Sering Menangis Ternyata Memiliki Keutamaan dan Fadhilah yang Luar Biasa

Rabu, 25 Mei 2022 - 12:40 WIB
loading...
Sering Menangis Ternyata...
Menangis karena takut kepada Allâh Ta’ala ini, akan mendorong seorang hamba untuk selalu istiqâmah di jalan-Nya, sehingga akan menjadi perisai dari api neraka.. Foto ilustrasi/istimewa
A A A
Menangis sering diidentikkan dengan sikap cengeng dan dominasi sifat kaum wanita. Padahal, menangis juga bisa dilakukan seorang muslim yang takut kepada Allah Ta'ala, karena dosa-dosa yang pernah dilakukannya. Menangis karena takut kepada Allâh Ta’ala ini, memiliki keutamaan dan fadillah yang luar biasa, yakni akan mendorong seorang hamba untuk selalu istiqâmah di jalan-Nya, sehingga akan menjadi perisai dari api neraka .

Nabi Shallallâhu alaihi wa sallam bersabda:

“Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allâh sampai air susu kembali ke dalam teteknya. Dan debu di jalan Allâh tidak akan berkumpul dengan asap neraka Jahannam”.(HR Imam at-Tirmidzi, hasan shahih).

Baca juga: Sahabat Nabi Menangis Bukan karena Dunia, Tetapi Ini Sebabnya

Dalam hadis yang lain Nabi Muhammad Shallallâhu alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya seorang Mukmin itu melihat dosa-dosanya seolah-olah dia berada di kaki sebuah gunung, dia khawatir gunung itu akan menimpanya. Sebaliknya, orang yang durhaka melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang hinggap di atas hidungnya, dia mengusirnya dengan tangannya –begini-, maka lalat itu terbang”. (HR. at-Tirmidzi).

Dalam kitabnya 'Tuhfatul Ahwadzi', Ibnu Abi Jamrah rahimahullâh berkata bahwa karena hati seorang Mukmin itu diberi cahaya, maka pabila dia melihat pada dirinya ada sesuatu yang menyelisihi hatinya yang diberi cahaya, maka hal itu menjadi berat baginya.

Hikmah perumpamaan dengan gunung yaitu apabila musibah yang menimpa manusia itu selain runtuhnya gunung, maka masih ada kemungkinan mereka selamat dari musibah-musibah itu. Lain halnya dengan gunung, jika gunung runtuh dan menimpa seseorang, umumnya dia tidak akan selamat.

Kesimpulannya bahwa rasa takut seorang Mukmin (kepada siksa Allâh Ta’ala) itu mendominasinya, karena kekuatan imannya menyebabkan dia tidak merasa aman dari hukuman itu. Inilah keadaan seorang Mukmin, dia selalu takut (kepada siksa Allâh) dan bermurâqabah (mengawasi Allâh). Dia menganggap kecil amal shalihnya dan khawatir terhadap amal buruknya yang kecil.

Begitulah sifat orang-orang yang beriman. Di dunia, mereka takut terhadap siksa Rabb mereka, kemudian berusaha menjaga diri dari siksa-Nya dengan takwa, yaitu melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Maka, Allâh Ta’ala memberikan balasan sesuai dengan jenis amal mereka. Dia memberikan keamanan di hari Kiamat dengan memasukkan mereka ke dalam surga-Nya.

Allâh Ta’ala berfirman yang artinya:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah Tangisan yang...
Inilah Tangisan yang Mendapat Kedudukan Terhormat di Sisi Allah Ta'ala
Pernahkah Menangis karena...
Pernahkah Menangis karena Allah Ta'ala? Inilah Keutamaannya
Keutamaan Mengingat...
Keutamaan Mengingat Dosa-dosa Bagi Seorang Muslim
Amalan Ringan Penghapus...
Amalan Ringan Penghapus Dosa, Cukup Lakukan Ini Jika Bertemu Sesama Muslim!
Benarkah Musibah Dapat...
Benarkah Musibah Dapat Menggugugurkan Dosa-dosa? Begini Penjelasannya
Sebab-sebab Pelebur...
Sebab-sebab Pelebur Dosa yang Telah Lalu dan yang Akan Datang
Rekomendasi
Riset Terbaru Sebut...
Riset Terbaru Sebut Air Hujan di Seluruh Dunia Mengandung Racun
Fenomena Tornado Api...
Fenomena Tornado Api di Balik Kebakaran Hebat Kanada Terkuak
Penemuan DNA Kuno Mengubah...
Penemuan DNA Kuno Mengubah Arah Sejarah Manusia
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved