Cara Jitu Menjebak Anak-Anak Serakah ke Jalan yang Benar

Minggu, 05 Juli 2020 - 06:46 WIB
loading...
Cara Jitu Menjebak Anak-Anak...
Menggali. Foto/Ilustrasi/Pixels
A A A
PADA zaman dahulu, ada seorang petani yang suka bekerja keras dan murah hati, yang memiliki beberapa anak laki-laki pemalas dan serakah. Menjelang ajalnya, petani itu mengatakan kepada anak-anaknya bahwa mereka akan menemukan harta karun kalau mereka mau menggali di suatu ladang tertentu.

Baca juga: Jalan Gunung: Ahli Logika Cenderung Buram Matanya, Benarkan?

Segera setelah orang tua itu meninggal, anak-anaknya bergegas ke ladang tersebut, menggalinya dari satu sisi ke sisi lain, dengan keputusasaan dan konsentrasi yang semakin meningkat manakala tak kunjung mereka temukan emas di tempat yang ayahnya sebut itu. (Baca juga: Air Surga dari Orang Badui untuk Baginda Harun Al-Rasyid )

Mereka sama sekali tidak menemukan emas. Menyadari bahwa karena kemurahan hatinya, ayah mereka pasti telah membagi-bagikan emasnya semasa hidupnya, mereka pun berhenti mencari. Akhirnya, terpikir oleh mereka bahwa, karena ladang itu sudah terlanjur digarap, tak ada salahnya bila ditanami benih. Mereka pun menanam gandum, yang menghasilkan panen berlimpah-limpah. Mereka menjualnya, dan pada tahun itu juga hidup mereka makmur. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Saudagar dan Darwis Kristen )

Setelah musim panen lewat, mereka berpikir-pikir kembali tentang kemungkinan bahwa harta karun itu terluput dari penggalian mereka. Mereka pun menggali lagi ladang mereka, tetapi hasilnya sama saja.(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Waktu, Tempat, dan Orang)

Setelah bertahun-tahun lamanya, mereka menjadi terbiasa bekerja keras dan mengenali musim, sesuatu yang belum pernah mereka pahami sebelumnya. Sekarang, mereka mengerti cara sang ayah melatih mereka, dan mereka pun menjadi petani yang jujur dan bahagia. Pada akhirnya, mereka memiliki cukup kekayaan sehingga tak lagi risau perihal harta terpendam itu. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Berharga dan Tak Berharga )

Demikianlah ajaran tentang pemahaman terhadap nasib manusia dan takdir kehidupan. Guru, yang menghadapi ketidaksabaran, kebingungan, dan keserakahan murid-murid, harus mengarahkan mereka kepada suatu kegiatan yang diketahuinya bisa bermanfaat dan konstruktif bagi mereka, tetapi yang kegunaan dan tujuannya sering kali tersembunyi dari mereka karena sifat kekanak-kanakan mereka sendiri.

Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Raja Ingin Menjadi Dermawan

Menurut Idries Shah , Tales of The Dervishes yang diterjemahkan Ahmad Bahar dengan judul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi-- kisah ini, yang menggarisbawahi pernyataan bahwa seseorang mungkin mengembangkan kemampuan tertentu meskipun sebenarnya ia bermaksud mengembangkan kemampuannya yang lain, cukup dikenal luas.

Baca juga
: Tiga Nasihat Berharga dari Burung yang Tertangkap

Hal ini barangkali disebabkan oleh adanya pengantar berikut, "Mereka yang mengulangnya akan mendapatkan lebih dari yang mereka ketahui."

Kisah ini diterbitkan oleh seorang Fransiskan, Roger Bacon yang suka mengutip filsafat Sufi dan mengajar di Oxford, dan oleh karena itu ia kemudian dipecat atas perintah Paus dan Boerhaave, ahli kimia abad ketujuh belas.

"Versi ini berasal dari Hasan dari Basra, Sufi yang hidup hampir seribu dua ratus tahun yang lalu," demikian Idries Shah dalam Tales of The Dervishes. (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Membawa Sepatu )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
73.000 Penduduk Brasil...
73.000 Penduduk Brasil Terancam Ditelan Bumi
Arkeolog Temukan Harta...
Arkeolog Temukan Harta Karun Berupa Perhiasan dari Luar Angkasa
Korelasi antara Al-Quran...
Korelasi antara Al-Qur'an dan Ilmu Pengetahuan Menurut Quraish Shihab
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved