Pahala Membaca Surat Al Kahfi Yang Dikabarkan Rasulullah SAW
Selasa, 13 Desember 2022 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, diampuni dosa dalam dua Jumat. Hal ini berdasar pada hadis:
Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat.” (HR Abu Bakr bin Mardawaih dari Abdullah bin Umar RA).
Ketiga, sebagai pengingat hari kiamat .
Setiap umat Muslim seharusnya banyak mengingat akan adanya hari kiamat, karena dengan mengingat–ingat datangnya hari kiamat tersebut maka akan menuntun kita untuk melakukan kebaikan. Hal tersebut juga dituliskan di dalam surat Al Kahfi ayat 47:
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau akan melihat bumi itu rata dan Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.”
Surah Al-Kahfi (الۡـكَهۡفِ) adalah surat ke-18 dalam Al-Qur'an terdiri dari 110 ayat. Surat ini diturunkan di Mekkah (surah Makkiyyah) dengan kandungan hikmah dan pelajaran berharga.
Mengapa kita harus membaca dan mentadabburi Surat Al-Kahfi setiap Jumat? Jawabannya tidak lain agar kita dapat mengambil iktibar dari kisah yang terkandung di dalamnya. Al-Kahfi artinya gua yakni lubang alami besar di kaki gunung (bukit) atau tempat berlindung dari sinar matahari dan gangguan binatang buas.
Surat ini akan melindungi pembacanya dari empat fitnah/ujian yang dijabarkan lewat ayat-ayatnya. Setidaknya ada empat kisah yang terkandung dalam surat mulia ini.
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، سَطَعَ لَهُ نُورٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ، يُضِيءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وغُفر لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat.” (HR Abu Bakr bin Mardawaih dari Abdullah bin Umar RA).
Ketiga, sebagai pengingat hari kiamat .
Setiap umat Muslim seharusnya banyak mengingat akan adanya hari kiamat, karena dengan mengingat–ingat datangnya hari kiamat tersebut maka akan menuntun kita untuk melakukan kebaikan. Hal tersebut juga dituliskan di dalam surat Al Kahfi ayat 47:
وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْاَرْضَ بَارِزَةًۙ وَّحَشَرْنٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ اَحَدًاۚ
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau akan melihat bumi itu rata dan Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.”
Surah Al-Kahfi (الۡـكَهۡفِ) adalah surat ke-18 dalam Al-Qur'an terdiri dari 110 ayat. Surat ini diturunkan di Mekkah (surah Makkiyyah) dengan kandungan hikmah dan pelajaran berharga.
Mengapa kita harus membaca dan mentadabburi Surat Al-Kahfi setiap Jumat? Jawabannya tidak lain agar kita dapat mengambil iktibar dari kisah yang terkandung di dalamnya. Al-Kahfi artinya gua yakni lubang alami besar di kaki gunung (bukit) atau tempat berlindung dari sinar matahari dan gangguan binatang buas.
Surat ini akan melindungi pembacanya dari empat fitnah/ujian yang dijabarkan lewat ayat-ayatnya. Setidaknya ada empat kisah yang terkandung dalam surat mulia ini.
Lihat Juga :