Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Anjurkan yang Luput Sholat Id Berjamaah, Sholat Sendiri Empat Rakaat

Sabtu, 30 April 2022 - 16:31 WIB
loading...
Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani...
Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani yang lebih dekat kepada madzhab Hanbali menganjurkan orang yang luput sholat id berjamaah melakukan sholat Id sendiri sebanyak empat rakaat. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Ada beberapa pendapat mengenai sholat id sendiri karena terlambat atau pun sebab lain. Taqiyuddin Abu Bakar Al-Hishni, dalam kitabnya "Kifayatul Akhyar"menjelaskan sholat id dikerjakan secara berjamaah dengan sejumlah takbir sunah dan bacaan lantang (jahar) surat Al-Quran.

“Seseorang bertakbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama selain takbiratul ihram, dan lima kali pada rakaat kedua selain takbir berdiri dari sujud. Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bertakbir sebanyak tujuh kali sebelum membaca surat pada salat Idul Fitri dan Idul Adha, dan lima takbir pada rakaat kedua sebelum membaca surat." (HR At-Tirmidzi)

Baca juga: Niat Sholat Idul Fitri dan Tata Caranya

Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani yang lebih dekat kepada madzhab Hanbali menganjurkan orang yang luput sholat id berjamaah melakukan sholat Id sendiri sebanyak empat rakaat.

Dalam kitab "Al-Guniyah" beliau mengatakan: “Bila luput seluruh rangkaian sholat Id, seseorang dianjurkan mengqadha sholat Id. Ia boleh memilih sholat empat rakaat seperti shalat Dhuha dengan beberapa takbir sunah (setelah takbiratul ihram) atau tanpa takbir sunah (setelah takbiratul ihram) seperti lazimnya shalat Dhuha ."

Selanjutnya, kata Syaikh Abdul Qadir, ia mengumpulkan seluruh anggota keluarga dan sahabatnya. "Dengan demikian ia akan mendapatkan keutamaan yang banyak,” ujarnya.

Para ulama berbeda pendapat perihal qadha sholat Id itu sendiri dan perihal cara mengqadhanya. Ibnu Rusyd dalam Bidayatul Mujtahid mendokumentasi perbedaan pendapat di kalangan para ulama sebagai berikut:

“Ulama berbeda pendapat perihal orang yang luput shalat Id bersama imam. Sebagian ulama mengatakan, orang itu melakukan shalat empat rakaat. Pendapat ini dipegang oleh Imam Ahmad dan Ats-Tsauri berdasarkan riwayat dari sahabat Ibnu Mas‘ud ra.

Sebagian ulama mengatakan, ia harus mengqadha sholat dua rakaat dengan cara yang dilakukan imam, baca takbir dan baca surat dengan lantang (jahar) seperti yang dilakukan imam. Pendapat ini dipegang oleh Imam As-Syafi’i dan Abu Tsaur.

Ulama lain mengatakan, ia cukup shalat dua rekaat tanpa lantang (jahar) baca surat dan tanpa takbir sunah. Ulama lain mengatakan, jika imam sholat id di mushalla, maka ia sholat Id dua rekaat. Tetapi jika imam sholat di luar mushalla, maka ia sholat id empat rakaat.

Baca juga: Hukum Sholat Idul Fitri Menurut 4 Mazhab

Ada lagi ulama mengatakan, ia tidak perlu mengqadha shalat id sama sekali. Pendapat ini dipegang oleh Imam Malik dan pengikutnya,” (Lihat Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid)

Selain itu, Ibnu Rusyd juga mencoba mengangkat argumentasi yang dibangun oleh para ulama yang berbeda pendapat perihal shalat Id sendirian dan perihal caranya. Ibnu Rusyd mencoba menguji analogi sejumlah ulama perihal sholat Id yang menjadi landasan logis yang menentukan kedudukan sholat Id.

“Ibnul Mundzir menghikayatkan seperti pandangan Imam As-Syafi’i. Pendapat yang menyatakan sholat id sendirian berjumlah empat rekaat karena menganalogikan sholat Id dengan sholat Jum’at didasarkan pada analogi yang lemah.

Sedangkan ulama yang mengatakan bahwa sholat Id sendirian berjumlah dua rekaat seperti yang dikerjakan imam merujuk pada prinsip bahwa qadha wajib dilakukan sesuai dengan sifat atau cara yang dilakukan secara tunai (adâ’an).

Sementara ulama yang menyatakan bahwa salat Id tidak perlu diqadha memandang bahwa pengerjaan sholat Id disyaratkan berjamaah dan bersama imam seperti sholat Jumat sehingga bila luput maka tidak ada ceritanya mengqadha dua maupun empat rekaat. Pasalnya, shalat id bukan gantian dari shalat lain (sebagaimana Jum’at dan zuhur).

Dua pandangan ini yang patut dipertimbangkan, yaitu pandangan Imam As-Syafi’i dan Imam Malik. Sedangkan pandangan selain keduanya lemah sekali.

Sholat Jum’at merupakan substitusi atau pengganti dari sholat zuhur. Sedangkan sholat Id bukan substitusi dari sholat manapun sehingga bisa dianalogikan antara keduanya (sholat Id dan sholat Jumat) perihal qadhanya?

Dan benar, orang yang luput sholat Jumat bukan melakukan sholat zuhur dengan niat qadha, tetapi tunai (adâ’an) karena logikanya bila luput sesuatu harus diqadha sebagaimana adanya. (Lihat Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid)

Baca juga: Keutamaan Sholat Idul Fitri dan 8 Amalan Sunnah Jelang Sholat
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Perhitungan Astronomi...
Perhitungan Astronomi Memperkirakan Puasa Dimulai 11 Maret, Lebaran 10 April
Uniknya Idulfitri di...
Uniknya Idulfitri di Tarim Yaman, Nuansa Lebaran Hanya 1 Hari Saja
Agar Berwisata Idulfitri...
Agar Berwisata Idulfitri Bernilai Ibadah, Begini Tipsnya
Puasa 6 Hari di Bulan...
Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Tak Harus Berurutan
11 Amalan Sunnah Hari...
11 Amalan Sunnah Hari Idulfitri, Nomor 9 Cukup Populer di Indonesia
Hikmah Menempuh Jalan...
Hikmah Menempuh Jalan Berbeda Ketika Pulang Salat Idulfitri
Rekomendasi
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Arkeolog Temukan Bukti...
Arkeolog Temukan Bukti Baru tentang Koloni Roanoke yang Hilang
Dua Gempa Bumi Terbesar...
Dua Gempa Bumi Terbesar di Dunia Diprediksi Akan Terjadi Bersamaan
Artikel Terkini
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Infografis
Empat Fenomena Astronomi...
Empat Fenomena Astronomi yang Akan Terjadi pada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved