Bagaimana Ketegasan Syariat Islam Soal Hukum Barang Temuan?

Minggu, 13 November 2022 - 13:28 WIB
loading...
Bagaimana Ketegasan...
Hamba yang shalih jika menemukan barang temuan atau menemukan barang milik orang lain, maka dia akan berpegang pada hukum-hukum syariat yang berkaitan dengan masalah ini. Foto ilustrasi/istimewa
A A A
Hamba yang shalih jika menemukan barang temuan atau menemukan barang milik orang lain, maka dia akan berpegang pada hukum-hukum syariat yang berkaitan dengan masalah ini. Tidak seperti kebanyakan orang yang tidak berilmu, maka dia akan dengan mudahnya mengambil barang temuan tersebut dan memilikinya.

Secara fiqih, barang temuan adalah setiap harta atau benda (barang) yang terjaga yang dimungkin-kan hilang dan tidak dikenali siapa pemiliknya. Dalam istilah fiqihnya, kerap disebut Al-Luqathah. Sedang orang yang menemukan disebut Multaqith. Dan syariat Islam mengatur bagaimana seorang muslim dan mukmin bersikap atas barang temuan ini.

Baca juga: Begini Kondisi Terbaru Tempat Tenggelamnya Qarun

Dalam kitab berjudul "Thariq Al-Hidayah wa Ash-Shalah Liman Arada bil Islam Al-Fawza wa Al-Falah" karya Syaikh Salman Nashif ad-Dahduh, disebutkan bahwa hukum syara' memutuskan bahwa orang yang menemukan barang temuan, tidak boleh menggunakan barang tersebut sebelum memenuhi syarat-syarat, di antaranya mengumumkan atau mengabarkan barang yang ditemukannya.

Selain itu, kewajiban orang Yang menemukan barang (Multaqith), adalah diwajibkan baginya untuk mengetahui jenis dan jumlahnya, kemudian mempersaksikan kepada orang yang adil, kemudian ia menyimpannya dan diumumkan selama setahun.

Apabila pemiliknya memberitahukannya sesuai ciri-cirinya, maka ia wajib memberikan kepada orang tersebut walaupun setelah lewat satu tahun, jika tidak (ada yang mengakuinya), maka ia boleh memanfaatkannya.

Dari riwayat Muttafaq ‘alaih juga dari Shahiih al-Bukhari, diceritakan dari Suwaid bin Ghaflah, ia berkata, “Aku bertemu dengan Ubaiy bin Ka’ab, ia berkata, ‘Aku menemukan sebuah kantung yang berisi seratus dinar, lalu aku mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau bersabda, ‘Umumkan dalam setahun.’ Aku pun mengumumkannya selama satu tahun, dan aku tidak menemukan orang yang mengenalinya. Kemudian aku mendatangi beliau lagi, dan bersabda, ‘Umumkan selama satu tahun.’ Lalu aku mengumumkannya dan tidak menemukan (orang yang mengenalnya). Aku mendatangi beliau untuk yang ketiga kali, dan beliau bersabda:

احْفَظْ وِعَاءَهَا، وعَدَدَهَا، وَوِكَاءَهَا، فَإِنْ جَاءَ صَاحِبُهَا وَإِلاَّ فَاسْتَمْتِعْ بِهَا


“Jagalah tempatnya, jumlahnya dan tali pengikatnya, kalau pemiliknya datang (maka berikanlah) kalau tidak, maka manfaatkanlah.”

Maka aku pun memanfaatkannya. Setelah itu aku (Suwaid) bertemu dengannya (Ubay) di Makkah, ia berkata, ‘Aku tidak tahu apakah tiga tahun atau satu tahun.’” (HR. Bukhari)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Waria: Kaum yang Mendapat...
Waria: Kaum yang Mendapat Laknat dalam Perspektif Agama
Bagaimana Syariat Mengatur...
Bagaimana Syariat Mengatur Kehidupan Waria Sehari-hari?
Detail Waktu Salat Fardhu...
Detail Waktu Salat Fardhu dalam Kitab-kitab Fiqih, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Hukum Merayakan Tahun...
Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi, Umat Islam Wajib Tahu!
Batas Toleransi Beragama...
Batas Toleransi Beragama yang Harus Dijaga, Begini Penjelasannya
Rekomendasi
Genom Hiu Greenland...
Genom Hiu Greenland Jadi Petunjuk Memperpanjang Umur Manusia
Teliti Mukjizat Nabi...
Teliti Mukjizat Nabi Musa, Terungkap Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun
Pasir Pantai Pink Garnet...
Pasir Pantai Pink Garnet Diklaim Ilmuwan Berasal dari Gunung Antartika
Artikel Terkini
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved