuasa".
Ustaz Hamdan menukil keterangan dari Syaikh Sa'id Bin Muhammad terkait makna Junnah dalam Kitab Busyrol Karim:
مانع من ارتكاب الآثام
Artinya: "Menghalangi dari melakukan dosa."
Singkatnya, puasa itu adalah benteng yang dapat menghalangi kita dari perbuatan dosa. Yang patut kita renungi adalah: "Sudahkah puasa kita menjadi benteng dari berbuat dosa?
Atau tetap begitu-begitu saja? Puasa jalan terus dan kebiasaan buruk juga tetap biasa? Atau sudah berkurangkah perbuatan buruk kita?
Jika demikian, hendaknya kita memperbanyak istighfar dan taubat. Puasa kita masih perlu ditingkatkan lagi diawali dari ilmu dan komitmen beramal saleh. Semoga hari-hari tersisa ini dapat kita maksimalkan agar puasa menjadi benteng dari dosa dan maksiat.
![Hari ke-15 Ramadhan, Sudahkah Puasa Kita Menjadi Benteng dari Berbuat Dosa?]()
Ustaz Hamdan Nasution Attantisy (paling kiri).
Baca Juga: 9 Perkara yang Harus Dijauhi agar Ibadah Puasa Tidak Sia-sia
Baginda Nabi juga bersabda: "Puasa itu adalah benteng. Apabila salah seorang kalian berpuasa maka jangan berkata keji, jangan berlaku fasiq (melanggar undang-undang Syari'at) dan jangan berlaku bodoh (seperti teriak-teriak tak jelas, mengejek dan perlakuan bodoh lainnya).
Apabila ada orang yang mengganggu atau memancing-mancing kita kepada hal itu maka katakanlah: "Aku sedang berpuasa".
Ustaz Hamdan menukil keterangan dari Syaikh Sa'id Bin Muhammad terkait makna Junnah dalam Kitab Busyrol Karim:
مانع من ارتكاب الآثام
Artinya: "Menghalangi dari melakukan dosa."
Singkatnya, puasa itu adalah benteng yang dapat menghalangi kita dari perbuatan dosa. Yang patut kita renungi adalah: "Sudahkah puasa kita menjadi benteng dari berbuat dosa?
Atau tetap begitu-begitu saja? Puasa jalan terus dan kebiasaan buruk juga tetap biasa? Atau sudah berkurangkah perbuatan buruk kita?
Jika demikian, hendaknya kita memperbanyak istighfar dan taubat. Puasa kita masih perlu ditingkatkan lagi diawali dari ilmu dan komitmen beramal saleh. Semoga hari-hari tersisa ini dapat kita maksimalkan agar puasa menjadi benteng dari dosa dan maksiat.

Ustaz Hamdan Nasution Attantisy (paling kiri).
Baca Juga: 9 Perkara yang Harus Dijauhi agar Ibadah Puasa Tidak Sia-sia
(rhs)
Lihat Juga :