3 Jenis Tidur yang Dilarang, Nomor 2 Bisa Mendatangkan Penyakit
Kamis, 29 September 2022 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Ibnul-Qayyim dalam kitabnya 'Madaarijus-Saalikiin' menjelaskan tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur. Ia berkata, “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalih – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali.
Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa”.
2. Tidur setelah sholat Ashar
Tidur setelah waktu ashar disebut juga Aylulah. Kata ‘Aylulah diambil dari kata illat, yang bermakna penyakit. Kebiasaan tidur setelah ashar menimbulkan beberapa efek samping: datangnya penyakit, rentan mengalami stres dan depresi serta mengurangi kekuatan hafalan seseorang.
Mayoritas mereka yang tidur setelah ashar, ketika bangun akan merasa letih dan lelah meskipun baru bangun dari tidur. Kalian yang merasa sering lupa dan susah menghafal, coba deh kurangi tidur setelah ashar. Jadi sangat tidak dianjurkan!
Bahkan hal ini bukan mitos lagi, tidur setelah sholat ashar menjelang magrib memang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Seseorang yang tidur di waktu ini akan merasa linglung, pusing, hinga badan terasa sakit. Hal tersebut terjadi karena perubahan ritme sirkadian tubuh berpengaruh besar pada jalannya berbagai fungsi dan organ tubuh secara otomatis.
3. Tidur sebelum sholat Isya
Tidur sebelum sholat Isya juga termasuk salah satu yang dibenci oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Karena itu sebaiknya kita sebagai umat Islam tidak melakukannya. Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu’anhu: “Bahwasannya Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam membenci tidur sebelum sholat Isya dan mengobrol setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Jadi tidak hanya dilarang tidur sebelum sholat Isya, tapi kita juga dilarang mengobrol setelah sholat Isya. Artinya, setelah selesai sholat Isya kita dianjurkan untuk tidur agar bisa kembali terbangun untuk sholat malam.
Baca juga: 5 Manfaat Tidur Sunnah Qailullah, Nomor 1 Menguatkan Ingatan
Wallahu A'lam
Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa”.
2. Tidur setelah sholat Ashar
Tidur setelah waktu ashar disebut juga Aylulah. Kata ‘Aylulah diambil dari kata illat, yang bermakna penyakit. Kebiasaan tidur setelah ashar menimbulkan beberapa efek samping: datangnya penyakit, rentan mengalami stres dan depresi serta mengurangi kekuatan hafalan seseorang.
Mayoritas mereka yang tidur setelah ashar, ketika bangun akan merasa letih dan lelah meskipun baru bangun dari tidur. Kalian yang merasa sering lupa dan susah menghafal, coba deh kurangi tidur setelah ashar. Jadi sangat tidak dianjurkan!
Bahkan hal ini bukan mitos lagi, tidur setelah sholat ashar menjelang magrib memang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Seseorang yang tidur di waktu ini akan merasa linglung, pusing, hinga badan terasa sakit. Hal tersebut terjadi karena perubahan ritme sirkadian tubuh berpengaruh besar pada jalannya berbagai fungsi dan organ tubuh secara otomatis.
3. Tidur sebelum sholat Isya
Tidur sebelum sholat Isya juga termasuk salah satu yang dibenci oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Karena itu sebaiknya kita sebagai umat Islam tidak melakukannya. Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu’anhu: “Bahwasannya Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam membenci tidur sebelum sholat Isya dan mengobrol setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Jadi tidak hanya dilarang tidur sebelum sholat Isya, tapi kita juga dilarang mengobrol setelah sholat Isya. Artinya, setelah selesai sholat Isya kita dianjurkan untuk tidur agar bisa kembali terbangun untuk sholat malam.
Baca juga: 5 Manfaat Tidur Sunnah Qailullah, Nomor 1 Menguatkan Ingatan
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :