Begini Kondisi Terkini Rumah Tempat Nabi Muhammad SAW Dilahirkan
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Menurut sejarahnya, rumah kelahiran Nabi Muhammad SAW ini tetap berada di tangan Aqil dan anaknya sampai kemudian beralih ke tangan salah seorang keturunan Muhammad bin Yusuf, saudara laki-laki dari Hajjaj bin Yusuf. Ia lalu menggabungkannya ke dalam rumahnya yang dikenal dengan sebutan al-baidha'.
Kondisi seperti ini terus berlangsung hingga kemudian Ratu al-Khaizuran, ibu Khalifah Musa dan Harun, memisahkannya dari rumah Ibnu Yusuf dan menjadikannya masjid.
Masjid tersebut dapat ditemukan di lorong yang terletak di bagian depan rumah Ibnu Yusuf yang dikenal dengan sebutan lorong maulid.
Baca juga: Kuburan Busuk Abu Lahab: Begini Bengisnya Keluarga Si Gendut Ini kepada Nabi SAW
Sangat Sederhana
Kini, kaum Muslimin dengan mudah mengenali tempat itu karena di atasnya tertulis Maktabah Makkah al-Mukarramah yang berarti Perpustakaan Makkah al-Mukarramah.
Konon, bangunan yang berdiri sekarang ini tetap berdiri karena desakan Wali Kota Mekkah, Syekh Abbas Qaththan, yang meminta agar Raja Saudi Arabia, King Abdul Aziz, mengizinkannya untuk membangun perpustakaan di tempat tersebut. Akhirnya terwujudlah bangunan itu.
Bangunan yang ada sekarang ini ukurannya sekitar 10 x 18 m. Dibandingkan dengan bangunan lainnya, bangunan ini sangat sederhana sekali. Bahkan, oleh pemerintah Arab Saudi, bangunan itu terkadang dibiarkan terkunci khawatir akan dijadikan tempat pemujaan.
Parahnya, selain buku-buku, di bagian sebelah kiri bangunan itu digunakan sebagai gudang untuk menyimpan barang-barang yang tak terpakai. Sementara pada bagian kanan, langsung berhadapan dengan tempat pengambilan air Zamzam. Bagian belakangnya berbatasan dengan jalanan yang biasa dilalui baik oleh masyarakat maupun jamaah haji (dan umrah) yang ingin melaksanakan ibadah ke Masjid al-Haram.
Ya, dibandingkan dengan sejumlah bangunan yang ada di Mekkah lainnya, tempat yang dipercaya sebagai rumah kelahiran Nabi Akhir Zaman itu, sangat sederhana. Bahkan, pemerintah Arab Saudi terkesan sengaja memperlakukan demikian agar tempat itu dilupakan orang. Para petugas perpustakaan pun terkadang tidak mengizinkan pengunjung masuk dan berlama-lama berada di dalamnya.
Baca juga: 9 Pedang Peninggalan Nabi Muhammad SAW
Kondisi seperti ini terus berlangsung hingga kemudian Ratu al-Khaizuran, ibu Khalifah Musa dan Harun, memisahkannya dari rumah Ibnu Yusuf dan menjadikannya masjid.
Masjid tersebut dapat ditemukan di lorong yang terletak di bagian depan rumah Ibnu Yusuf yang dikenal dengan sebutan lorong maulid.
Baca juga: Kuburan Busuk Abu Lahab: Begini Bengisnya Keluarga Si Gendut Ini kepada Nabi SAW
Sangat Sederhana
Kini, kaum Muslimin dengan mudah mengenali tempat itu karena di atasnya tertulis Maktabah Makkah al-Mukarramah yang berarti Perpustakaan Makkah al-Mukarramah.
Konon, bangunan yang berdiri sekarang ini tetap berdiri karena desakan Wali Kota Mekkah, Syekh Abbas Qaththan, yang meminta agar Raja Saudi Arabia, King Abdul Aziz, mengizinkannya untuk membangun perpustakaan di tempat tersebut. Akhirnya terwujudlah bangunan itu.
Bangunan yang ada sekarang ini ukurannya sekitar 10 x 18 m. Dibandingkan dengan bangunan lainnya, bangunan ini sangat sederhana sekali. Bahkan, oleh pemerintah Arab Saudi, bangunan itu terkadang dibiarkan terkunci khawatir akan dijadikan tempat pemujaan.
Parahnya, selain buku-buku, di bagian sebelah kiri bangunan itu digunakan sebagai gudang untuk menyimpan barang-barang yang tak terpakai. Sementara pada bagian kanan, langsung berhadapan dengan tempat pengambilan air Zamzam. Bagian belakangnya berbatasan dengan jalanan yang biasa dilalui baik oleh masyarakat maupun jamaah haji (dan umrah) yang ingin melaksanakan ibadah ke Masjid al-Haram.
Ya, dibandingkan dengan sejumlah bangunan yang ada di Mekkah lainnya, tempat yang dipercaya sebagai rumah kelahiran Nabi Akhir Zaman itu, sangat sederhana. Bahkan, pemerintah Arab Saudi terkesan sengaja memperlakukan demikian agar tempat itu dilupakan orang. Para petugas perpustakaan pun terkadang tidak mengizinkan pengunjung masuk dan berlama-lama berada di dalamnya.
Baca juga: 9 Pedang Peninggalan Nabi Muhammad SAW
(mhy)
Lihat Juga :