Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi Ayat 1-10
Jum'at, 15 Juli 2022 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Surat ini akan melindungi pembacanya dari empat fitnah/ujian yang dijabarkan lewat ayat-ayatnya. Setidaknya ada empat kisah yang terkandung dalam surat mulia ini.
1. Kisah Ashhabul Kahfi (Ayat 9-26). Ini adalah ujian keimanan bagi pemuda penghuni gua. Hikmah yang dapat dipetik agar kita waspada dari fitnah yang mengancam agama.
2. Kisah pemilik kebun (Ayat 32-44). Ujian harta bagi si kaya dan si miskin. Hikmahnya agar kita waspada dari bahayanya fitnah harta.
3. Kisah pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir 'alaihis salaam (Ayat 60-82) atau dikenal dengan ujian ilmu. Hikmahnya agar agar kita waspada dari fitnah yang merusak ilmu.
4. Kisah Raja Dzulqarnain dan Yakjuj dan Makjuj (ayat 83-98). Kisah ini memberi pelajaran agar kita waspada dari fitnah dan bahayanya kedudukan.
Baca juga: Surat Al Kahfi 9-26: Sosok Tanpa Nama Ashaba Al-Kahfi
Pada hari Jumat dalam banyak riwayat disebut sebagai hari paling istimewa dan penghulu semua hari (Sayyidul Ayyam). Nabi menerangkan bahwa Kimat Kubra akan terjadi pada Hari Jumat.
Surat Al-Kahfi sendiri mengisahkan tanda-tanda Kiamat seperti runtuhnya dinding penutup Yakjuj dan Makjuj. Sebelum keluarnya Yakjuj dan Makjuj, dunia akan mengalami fitnah besar yaitu fitnah Dajjal. Inilah fitnah besar menjelang Kiamat besar.
Berikut 10 ayat pertama dalam Surat Al Kahfi
اَ لۡحَمۡدُ لِلّٰهِ الَّذِىۡۤ اَنۡزَلَ عَلٰى عَبۡدِهِ الۡكِتٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ؕ
Alhamdu lillaahil laziii anzala 'alaa 'abdihil kitaaba wa lam yaj'al lahuu 'iwajaa
1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;
قَيِّمًا لِّيُنۡذِرَ بَاۡسًا شَدِيۡدًا مِّنۡ لَّدُنۡهُ وَيُبَشِّرَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمۡ اَجۡرًا حَسَنًا
Qaiyimal liyunzira baasan shadiidam mil ladunhu wa yubashshiral mu'miniinal laziina ya'maluunas saalihaati anna lahum ajran hasanaa
2. sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,
مّٰكِثِيۡنَ فِيۡهِ اَبَدًا ۙ
Maakisiina fiihi abadaa
3. mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
1. Kisah Ashhabul Kahfi (Ayat 9-26). Ini adalah ujian keimanan bagi pemuda penghuni gua. Hikmah yang dapat dipetik agar kita waspada dari fitnah yang mengancam agama.
2. Kisah pemilik kebun (Ayat 32-44). Ujian harta bagi si kaya dan si miskin. Hikmahnya agar kita waspada dari bahayanya fitnah harta.
3. Kisah pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir 'alaihis salaam (Ayat 60-82) atau dikenal dengan ujian ilmu. Hikmahnya agar agar kita waspada dari fitnah yang merusak ilmu.
4. Kisah Raja Dzulqarnain dan Yakjuj dan Makjuj (ayat 83-98). Kisah ini memberi pelajaran agar kita waspada dari fitnah dan bahayanya kedudukan.
Baca juga: Surat Al Kahfi 9-26: Sosok Tanpa Nama Ashaba Al-Kahfi
Pada hari Jumat dalam banyak riwayat disebut sebagai hari paling istimewa dan penghulu semua hari (Sayyidul Ayyam). Nabi menerangkan bahwa Kimat Kubra akan terjadi pada Hari Jumat.
Surat Al-Kahfi sendiri mengisahkan tanda-tanda Kiamat seperti runtuhnya dinding penutup Yakjuj dan Makjuj. Sebelum keluarnya Yakjuj dan Makjuj, dunia akan mengalami fitnah besar yaitu fitnah Dajjal. Inilah fitnah besar menjelang Kiamat besar.
Berikut 10 ayat pertama dalam Surat Al Kahfi
اَ لۡحَمۡدُ لِلّٰهِ الَّذِىۡۤ اَنۡزَلَ عَلٰى عَبۡدِهِ الۡكِتٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ؕ
Alhamdu lillaahil laziii anzala 'alaa 'abdihil kitaaba wa lam yaj'al lahuu 'iwajaa
1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;
قَيِّمًا لِّيُنۡذِرَ بَاۡسًا شَدِيۡدًا مِّنۡ لَّدُنۡهُ وَيُبَشِّرَ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمۡ اَجۡرًا حَسَنًا
Qaiyimal liyunzira baasan shadiidam mil ladunhu wa yubashshiral mu'miniinal laziina ya'maluunas saalihaati anna lahum ajran hasanaa
2. sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,
مّٰكِثِيۡنَ فِيۡهِ اَبَدًا ۙ
Maakisiina fiihi abadaa
3. mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
Lihat Juga :