Debat Ummu Ya'qub dengan Abdullah bin Mas'ud Terkait Tato
Senin, 29 Agustus 2022 - 05:15 WIB
loading...
Allah melaknati para wanita pembuat tato dan para wanita yang minta dibuatkan tato. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Debat Ummu Ya'qub dengan Abdullah bin Mas'ud terkait tato ini dinukil dari hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dan dikutip Abdul Halim Abu Syuqqah dalam bukunya berjudul "Tahrirul-Ma'rah fi 'Ashrir-Risalah".
Suatu ketika Abdullah bin Mas'ud mengatakan Allah melaknati para wanita pembuat tato dan para wanita yang minta dibuatkan tato, para wanita yang mencabuti alis mata, para wanita yang menggerinda giginya untuk tujuan kecantikan, serta wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah.
Sekadar mengingatkan, Abdullah bin Mas'ud adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW . Beliau dibesarkan dan dididik dengan sempurna dalam rumah tangga Rasulullah . Beliau terpelajar, berakhlak tinggi, sesuai dengan karakter dan sifat-sifat yang dicontohkan Rasulullah kepadanya. Sampai-sampai orang mengatakan, karakter dan akhlak Abdullah bin Mas'ud paling mirip dengan akhlak Rasulullah.
Abdullah bin Mas'ud pernah berkata tentang pengetahuannya mengenai Kitabullah (Al-Qur'an) sebagai berikut, "Demi Allah, yang tiada Tuhan selain Dia. Tidak ada satu ayat pun dalam Al-Qur'an, melainkan aku tahu di mana dan dalam situasi bagaimana diturunkan. Seandainya ada orang yang lebih tahu daripada aku, niscaya aku datang belajar kepadanya."
Baca juga: Nania Yusuf soal Hapus Tato usai Kembali Peluk Islam: Hanya untuk Diingat
Ucapan Abdullah bin Ma'sud tentang tato itu sampai ke telinga seorang wanita dari Bani Asad, namanya Ummu Ya'qub. Menurut Imam Muslim, ketika itu Ummu Ya'qub sedang membaca Al-Qur'an.
Selanjutnya Ummu Ya'qub menemui Abdullah bin Mas'ud untuk mengonfermasi pernyataannya itu. "Telah sampai kepadaku berita bahwa kamu melaknati yang begini dan yang begini," tanya Ummu Ya'qub.
"Mengapa aku tidak boleh melaknati orang yang dilaknati Rasulullah SAW dan orang yang terdapat sebutannya dalam Kitabullah?" ujar Abdullah bin Mas'ud balik bertanya,
Ummu Ya'qub berkata: "Sungguh aku telah membaca Kitabullah dari awal sampai ujungnya, namun aku tidak menemukan apa yang kamu katakan itu."
Abdullah bin Mas'ud berkata: "Seandainya kamu membaca Kitabullah dengan baik, pasti kamu sudah menemukannya. Tidakkah kamu pernah membaca: 'Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah ia, dan apa yang dilarangnya bagimu, tinggalkanlah?"'
Suatu ketika Abdullah bin Mas'ud mengatakan Allah melaknati para wanita pembuat tato dan para wanita yang minta dibuatkan tato, para wanita yang mencabuti alis mata, para wanita yang menggerinda giginya untuk tujuan kecantikan, serta wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah.
Sekadar mengingatkan, Abdullah bin Mas'ud adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW . Beliau dibesarkan dan dididik dengan sempurna dalam rumah tangga Rasulullah . Beliau terpelajar, berakhlak tinggi, sesuai dengan karakter dan sifat-sifat yang dicontohkan Rasulullah kepadanya. Sampai-sampai orang mengatakan, karakter dan akhlak Abdullah bin Mas'ud paling mirip dengan akhlak Rasulullah.
Abdullah bin Mas'ud pernah berkata tentang pengetahuannya mengenai Kitabullah (Al-Qur'an) sebagai berikut, "Demi Allah, yang tiada Tuhan selain Dia. Tidak ada satu ayat pun dalam Al-Qur'an, melainkan aku tahu di mana dan dalam situasi bagaimana diturunkan. Seandainya ada orang yang lebih tahu daripada aku, niscaya aku datang belajar kepadanya."
Baca juga: Nania Yusuf soal Hapus Tato usai Kembali Peluk Islam: Hanya untuk Diingat
Ucapan Abdullah bin Ma'sud tentang tato itu sampai ke telinga seorang wanita dari Bani Asad, namanya Ummu Ya'qub. Menurut Imam Muslim, ketika itu Ummu Ya'qub sedang membaca Al-Qur'an.
Selanjutnya Ummu Ya'qub menemui Abdullah bin Mas'ud untuk mengonfermasi pernyataannya itu. "Telah sampai kepadaku berita bahwa kamu melaknati yang begini dan yang begini," tanya Ummu Ya'qub.
"Mengapa aku tidak boleh melaknati orang yang dilaknati Rasulullah SAW dan orang yang terdapat sebutannya dalam Kitabullah?" ujar Abdullah bin Mas'ud balik bertanya,
Ummu Ya'qub berkata: "Sungguh aku telah membaca Kitabullah dari awal sampai ujungnya, namun aku tidak menemukan apa yang kamu katakan itu."
Abdullah bin Mas'ud berkata: "Seandainya kamu membaca Kitabullah dengan baik, pasti kamu sudah menemukannya. Tidakkah kamu pernah membaca: 'Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah ia, dan apa yang dilarangnya bagimu, tinggalkanlah?"'
Lihat Juga :