Ini Doa Siti Sarah Ketika Mengalami Pelecehan Seksual
Sabtu, 03 September 2022 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Melihat itu, Sarah berdoa lagi: "Ya Allah, jika dia mati, maka orang akan berkata: 'Dialah yang telah membunuhnya.' Maka sadarkanlah dia."
Raja pun sadar, kemudian berdiri kembali hendak menghampiri Sarah. Sarah juga berdiri kembali berwudhu dan sholat, kemudian berdoa: "Ya Allah, seandainya aku beriman pada-Mu dan pada Rasul-Mu dan Engkau menjaga kemaluanku, kecuali terhadap suamiku, maka janganlah Engkau kuasakan orang kafir ini atas diriku."
Hal yang sama terjadi. Raja kembali seperti orang sakarat, mendengkur, dan menggerak-gerakkan kakinya. Kemudian Sarah berkata: "Ya Allah, jika dia mati, maka orang akan berkata: 'Sarah telah membunuhnya.'" Maka sadarkanlah dia untuk kedua dan ketiga kalinya.
Melihat keadaan dirinya yang demikian, raja berkata: "Demi Allah, yang kalian kirim kepadaku ini hanyalah setan. Kembalikanlah dia kepada Ibrahim dan berikanlah Hajar kepadanya."
Lalu Sarah kembali kepada Ibrahim as seraya berkata: "Tahukah kamu bagaimana Allah menghinakan si kafir itu dan memberi kita seorang pelayan?" (HR Bukhari dan Muslim)
Baca juga: Raja Mesir Memaksa Menikahi Siti Sarah Akhirnya Taubat
Syaikh Muhammad bin Ahmad mengutip As-Sadi menggambarkan, Sarah adalah wanita jelita dengan postur tubuh ideal. Pada zamannya tidak ditemukan orang yang secantik dia.
Raja yang menggoda Siti Sarah itu bernama Raja Tutis. Salah satu kebiasaan raja-raja terdahulunya adalah suka menetap di suatu kota yang bernama Manuf. Raja tersebut memiliki pengawal yang berjaga di jalan-jalan untuk mengambil perbekalan para musafir.
Raja pun sadar, kemudian berdiri kembali hendak menghampiri Sarah. Sarah juga berdiri kembali berwudhu dan sholat, kemudian berdoa: "Ya Allah, seandainya aku beriman pada-Mu dan pada Rasul-Mu dan Engkau menjaga kemaluanku, kecuali terhadap suamiku, maka janganlah Engkau kuasakan orang kafir ini atas diriku."
Hal yang sama terjadi. Raja kembali seperti orang sakarat, mendengkur, dan menggerak-gerakkan kakinya. Kemudian Sarah berkata: "Ya Allah, jika dia mati, maka orang akan berkata: 'Sarah telah membunuhnya.'" Maka sadarkanlah dia untuk kedua dan ketiga kalinya.
Melihat keadaan dirinya yang demikian, raja berkata: "Demi Allah, yang kalian kirim kepadaku ini hanyalah setan. Kembalikanlah dia kepada Ibrahim dan berikanlah Hajar kepadanya."
Lalu Sarah kembali kepada Ibrahim as seraya berkata: "Tahukah kamu bagaimana Allah menghinakan si kafir itu dan memberi kita seorang pelayan?" (HR Bukhari dan Muslim)
Baca juga: Raja Mesir Memaksa Menikahi Siti Sarah Akhirnya Taubat
Syaikh Muhammad bin Ahmad mengutip As-Sadi menggambarkan, Sarah adalah wanita jelita dengan postur tubuh ideal. Pada zamannya tidak ditemukan orang yang secantik dia.
Raja yang menggoda Siti Sarah itu bernama Raja Tutis. Salah satu kebiasaan raja-raja terdahulunya adalah suka menetap di suatu kota yang bernama Manuf. Raja tersebut memiliki pengawal yang berjaga di jalan-jalan untuk mengambil perbekalan para musafir.
(mhy)
Lihat Juga :