Kisah Bijak Para Sufi: Bendungan

Senin, 29 Juni 2020 - 05:55 WIB
loading...
A A A
"Kami tak pernah menerima uangmu; uang yang kami peroleh merupakan upah atas pekerjaan kami sendiri membantu para pengelana pedagang," jawab mereka serempak.

"Apa kau bisa menggambarkan tentang ibu kami?" tanya seorang adiknya yang masih mencari bukti.
(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Nelayan dan Jin )

Tetapi, ibu mereka sudah lama meninggal, dan ingatan mereka pun telah kabur sehingga mereka meragukan semua ingatan Si Sulung tentang sang ibu.

"Kalaupun kau ini benar-benar kakak kami, apa maksud kedatanganmu?" tanya mereka.(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Saudagar dan Darwis Kristen )

"Aku ingin mengatakan pada kalian bahwa tuan lalim itu sudah tewas. Bahwa para prajuritnya telah membelot mengabdi kepada orang lain. Bahwa inilah saatnya bagi kita untuk mengembalikan kehijauan dan kebahagian di tanah ini."

"Aku tak ingat ada tuan lalim," kata adiknya yang pertama.

"Tanah di sini selalu seperti ini," kata yang kedua. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Roti dan Permata )

"Untuk apa kami harus menuruti kata-katamu?" tanya yang ketiga. "Aku ingin menolongmu, tetapi aku belum mengerti sepenuhnya apa yang kau katakan," kata yang keempat.

"Di samping itu," kata adik pertama, "aku tak butuh air. Aku mengumpulkan semak belukar untuk membuat api. Para pedagang singgah untuk menghangatkan diri dan memberiku uang." (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Membawa Sepatu )

"Dan," kata adik kedua, "air di sini hanya cukup untuk mengisi kolam kecil tempat aku memelihara ikan hias. Terkadang, para pedagang berhenti dan mengaguminya, lalu memberiku tip."

''Ah suka air," kata saudara ketiga, "tetapi aku tak tahu apakah air itu bisa memperbaiki tanah ini."

Saudara keempat hanya diam. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Orang Berjalan di Atas Air )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Eksperimen Menyeramkan...
Eksperimen Menyeramkan Ini Ungkap Gambaran Kiamat
Permukaan Laut di Seluruh...
Permukaan Laut di Seluruh Dunia Meningkat Namun di Greenland Menurun
5 Tanda Kiamat dari...
5 Tanda Kiamat dari Bawah Tanah, Nomor 1 dan 3 Sudah Terjadi di Indonesia
Artikel Terkini
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Infografis
Empat Penemuan Besar...
Empat Penemuan Besar yang Disesali oleh Para Penemunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved