Inilah Cara Terbaik Menghilangkan Perasaan Dendam di Hati

Sabtu, 16 Juli 2022 - 15:46 WIB
loading...
Inilah Cara Terbaik...
Ketika hati sakit, ada rasa dendam di masa lalu, maka pikirkan bahwa kita berhak bahagia, karenya lepaskan segala rasa yang ada, bersihkan jiwa dengan seribu maaf. Maka dendam pun akan hilang. Foto ilustrasi/ist
A A A
Setiap manusia pasti perngah mengalami rasa sakit hati . Sakit hati ini, ada yang hilang dalam sekejap, ada yang biasa saja menanggapinya dan ada pula yang terlalu dalam membekas di hatinya, sehingga menumbuhkan ' rasa dendam ' sepanjang hayat. Lantas adakah cara terbaik agar tidak ada rasa dendam di hati? Bagaimana pandangan syariat tentang rasa demdam tersebut?

Manusia adalah makhluk lemah, serba kekurangan. Kekurangannya itu bisa disempurnakan oleh orang lain, dimana dia butuh kepada bantuan manusia, itulah makhluk sosial , dia butuh kepada interaksi antar sesama, walaupun sering terjadi ketidakcocokkan bahkan pertikaian antara satu dengan lainnya, tapi semua itu adalah bentuk rasa guna menjaga eksistensinya di dunia ini.

Baca juga: Cara Mengobati Rasa Dendam yang Sesuai Syariat

Akan tetapi jika dipandang dari sisi lain, hal inilah yang menunjukkan kelemahannya. Menurut Ustadz Fadly Gugul S.Ag, dai alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadis), sebagai manusia kita sepatutnya bersungkur dan bersujud kepada Maha Penguasa langit dan bumi, memohon belas kasih dan kemurahanNya. Dialah Raja Segala Raja Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dzul Jalali Wal Ikrom.

Allah Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ


“Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah yang Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha terpuji.” (QS. Fathir/35: 15)

Dalam Ayat yang lain, Allah ‘Azza wa Jalla juga berfirman:

وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ


“Dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan” (QS. an-Najm/53: 48)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha kaya dengan dzat-Nya, yang memiliki kekayaan yang mutlak dan sempurna dari seluruh sisi dan pandangan lantaran kesempurnaan dzat-Nya dan sifat-Nya yang tidak tersentuh oleh kekurangan dari arah manapun. Ini tidak mungkin terjadi kecuali karena Allah Ta’ala adalah Dzat yang Maha kaya dan lantaran sifat kaya (berkecukupan) sudah lazim pada dzat-Nya.

Sebagaimana Allah Ta’ala Maha pencipta, Pemberi rezeki, dan Maha pengasih serta yang melimpahkan kebaikan, maka Allah Ta’ala juga Maha kaya, tidak membutuhkan seluruh makhluk dari sisi manapun. Para makhluk-Nya itu pasti membutuhkan-Nya dalam kondisi apapun. Mereka tidak bisa mengesampingkan curahan kebaikan, kemurahan, pengaturan dan pemeliharaan-Nya, baik yang bersifat umum maupun khusus dalam sekejap mata sekalipun.

"Jangan terlalu khawatir. Keadaan manusia mesti akan berubah. Jika sekarang senang, esok bisa bersedih. Sekarang susah, besok bahagia. Allah Yang Maha Kuasa pergilirkan suka dan duka, menang dan kalah, berkuasa dan dikuasai. Ketika hatimu sakit, dendam kesumat di masa lalu sering muncul, maka sekarang anda berhak bahagia, lepaskan segala rasa yang ada, bersihkan jiwa dengan seribu maaf, niscaya Anda akan lebih,"papar ustadz anggota Dewan Konsultasi Bimbingan Islam ini.

Dahulu, di masa kenabian, Allah Ta'ala mempergilirkan rasa kemenangan dan kekalahan kepada para sahabat radhiallahu ‘anhum ajma’in. Allah Ta’ala berfirman:

إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ ٱلْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُۥ ۚ وَتِلْكَ ٱلْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ ٱلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَآءَ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ


“Jika kamu (pada Perang Uhud) mendapat luka, maka mereka pun (pada Perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan agar Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan agar sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang zhalim." (QS. Ali Imran: 140).

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Cicak Disunahkan untuk Dibunuh
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
20 Sebab Mengapa Harus...
20 Sebab Mengapa Harus Memaafkan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Sifat Kikir, Simak di Sini!
Ngerinya Doa Malaikat...
Ngerinya Doa Malaikat Bagi Orang Kikir, Memohon Allah Menghancurkan Hartanya
Kikir Sifat Zalim yang...
Kikir Sifat Zalim yang Membinasakan, Kenali Bahayanya!
Mengenal Ananiah, Penyakit...
Mengenal Ananiah, Penyakit Hati yang Bisa Menghancurkan Tauhid
Masih Pelit? Ini 3 Bahaya...
Masih Pelit? Ini 3 Bahaya Besar yang Mengintainya
Rekomendasi
Tujuh Matahari Tiba-tiba...
Tujuh Matahari Tiba-tiba Muncul Sekaligus di Langit China
Meteorit Allende Bukti...
Meteorit Allende Bukti Kehidupan Luar Angkasa dan Asal Usul Tata Surya
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Artikel Terkini
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved