Hukum Mencium Istri Saat Puasa Ramadhan, Bolehkah?
Minggu, 26 April 2020 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Adapun alasan bagi pihak yang memakruhkan, biasanya adalah karena dzari'ah (preventif, mencegah perbuatan yang mubah agar tidak jatuh ke yang haram), atau jika karena melampau batas. Jadi, dilihat dari sisi dalil, maka pihak yang memubahkan lebih rajih (kuat) landasannya.
Rasulullah SAW adalah laki-laki yang paling mampu menahan hawa nafsunya. Namun diriwayatkan dari Ummul Mukminin 'Aisyah radhiallahu 'anha berkata:
كان يقبلني و هو صائم و أنا صائمة
"Rasulullah mencium saya dan dia sedang puasa dan aku juga berpuasa."
Dalam hadits lain, dari 'Aisyah RA:
كان يباشر و هو صائم ، ثم يجعل بينه و بينها ثوبا . يعني الفرج
"Rasulullah bermubasyarah padahal sedang puasa, lalu dia membuat tabir dengan kain antara dirinya dengan kemaluan (‘Aisyah)." (HR. Ahmad No. 24314, Syeikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 24314)
Wallahu A'lam Bish Showab
Rasulullah SAW adalah laki-laki yang paling mampu menahan hawa nafsunya. Namun diriwayatkan dari Ummul Mukminin 'Aisyah radhiallahu 'anha berkata:
كان يقبلني و هو صائم و أنا صائمة
"Rasulullah mencium saya dan dia sedang puasa dan aku juga berpuasa."
Dalam hadits lain, dari 'Aisyah RA:
كان يباشر و هو صائم ، ثم يجعل بينه و بينها ثوبا . يعني الفرج
"Rasulullah bermubasyarah padahal sedang puasa, lalu dia membuat tabir dengan kain antara dirinya dengan kemaluan (‘Aisyah)." (HR. Ahmad No. 24314, Syeikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 24314)
Wallahu A'lam Bish Showab
(rhs)
Lihat Juga :