Ini Penyebab Hajjaj bin Yusuf Bertindak Zalim Saat Berkuasa

Senin, 07 November 2022 - 07:10 WIB
loading...
Ini Penyebab Hajjaj...
Pengasuh Mahad Subulana Bontang Kalimantan Timur, Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq. Foto/Istimewa
A A A
Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi (wafat 95 H atau 714 M) adalah salah satu figur penguasa kontroversial yang bengis dan zalim. Meski berjasa dalam pembagian Al-Qur'an menjadi 30 juz, kejahatannya menghilangkan nyawa kaum muslim di masa Dinasti Umayyah tak pernah dilupakan oleh sejarah.

Muncul pertanyaaan, apa yang membuat Hajjaj bin Yusuf begitu zalim saat berkuasa? Berikut penjelasan Pengasuh Ma'had Subulana Bontang Kalimantan Timur, Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq dalam satu kajiannya.

Baca Juga: 8 Kebaikan dan Jasa Hajjaj bin Yusuf, Salah Satunya Membagi Al-Qur'an 30 Juz

Dalam sejarah Islam, Hajjaj bin Yusuf sangat tenar sebagai tukang jagal manusia. Ia tak pernah segan menghabisi siapapun yang ia anggap sebagai lawan politiknya. Sampai Umar bin Abdul Aziz rahimahullah mengatakan tentangnya: "Seandainya setiap umat menunjuk orang yang terjahat di tengah-tengah mereka, maka kita cukup menunjuk orang ini untuk mewakili semua kejahatan kita."

Hajjaj sebenarnya adalah seorang Qurra' dan ulama ahli fiqih. Bahkan tidak sekadar hanya ahli Qur'an, dia termasuk yang terbaik di zamannya. Namun sayangnya, semua keilmuannya yang mumpuni tidak berarti apapun saat satu penyakit menghinggapinya, yakni fanatisme.

"Ya, begitu diangkat menjadi pejabat Dinasti Umayyah, sikapnya pun berubah. Atas nama loyalitas dan pengabdian, ia tak segan-segan melakukan manuver politik yang berlumuran darah," jelas Ustaz Ahmad.

Siapapun yang tidak sejalan dengan konsep pemahamannya tentang cinta dan loyalitas kepada negara, akan langsung distempel olehnya sebagai khawarij dan pemberontak yang halal darahnya. Lalu berlanjutlah dengan pembantaian demi pembantaian.

Korbannya bukan hanya dari rakyat biasa, tapi juga dari kalangan para ulama. Begitulah, sejarah kelam ditorehkan oleh Hajjaj bin Yusuf, satu dari sekian banyak contoh orang-orang berilmu tapi dibutakan oleh fanatisme kelompok dan loyalitas yang kebablasan.

Ustaz Ahmad Syahrin menyampaikan sebuah renungan, jika yang alim saja seperti Hajjaj bisa bertindak demikian, bagaimana dengan orang awam dan bukan ahli apa-apa diberi jabatan. Apalagi kalau disuntik paham fanatik kelompok. Ini tentu sangat berbahaya.

"Pantas saja kemudian jika hari ini kita melihat adanya fenomena anggota ormas, partai atau kelompok yang mengaku berasaskan Islam, ketika telah bisa duduk di lingkaran kekuasaan, justru bukan Islam yang mereka perjuangkan, tapi hanya membesarkan kelompoknya saja," terang dai yang juga pembina media Konsultasi Islam itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rasulullah SAW Tidak...
Rasulullah SAW Tidak Akui Umatnya yang Mendukung Pemimpin Zalim
Kumpulan Doa dan Amalan...
Kumpulan Doa dan Amalan Menghadapi Penguasa Zalim
Inilah Jenis Ghibah...
Inilah Jenis Ghibah yang Boleh, Salah Satunya Menggunjingkan Kezaliman Penguasa
8 Ciri Pemimpin Zalim...
8 Ciri Pemimpin Zalim dalam Islam, Salah Satunya Menipu Rakyatnya
Taubat Itu Seperti Berobat,...
Taubat Itu Seperti Berobat, Begini Kata Imam Al-Ghazali
Keutamaan Menuntut Ilmu...
Keutamaan Menuntut Ilmu di Atas Ibadah Lain
Rekomendasi
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Topan Lupit Terjang...
Topan Lupit Terjang 3 Wilayah, Warga Jepang Diminta Waspada
Sisa-sisa Kulit Manusia...
Sisa-sisa Kulit Manusia Ditemukan di Situs Sejarah Ukraina
Artikel Terkini
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Infografis
Ilmuwan Meyakini Asteroid...
Ilmuwan Meyakini Asteroid Bukan Penyebab Utama Dinosaurus Punah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved