Tips Meraih Kelezatan dalam Ibadah, Nomor 2 Sangat Penting
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kata lain, jika seseorang benar ibadahnya maka Allah pasti memberikan kelezatan pada ibadahnya. Karena Allah menjanjikan banyak kebaikan di dalamnya.
Baca juga: Inilah 10 Sebab Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Allah Ta'ala
Allah Ta'ala berfirman :
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. An Nahl : 97)
Ayat tersebut menjadi penegas bahwa di antara karunia Allah atas hamba-hamba-Nya yang mau beribadah di dunia ini adalah kelezatan, kenikmatan, kebahagiaan dan kenyamanan hati yang dirasakan oleh mereka saat beribadah dan beramal shaleh.
Dalam kitab Al Waabilu Asy Shayyib, seorang ulama salaf berkata bahwa orang-orang miskin di dunia itu adalah orang-orang yang meninggalkan dunia ini namun tidak pernah merasakan sesuatu yang paling lezat.” Ditanyakan, “Apa sesuatu yang paling lezat di dunia itu?” “Mencintai Allah, mengenal-Nya, berdzikir kepada-Nya atau yang sepertinya.”
Secara ringkas, ada beberapa cara untuk meraih kelezatan dalam ibadah, yakni :
1) Bermujahadah. Yaitu bersungguh-sungguh melawan diri dari kemalasan dalam mengerjakan ketaatan hingga ketaatan itu semakin ringan dan menjadi biasa.
2). Menjauhi maksiat. Kemaksiatan adalah sesuatu yang akan menghalangi hati dari kelezatan beribadah karena maksiat akan membuat hati menjadi keras dan kering.
3). Tidak berlebih-lebihan dalam hal makanan, minuman, berbicara dan melihat. Hendaknya seorang muslim makan dan minum untuk memenuhi kebutuhannya dalam menunaikan ibadah dan bekerja, serta tidak berlebih-lebihan.
Baca juga: Inilah 10 Sebab Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Allah Ta'ala
Allah Ta'ala berfirman :
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. An Nahl : 97)
Ayat tersebut menjadi penegas bahwa di antara karunia Allah atas hamba-hamba-Nya yang mau beribadah di dunia ini adalah kelezatan, kenikmatan, kebahagiaan dan kenyamanan hati yang dirasakan oleh mereka saat beribadah dan beramal shaleh.
Dalam kitab Al Waabilu Asy Shayyib, seorang ulama salaf berkata bahwa orang-orang miskin di dunia itu adalah orang-orang yang meninggalkan dunia ini namun tidak pernah merasakan sesuatu yang paling lezat.” Ditanyakan, “Apa sesuatu yang paling lezat di dunia itu?” “Mencintai Allah, mengenal-Nya, berdzikir kepada-Nya atau yang sepertinya.”
Secara ringkas, ada beberapa cara untuk meraih kelezatan dalam ibadah, yakni :
1) Bermujahadah. Yaitu bersungguh-sungguh melawan diri dari kemalasan dalam mengerjakan ketaatan hingga ketaatan itu semakin ringan dan menjadi biasa.
2). Menjauhi maksiat. Kemaksiatan adalah sesuatu yang akan menghalangi hati dari kelezatan beribadah karena maksiat akan membuat hati menjadi keras dan kering.
3). Tidak berlebih-lebihan dalam hal makanan, minuman, berbicara dan melihat. Hendaknya seorang muslim makan dan minum untuk memenuhi kebutuhannya dalam menunaikan ibadah dan bekerja, serta tidak berlebih-lebihan.
Lihat Juga :