Anak Haram Tak Bisa Masuk Surga? Begini Penjelasannya
Kamis, 20 Oktober 2022 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Efek Zina: Anak yang Dihasilkan Terputus Nasab dan Hak Waris dengan Ayah Biologisnya
Ibn Jibrin dalam Fatawa Islamiyah menjelaskan pada prinsipnya, dosa dan sanksi zina di dunia dan akhirat hanya ditanggung oleh orang tuanya. Tetapi dikhawatirkan sifat bawaan yang negatif itu akan terwarisi dan akan membawanya untuk berbuat buruk dan kerusakan.
"Namun hal ini tidak selalu menjadi acuan, kadangkala Allah akan mempebaikinya sehingga menjadi manusia yang alim, bertakwa lagi wara, dengan demikian menjadi satu kombinasi yang terdiri atas tiga komponen yang baik," ujarnya.
Al-Lajnah Ad-Daimah juga menyatakan anak hasil zina bisa masuk surga jika meninggal di atas Islam. Sementara statusnya sebagai anak hasil zina tidak menghalanginya untuk masuk surga, karena itu bukan perbuatannya, tapi perbuatan orang lain.
Dia tidak ikut menanggung dosa, karena perbuatan zina dan dosa kedua orang tuanya. Sebab hal tersebut bukan perbuatannya, tetapi perbuatan kedua orang tuanya, karena itu dosanya akan ditanggung mereka berdua. Allah SWT berfirman.
لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ
"Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya." ( QS Al-Baqarah : 268)
Dan berdasarkan keumuman firman Allah Ta'ala yang artinya "Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya." ( QS. Ath-Thuur : 21)
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan." ( QS Luqman : 8)
Al-Lajnah Ad-Daimah menyebut riwayat yang menyatakan Nabi SAW bersabda, "Tidak akan masuk surga anak hasil zina." Adalah tidak shahih. Bahkan, al- Hafidz Ibnul Jauzi dalam Al Maudlu'aat menyatakan hadits itu termasuk hadits maudlu' (palsu).
Baca juga: Ngerinya Hutang Zina, Jangan Diremehkan!
Ibn Jibrin dalam Fatawa Islamiyah menjelaskan pada prinsipnya, dosa dan sanksi zina di dunia dan akhirat hanya ditanggung oleh orang tuanya. Tetapi dikhawatirkan sifat bawaan yang negatif itu akan terwarisi dan akan membawanya untuk berbuat buruk dan kerusakan.
"Namun hal ini tidak selalu menjadi acuan, kadangkala Allah akan mempebaikinya sehingga menjadi manusia yang alim, bertakwa lagi wara, dengan demikian menjadi satu kombinasi yang terdiri atas tiga komponen yang baik," ujarnya.
Al-Lajnah Ad-Daimah juga menyatakan anak hasil zina bisa masuk surga jika meninggal di atas Islam. Sementara statusnya sebagai anak hasil zina tidak menghalanginya untuk masuk surga, karena itu bukan perbuatannya, tapi perbuatan orang lain.
Dia tidak ikut menanggung dosa, karena perbuatan zina dan dosa kedua orang tuanya. Sebab hal tersebut bukan perbuatannya, tetapi perbuatan kedua orang tuanya, karena itu dosanya akan ditanggung mereka berdua. Allah SWT berfirman.
لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ
"Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya." ( QS Al-Baqarah : 268)
Dan berdasarkan keumuman firman Allah Ta'ala yang artinya "Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya." ( QS. Ath-Thuur : 21)
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan." ( QS Luqman : 8)
Al-Lajnah Ad-Daimah menyebut riwayat yang menyatakan Nabi SAW bersabda, "Tidak akan masuk surga anak hasil zina." Adalah tidak shahih. Bahkan, al- Hafidz Ibnul Jauzi dalam Al Maudlu'aat menyatakan hadits itu termasuk hadits maudlu' (palsu).
Baca juga: Ngerinya Hutang Zina, Jangan Diremehkan!
(mhy)
Lihat Juga :