Orang yang Beruntung Menerima Buku Catatan Amal pada Hari Kiamat
Kamis, 11 Agustus 2022 - 05:10 WIB
loading...
Pada hari Hisab nanti setiap orang akan membaca buku catatan amalnya. Ada yang menerima buku amalannya dari sebelah kanannya, mereka itulah orang yang bahagia. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
Ketika buku catatan amal diperlihatkan di Yaumul Mahsyar, ada orang yang beruntung mendapat lembaran kebaikan begitu banyak. Sungguh Allah Maha Penyayang dan memperhitungkan seluruh amal perbuatan manusia.
Pada hari Hisab nanti, setiap orang akan membaca kitab catatan amalnya. Ada yang menerima buku amalannya dari sebelah kanannya. Mereka itulah orang yang bahagia. Adapun orang-orang kafir dan munafik akan menerima buku amalannya dari sebelah kirinya.
Dikisahkan, ada orang yang mendapat catatan amal kebaikan begitu banyak pada Hari Kiamat. Orang itu bertanya keheranan: "Darimana catatan kebaikan sebanyak ini?"
Berikut kisahnya diketengahkan Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury dalam Kitabnya Al-Mawa'izh Al-Ushfuriyah. Beliau menukil satu riwayat dari Ikrimah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam bersabda:
"Ketika Hari Kiamat telah terjadi maka Allah memisahkan seorang hamba dari yang lainnya. Kemudian Allah memberinya catatan kebaikan-kebaikannya. Si hamba itu pun membacanya.
Kemudian Allah berkata: "Apa yang sedang kamu lihat?" "Aku sedang melihat kebaikan-kebaikan yang banyak," jawab si hamba.
"Apakah ada yang kurang," tanya Allah. "Tidak," jawab si hamba itu.
Kemudian Allah menyerahkan catatan keburukan-keburukan kepada si hamba. Ia pun membacanya. Kemudian Allah berkata: "Apa yang sedang kamu lihat?" "Aku sedang melihat keburukan- keburukan yang banyak," jawab si hamba.
"Apakah kamu ingat keburukan-keburukan itu?" tanya Allah. "Iya. Aku ingat," jawab si hamba.
"Apakah ada catatan keburukan yang ditambahkan?" tanya Allah. "Tidak" jawab si hamba.
Pada hari Hisab nanti, setiap orang akan membaca kitab catatan amalnya. Ada yang menerima buku amalannya dari sebelah kanannya. Mereka itulah orang yang bahagia. Adapun orang-orang kafir dan munafik akan menerima buku amalannya dari sebelah kirinya.
Dikisahkan, ada orang yang mendapat catatan amal kebaikan begitu banyak pada Hari Kiamat. Orang itu bertanya keheranan: "Darimana catatan kebaikan sebanyak ini?"
Berikut kisahnya diketengahkan Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury dalam Kitabnya Al-Mawa'izh Al-Ushfuriyah. Beliau menukil satu riwayat dari Ikrimah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam bersabda:
"Ketika Hari Kiamat telah terjadi maka Allah memisahkan seorang hamba dari yang lainnya. Kemudian Allah memberinya catatan kebaikan-kebaikannya. Si hamba itu pun membacanya.
Kemudian Allah berkata: "Apa yang sedang kamu lihat?" "Aku sedang melihat kebaikan-kebaikan yang banyak," jawab si hamba.
"Apakah ada yang kurang," tanya Allah. "Tidak," jawab si hamba itu.
Kemudian Allah menyerahkan catatan keburukan-keburukan kepada si hamba. Ia pun membacanya. Kemudian Allah berkata: "Apa yang sedang kamu lihat?" "Aku sedang melihat keburukan- keburukan yang banyak," jawab si hamba.
"Apakah kamu ingat keburukan-keburukan itu?" tanya Allah. "Iya. Aku ingat," jawab si hamba.
"Apakah ada catatan keburukan yang ditambahkan?" tanya Allah. "Tidak" jawab si hamba.
Lihat Juga :