alexametrics

Kisah Sufi

Tapa Brata Malik Dinar dan Pencarian Sang Guru Tersembunyi

loading...
Tapa Brata Malik Dinar dan Pencarian Sang Guru Tersembunyi
Malik Dinar adalah salah seorang guru klasik zaman awal. Foto/Ilustrasi/Ist
SETELAH bertahun-tahun lamanya menekuni persoalan-persoalan filsafat, Malik Dinar merasa bahwa sudah tiba waktunya untuk mengadakan perjalanan mencari pengetahuan. "Saya akan pergi", batinnya, "Menemui sang Guru Tersembunyi, yang konon juga berada dalam kesejatian diriku."

Baca juga: Cara Jitu Menjebak Anak-Anak Serakah ke Jalan yang Benar

Ia pun meninggalkan rumahnya dan hanya membawa bekal beberapa buah kurma. Tak lama kemudian, ia melihat seorang darwis berjalan kelelahan di jalan yang berdebu. Didekatinya darwis itu, tetapi tidak disapanya.

Akhirnya darwis itu pun berkata, "kau ini siapa dan hendak ke mana?"



"Nama saya Dinar, saya dalam perjalanan mencari sang Guru Tersembunyi."

"Aku Malik Al-Fatih, kau akan kutemani," kata Sang Darwis.



"Apa saudara bisa bantu saya menemukan Sang Guru?" tanya Dinar.

Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Raja Ingin Menjadi Dermawan

"Apa aku bisa membantumu, apa kau bisa membantuku?" kata Fatih, dengan cara bicara kaum darwis yang sering kali menjengkelkan orang biasa. Katanya lagi, "Sang Guru Tersembunyi, demikianlah dikatakan, berada di dalam diri manusia. Bagaimana orang bisa menemukannya, tergantung kepada seberapa mampu ia memanfaatkan pengalamannya. Hal ini sebagian hanya bisa dicapai bersama seorang kawan."
halaman ke-1 dari 4
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
اَلۡمُنٰفِقُوۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتُ بَعۡضُهُمۡ مِّنۡۢ بَعۡضٍ‌ۘ يَاۡمُرُوۡنَ بِالۡمُنۡكَرِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ الۡمَعۡرُوۡفِ وَيَقۡبِضُوۡنَ اَيۡدِيَهُمۡ‌ؕ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمۡ‌ؕ اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ هُمُ الۡفٰسِقُوۡنَ
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat mungkar dan mencegah perbuatan yang makruf dan mereka juga kikir. Mereka telah melupakan Allah, maka Allah melupakan mereka.  Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.

(QS. At-Taubah:67)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak