Seruling Produk Setan Gunakan Nada Suara yang Dikeluarkan Nabi Daud
Senin, 19 September 2022 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
" لَقَدْ أُوتِيَ هَذَا مِزْمَارًا مِنْ مَزَامِيرِ آلِ دَاوُدَ"
Sesungguhnya orang ini benar-benar telah dianugrahi sebagian dari suara merdunya keluarga Daud.
Abu Usman An-Nahdi mengatakan bahwa ia belum pernah mendengar suara alat musik apa pun (di masanya) yang lebih indah dan lebih merdu daripada suara Abu Musa Al-Asy'ari r a.
Baca juga: Tobat Nabi Daud, Metafor dan Sindiran Berdasar Kisah Israiliyat?
Baju Besi Anyaman
Asal mula Nabi Daud mendapakan mukjizat bisa membuat anyaman baj besi, setelah malaikat memberi tahu dirinya agar tidak makan dengan mengandalkan harta baitul mal.
Al-Hafiz Ibnu Asakir mengatakan dalam biografi Daud as melalui jalur Ishaq ibnu Bisyr yang di dalamnya terdapat kisah dari Abul Yas, dari Wahb ibnu Munabbih, yang kesimpulannya seperti berikut:
Suatu ketika Daud keluar dengan menyamar, lalu ia menanyakan tentang dirinya kepada kafilah-kafilah yang datang. Maka tidaklah ia menanyai seseorang, melainkah orang tersebut memujinya dalam hal ibadah dan sepak terjangnya.
Akhirnya Allah mengutus malaikat dalam rupa seorang lelaki. Nabi Daud menjumpai lelaki itu, lalu Daud menanyakan kepadanya dengan pertanyaan yang biasa ia kemukakan kepada orang lain.
Malaikat itu menjawab, "Dia adalah seorang yang paling baik buat dirinya sendiri dan buat orang lain, hanya saja di dalam dirinya terdapat suatu pekerti yang seandainya pekerti itu tidak ada pada dirinya, tentulah dia adalah seorang yang kamil."
Daud bertanya, "Pekerti apakah itu?"
Sesungguhnya orang ini benar-benar telah dianugrahi sebagian dari suara merdunya keluarga Daud.
Abu Usman An-Nahdi mengatakan bahwa ia belum pernah mendengar suara alat musik apa pun (di masanya) yang lebih indah dan lebih merdu daripada suara Abu Musa Al-Asy'ari r a.
Baca juga: Tobat Nabi Daud, Metafor dan Sindiran Berdasar Kisah Israiliyat?
Baju Besi Anyaman
Asal mula Nabi Daud mendapakan mukjizat bisa membuat anyaman baj besi, setelah malaikat memberi tahu dirinya agar tidak makan dengan mengandalkan harta baitul mal.
Al-Hafiz Ibnu Asakir mengatakan dalam biografi Daud as melalui jalur Ishaq ibnu Bisyr yang di dalamnya terdapat kisah dari Abul Yas, dari Wahb ibnu Munabbih, yang kesimpulannya seperti berikut:
Suatu ketika Daud keluar dengan menyamar, lalu ia menanyakan tentang dirinya kepada kafilah-kafilah yang datang. Maka tidaklah ia menanyai seseorang, melainkah orang tersebut memujinya dalam hal ibadah dan sepak terjangnya.
Akhirnya Allah mengutus malaikat dalam rupa seorang lelaki. Nabi Daud menjumpai lelaki itu, lalu Daud menanyakan kepadanya dengan pertanyaan yang biasa ia kemukakan kepada orang lain.
Malaikat itu menjawab, "Dia adalah seorang yang paling baik buat dirinya sendiri dan buat orang lain, hanya saja di dalam dirinya terdapat suatu pekerti yang seandainya pekerti itu tidak ada pada dirinya, tentulah dia adalah seorang yang kamil."
Daud bertanya, "Pekerti apakah itu?"
Lihat Juga :