Inilah Sosok Ayah Imam Abdullah bin Mubarak yang Luar Biasa
Kamis, 13 Oktober 2022 - 05:19 WIB
loading...
A
A
A
Sang majikan tidak jadi marah. Persoalan tidak mendapatkan delima yang manis terlupakan begitu saja. Yang ada kini hanya kekaguman. Ia kagum dengan kejujuran budak penjaga kebunnya.
"Wahai Mubarak, aku memiliki putri yang belum menikah," kata sang majikan mengubah topik pembicaraan.
"Menurutmu, siapakah yang pantas menikah dengan putriku ini?"
"Dulu, orang-orang jahiliyah menikahkan putrinya atas dasar keturunan," jawab Mubarak. "Orang-orang Yahudi menikahkan putrinya atas dasar harta dan kekayaan. Orang-orang Nasrani menikahkan putrinya atas dasar ketampanan. Maka sudah selayaknya orang-orang Muslim menikahkan putrinya atas dasar agama."
Jawaban ini semakin membuat sang majikan kagum dengan Mubarak. Dan selang beberapa waktu, Mubarak dipilih olehnya untuk menjadi menantu. Ia dinikahkan dengan putri kesayangannya.
Dari pernikahan mereka inilah lahir Abdullah bin Mubarak, ulama besar kebanggaan umat yang sangat sulit dicari bandingannya.
Demikianlah, kejujuran akan selalu berbuah manis. Apa yang dialami oleh Mubarak, kejujuran membuatnya bebas, yakni dari berstatus budak menjadi orang yang merdeka. Bahkan, kejujuran pula yang mempertemukannya dengan cinta sejatinya hingga dikaruniai keturunan yang mulia.
Referensi:
Wafayatul A'yan (3/33)
Baca Juga: Kisah Imam Abdullah bin Mubarak Sedekah Rp7 Miliar Setiap Tahun
"Wahai Mubarak, aku memiliki putri yang belum menikah," kata sang majikan mengubah topik pembicaraan.
"Menurutmu, siapakah yang pantas menikah dengan putriku ini?"
"Dulu, orang-orang jahiliyah menikahkan putrinya atas dasar keturunan," jawab Mubarak. "Orang-orang Yahudi menikahkan putrinya atas dasar harta dan kekayaan. Orang-orang Nasrani menikahkan putrinya atas dasar ketampanan. Maka sudah selayaknya orang-orang Muslim menikahkan putrinya atas dasar agama."
Jawaban ini semakin membuat sang majikan kagum dengan Mubarak. Dan selang beberapa waktu, Mubarak dipilih olehnya untuk menjadi menantu. Ia dinikahkan dengan putri kesayangannya.
Dari pernikahan mereka inilah lahir Abdullah bin Mubarak, ulama besar kebanggaan umat yang sangat sulit dicari bandingannya.
Demikianlah, kejujuran akan selalu berbuah manis. Apa yang dialami oleh Mubarak, kejujuran membuatnya bebas, yakni dari berstatus budak menjadi orang yang merdeka. Bahkan, kejujuran pula yang mempertemukannya dengan cinta sejatinya hingga dikaruniai keturunan yang mulia.
Referensi:
Wafayatul A'yan (3/33)
Baca Juga: Kisah Imam Abdullah bin Mubarak Sedekah Rp7 Miliar Setiap Tahun
(rhs)
Lihat Juga :