Gambaran Tatkala Dajjal Turun ke Bumi dan Ketika Nabi Isa Memimpin
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Setelah itu Allah mengirimkan hujan lebat yang tiada satu rumah pun atau satu kemah pun, melainkan pasti hanyut olehnya. Hujan itu mencuci bumi hingga bumi bersih kembali dan berkilauan bagaikan kaca.
Kemudian diperintahkan kepada bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya dan mengembalikan berkahnya. Maka pada masa itu satu buah delima dapat mengenyangkan sejumlah orang, dan mereka dapat bernaung pada dedaunannya.
Baca juga: Mengenal Gerbang Lod Tempat Terbunuhnya Dajjal
Satu riwayat menyebut sesungguhnya masa Nabi Isa itu adalah 40 tahun; satu tahun lamanya sama dengan setengah tahun, dan satu tahun lamanya seperti satu bulan, satu bulan sama lamanya dengan satu Jumat (satu pekan), dan masa-masa akhirnya sama cepatnya dengan percikan api.
Rasulullah menjelaskan kelak Isa berada di antara umat Islam sebagai hakim yang adil dan imam yang adil. Dia memecahkan semua salib, membunuh semua babi, menghapus jizyah, dan meninggalkan sedekah; tidak lagi ia memungut zakat ternak kambing, tidak pula ternak unta (karena semua orang kaya).
Semua permusuhan dan persengketaan tidak ada lagi, kebuasan dari semua binatang yang buas tidak ada lagi, sehingga anak kecil dapat memasukkan tangannya ke dalam (liang) ular (berbisa) tanpa membahayakannya, anak unta berlari dari singa, singa tidak membahayakannya, serigala yang berada di antara ternak kambing seakan-akan sebagai anjing gembalanya.
Bumi dipenuhi dengan kedamaian seperti sebuah wadah yang penuh dengan air. Kelak kalimah hanya satu, tidak disembah selain Allah, peperangan telah tiada, dan orang-orang Quraisy kembali merebut kerajaannya.
Baca juga: Kisah Kematian Dajjal yang Dibunuh Nabi Isa
Kelak bumi bersinar bagaikan sinar perak, dan semua tetumbuhannya tumbuh dengan subur, sama seperti zaman Nabi Adam, hingga sekumpulan orang memakan setangkai buah anggur, lalu semuanya kenyang, dan sejumlah orang berkumpul memakan satu buah delima, lalu semuanya merasa kenyang. Kelak harga seekor sapi jantan sama dengan sejumlah anu dari harta (yakni mahal), sedangkan harga kuda hanya beberapa dirham saja.
Lalu ada yang bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah yang menyebabkan harga kuda menjadi murah sekali?"
Rasulullah SAW menjawab, "Karena tidak dipakai untuk berperang lagi selama-lamanya."
Lalu ditanyakan kepada beliau, "Apakah yang menyebabkan harga sapi jantan mahal?"
Rasulullah SAW menjawab: "Karena (sebagian besar) bumi dijadikan lahan pertanian."
Allah memberkati ternak, hingga seekor anak unta dapat mencukupi sejumlah besar dari manusia. Ketika mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba Allah mengirimkan angin yang baik lagi wangi, dan angin itu mengambil mereka dari bagian bawah ketiak mereka, maka Allah mencabut roh setiap orang mukmin dan setiap orang muslim. Yang masih hidup hanyalah orang-orang yang durhaka, mereka hidup berhura-hura di muka bumi bagaikan keledai, dan hari kiamat itu terjadi di masa mereka.
Baca juga: Sejumlah Pendapat Mengapa Al-Qur'an Tak Menyebut Dajjal
Kemudian diperintahkan kepada bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya dan mengembalikan berkahnya. Maka pada masa itu satu buah delima dapat mengenyangkan sejumlah orang, dan mereka dapat bernaung pada dedaunannya.
Baca juga: Mengenal Gerbang Lod Tempat Terbunuhnya Dajjal
Satu riwayat menyebut sesungguhnya masa Nabi Isa itu adalah 40 tahun; satu tahun lamanya sama dengan setengah tahun, dan satu tahun lamanya seperti satu bulan, satu bulan sama lamanya dengan satu Jumat (satu pekan), dan masa-masa akhirnya sama cepatnya dengan percikan api.
Rasulullah menjelaskan kelak Isa berada di antara umat Islam sebagai hakim yang adil dan imam yang adil. Dia memecahkan semua salib, membunuh semua babi, menghapus jizyah, dan meninggalkan sedekah; tidak lagi ia memungut zakat ternak kambing, tidak pula ternak unta (karena semua orang kaya).
Semua permusuhan dan persengketaan tidak ada lagi, kebuasan dari semua binatang yang buas tidak ada lagi, sehingga anak kecil dapat memasukkan tangannya ke dalam (liang) ular (berbisa) tanpa membahayakannya, anak unta berlari dari singa, singa tidak membahayakannya, serigala yang berada di antara ternak kambing seakan-akan sebagai anjing gembalanya.
Bumi dipenuhi dengan kedamaian seperti sebuah wadah yang penuh dengan air. Kelak kalimah hanya satu, tidak disembah selain Allah, peperangan telah tiada, dan orang-orang Quraisy kembali merebut kerajaannya.
Baca juga: Kisah Kematian Dajjal yang Dibunuh Nabi Isa
Kelak bumi bersinar bagaikan sinar perak, dan semua tetumbuhannya tumbuh dengan subur, sama seperti zaman Nabi Adam, hingga sekumpulan orang memakan setangkai buah anggur, lalu semuanya kenyang, dan sejumlah orang berkumpul memakan satu buah delima, lalu semuanya merasa kenyang. Kelak harga seekor sapi jantan sama dengan sejumlah anu dari harta (yakni mahal), sedangkan harga kuda hanya beberapa dirham saja.
Lalu ada yang bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah yang menyebabkan harga kuda menjadi murah sekali?"
Rasulullah SAW menjawab, "Karena tidak dipakai untuk berperang lagi selama-lamanya."
Lalu ditanyakan kepada beliau, "Apakah yang menyebabkan harga sapi jantan mahal?"
Rasulullah SAW menjawab: "Karena (sebagian besar) bumi dijadikan lahan pertanian."
Allah memberkati ternak, hingga seekor anak unta dapat mencukupi sejumlah besar dari manusia. Ketika mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba Allah mengirimkan angin yang baik lagi wangi, dan angin itu mengambil mereka dari bagian bawah ketiak mereka, maka Allah mencabut roh setiap orang mukmin dan setiap orang muslim. Yang masih hidup hanyalah orang-orang yang durhaka, mereka hidup berhura-hura di muka bumi bagaikan keledai, dan hari kiamat itu terjadi di masa mereka.
Baca juga: Sejumlah Pendapat Mengapa Al-Qur'an Tak Menyebut Dajjal
(mhy)
Lihat Juga :