Ini Mengapa Perjanjian Rasulullah SAW dengan Kaum Yahudi Dinamakan Piagam Madinah

Senin, 01 Agustus 2022 - 05:15 WIB
loading...
Ini Mengapa Perjanjian...
Perjanjian antara Nabi Muhammad dan kaum Yahudi Madinah yang paling monumenal adalah Piagam Madinah. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Dr Muhammad bin Fariz al-Jamil, dalam bukunya berjudul "Nabi Muhammad dan Yahudi Madinah" mengutip Ibnu Ishaq menuturkan bahwa ketika tiba ke Madinah , Rasulullah menulis sebuah dokumen untuk kaum Muhajirin dan Anshar berisi perjanjian damai dengan orang-orang Yahudi .

"Isinya antara lain pengakuan atas agama dan harta benda mereka, yang disertai syarat-syarat dari dan untuk mereka dalam lingkup komunitas yang tinggal di satu kota," ujar Dosen Sejarah dan Peradaban Islam di Fakultas Adab Universitas al-Malik Saud Riyadh ini.

Baca juga: Piagam Madinah dan Terusirnya Kaum Yahudi dari Tanah Suci

Sementara Ibnu Qayyim al-Jauziyah menuturkan bahwa saat Rasulullah tiba di Madinah, orang-orang kafir terpilah menjadi tiga kelompok. Pertama, kelompok yang berdamai dengan Nabi dengan syarat tidak memeranginya serta tidak membantu dan bersekutu dengan musuhnya, sehingga darah dan harta mereka dilindungi, yaitu orang-orang Yahudi.

Kedua, kelompok yang memerangi dan memusuhi Nabi. Dan ketiga, kelompok yang membiarkan Nabi, dalam arti tidak membuat perjanjian damai dan juga tidak memeranginya, sebab mereka menunggu perkembangan kondisi beliau dan para musuhnya.

Muhammad bin Fariz dalam buku yang berjudul asli "An-Nabi wa Yahid al-Madinah, Dirasah Tabliliyah li Alagah ar-Rasul bi Yahud al-Madinah wa Mawaqif al-Mustasyriqin Minha" dan diterjemahkan Indi Aunullah menganggap jelas sudah alasan Nabi Muhammad berdamai dengan kaum Yahudi Madinah.

"Beliau membuat dokumen perdamaian antara pihak muslimin dan pihak mereka. Saat itu terdapat tiga kelompok Yahudi di sekitar Madinah: Bani Qainuga, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah,” ujarnya.

Perjanjian antara Nabi Muhammad dan kaum Yahudi Madinah yang paling monumenal adalah Piagam Madinah. Lalu, mengapa disebut Piagam Madinah dan bukan Piagam Yatsrib?

"Dua nama ini sama-sama kuno," ujar Muhammad bin Fariz. Yatsrib, seperti diklaim salah satu sumber, adalah nama kuno yang berasal dari Yatsrib bin Qaniyah bin Mahlail bin Irm, salah satu cucu Nabi Nuh, karena dialah orang Arab pertama yang tinggal di sana.

Nama kedua, Madinah, juga kuno dan tampaknya berasal dari bahasa Aram, seperti dinyatakan beberapa peneliti. Nama ini berasal dari kata Aram “medinta” atau “medinto” yang sepadan dengan kata Arab “madinah” yang bermakna “kota”.

Baca juga: Piagam Madinah: Konstitusi Tertulis Pertama di Dunia, Berikut Isinya

Menurut Muhammad bin Fariz, jelaslah bahwa tempat hijrah Rasulullah dikenal dengan dua nama sekaligus: Yatsrib dan Madinah. Dalam sebuah hadis mengenai negeri hijrahnya, Rasulullah bersabda, “Aku bermimpi melihat diriku hijrah dari Mekkah ke sebuah negeri yang ditumbuhi kurma. Aku mengira tempat itu Yamamah atau Hajar, namun ternyata ia adalah Yatsrib ....”

Ketika Rasul mulia memutuskan hijrah ke Madinah, beberapa sahabat mengadukan beratnya meninggalkan Mekkah dan ketidakmampuan mereka menanggung wabah penyakit yang kerap menjangkiti Madinah, maka beliau berdoa kepada Tuhan, “Ya Allah, buatlah kami mencintai Madinah seperti cinta kami kepada Mekkah atau lebih dari itu ....”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
3 Kloter Pertama Jemaah...
3 Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rekomendasi
Tulang Belulang Raksasa...
Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba
Hujan Asteroid 800 Juta...
Hujan Asteroid 800 Juta Tahun Lalu Sebabkan Musim Dingin Parah di Bumi
Tembus 50 Derajat Celcius,...
Tembus 50 Derajat Celcius, India dan Pakistan Akan Rasakan Lebih Panas Lagi
Artikel Terkini
Muslimah pun Perlu Berdakwah,...
Muslimah pun Perlu Berdakwah, Ini Peran Penting Wanita dalam Syiar Islam
Metode Dakwah Para Nabi:...
Metode Dakwah Para Nabi: Nabi Ibrahim Memulai dari Keluarga, Nabi Muhammad Meneladaninya
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Siapa Pengikut Dajjal?...
Siapa Pengikut Dajjal? Hadis Rasulullah Menyebut 70.000 Kaum Yahudi dan Perempuan
Infografis
4 Alasan Mengapa AS...
4 Alasan Mengapa AS Takut dengan Kekuatan Militer China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved