Kisah Bijak Para Sufi: Roti dan Permata

Selasa, 23 Juni 2020 - 06:09 WIB
loading...
Kisah Bijak Para Sufi:...
Dua roti. Foto/Ilustrasi/pngtree
A A A
Konon, ada seorang raja memutuskan untuk memberikan sebagian kekayaannya tanpa pamrih. Ia ingin pula mengetahui apa yang terjadi atas pemberiannya itu. Maka, raja itu pun memanggil seorang tukang roti yang ia percayai dan menyuruhnya membuat dua potong roti. Dalam roti pertama harus disisipkan sejumlah permata, dan dalam roti kedua, hanya tepung dan air. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Teh dan Angan-Angan Minuman Surgawi )

Roti tersebut harus diberikan kepada orang yang paling saleh dan orang yang paling tidak saleh yang dijumpai oleh tukang roti itu. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Saudagar dan Darwis Kristen )

Pada keesokan paginya, dua orang lelaki datang ke dapur tukang roti itu. Yang seorang berpakaian layaknya darwis dan tampak paling saleh, padahal sebenarnya ia seorang munafik . Yang lainnya, yang diam saja, mengingatkan tukang roti itu kepada wajah seorang yang tak disukainya.

Tukang roti itu pun memberikan roti isi permata kepada lelaki berjubah darwis, dan roti biasa itu kepada lelaki kedua. (Baca juga: Hikayat Mistis: Bunglon dan Kelelawar )

Ketika Darwis palsu itu memegang rotinya, ia mencoba merasakan dan merabanya. Ia merasakan permata itu, tetapi baginya itu hanyalah gumpalan dalam roti, tepung yang tidak teraduk sempurna. Ditimbangnya di tangannya, dan bobot permata membuat roti itu terasa terlalu berat. Ia menatap tukang roti itu, dan mengetahui bahwa ia bukanlah orang yang bisa diajak beramah-ramah. Maka, ia berpaling kepada lelaki kedua itu dan berkata, "Mengapa kita tidak bertukar roti saja? Kau sepertinya lapar, dan rotiku ini lebih besar."(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Kandil Besi)

Lelaki kedua, yang ikhlas menerima apa pun, bersedia menukar rotinya.

Sang raja, yang sejak tadi mengamati lewat suatu celah di pintu dapur, terheran-heran, tetapi tidak menyadari kebaikan nisbi pada kedua lelaki itu. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Emas Keberuntungan )

Darwis palsu itu mendapatkan roti biasa. Raja itu menyimpulkan bahwa takdir telah campur tangan untuk menjaga darwis itu dari godaan kekayaan. Lelaki yang sungguh baik itu memperoleh permata dan bisa mempergunakannya untuk kebaikan. Raja itu tak mampu mengartikan peristiwa tersebut.

"Saya mengerjakan apa yang diperintahkan," kata tukang roti itu.

"Kau tak bisa mengubah takdir," kata sang raja.

"Betapa cerdiknya aku," kata darwis palsu itu. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Membawa Sepatu )

===

Kisah ini ditemukan di Gazargah, pemakaman di Afghanistan Barat tempat guru Sufi Agung Khakja Abdullah Ansar dimakamkan pada tahun 1089. Nasihat 'lapis pertama' kisah ini adalah bahwa ketika manusia diberi sesuatu yang bernilai besar bagi masa depannya, ia tidak mempergunakannya dengan cukup baik. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Orang Berjalan di Atas Air )

Dinukil dari Idries Shah "Tales of The Dervishes" diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Batu Rosetta Artefak...
Batu Rosetta Artefak Mesir Bertuliskan Bahasa para Dewa
60 Spesies Baru Ditemukan...
60 Spesies Baru Ditemukan di Bawah Laut Pulau Paskah
4 Fosil Paling Lengkap...
4 Fosil Paling Lengkap yang Pernah Ditemukan Di Dunia
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Hewan Purba yang Ingin...
Hewan Purba yang Ingin Dihidupkan Lagi oleh Para Ilmuwan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved