Merawat Kebhinekaan dan Toleransi Jadi Wujud Syukur kepada Allah

Sabtu, 24 Desember 2022 - 17:04 WIB
loading...
Merawat Kebhinekaan...
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, KH Embay Mulya Syarief menyebut takdir yang diberikan oleh Allah SWT dalam bentuk perbedaan sejatinya merupakan rahmat bagi bangsa Indonesia. Foto/Ist
A A A
SERANG - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, KH Embay Mulya Syarief menyatakan takdir yang diberikan oleh Allah SWT dalam bentuk perbedaan sejatinya merupakan rahmat bagi bangsa Indonesia. Dengan kebhinekaan yang ada, wajib hukumnya perbedaan itu dilindungi dan dijaga oleh segenap umat muslim.

“Bangsa ini ditakdirkan oleh Allah SWT menjadi bangsa yang majemuk, itu merupakan takdir. Artinya apa kalau kita tidak saling toleran, tidak merasa saling memiliki, kan sama dengan kita tidak bersyukur kepada nikmat Allah SWT,” ujar Embay Mulya Syarief di Serang, Sabtu (24/12/2022).

Baca juga: Indahnya Potret Toleransi Beragama di Batu Kumbung, Lombok Barat

Dia melanjutkan, gesekan yang masih sering terjadi di tengah masyarakat yang terkait dengan latar belakang primordial, sudah sepatutnya diatasi dengan sikap saling terbuka dalam berkomunikasi. Selain itu juga harus menghindari suara-suara yang berusaha memprovokasi kedamaian umat beragama.

“Di dalam agama juga di sekolah, kita sudah diajarkan uuntuk tidak menggangu upacara maupun peribadahan keagamaan yang lain. Di dalam perang, Nabi juga melarang mengganggu tempat ibadah orang lain apapun agamanya. Tapi umat agama lain juga jangan memprovokasi, lakukan komunikasi yang baik,” jelas anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten ini.

Embay Mulya Syarief menambahkan, sebagaimana telah jelas dalam perintah Nabi Muhammad SAW tentang sepuluh hal yang diharamkan. Di antaranya dilarang menggangu tempat Ibadah apapun agamanya, menggangu pendeta apapun agamanya, membunuh orang tua, membunuh wanita, membunuh anak-anak.

Selanjutnya dilarang merusak bangunan, merusak tanaman kecuali untuk dimakan, membunuh binatang kecuali untuk dimakan. memutilasi jenazah, dan merusak sumber air.

Baca juga: Tradisi Lebaran di Papua, Bukti Kokohnya Toleransi Beragama dan Kedamaian

Dia sangat menyayangkan jika masih ada oknum yang memprovokasi maupun melakukan tindakan yang mengganggu hak beragama umat lain. Menurutnya oknum seperti itu pemahaman agamanya cenderung masih sangat terbatas.

”Jika masih ada kasus persekusi, dan sebagianya maka berarti pemahaman agamanya masih belum luaslah begitu,” ucapnya.

Embay Mulya Syarief juga menjelaskan bagaimana Islam mengajarkan umatnya untuk saling menjaga dan membangun hubungan baik dengan umat beragama lain dalam konteks kemanusiaan.

”Dalam masalah-masalah kemanusiaan, kita boleh bersama-sama. Misalnya bencana alam, kesehatan, ekonomi dan kebersihan. Tapi masalah ibadah ya masing-masing. Dalam masalah sosial, kita tidak boleh acuh walaupun berbeda,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Hukum Mengucapkan Selamat...
Hukum Mengucapkan Selamat pada Perayaan Agama Lain, Begini Kata Ustaz Adi Hidayat
Batas Toleransi Beragama...
Batas Toleransi Beragama yang Harus Dijaga, Begini Penjelasannya
Konsep Toleransi dalam...
Konsep Toleransi dalam Islam yang Mudah Dipraktekkan, Cek di Sini!
Mengenal Tasamuh, Toleransi...
Mengenal Tasamuh, Toleransi dalam Islam dan 10 Dalilnya dalam Ayat-ayat Al Quran
Toleransi Antar Agama...
Toleransi Antar Agama dalam Pandangan Islam, Simak di Sini!
Praktik Harmoni Indonesia...
Praktik Harmoni Indonesia Layak Ditunjukkan ke Dunia
Rekomendasi
Mamalia Rawa Ini Hidup...
Mamalia Rawa Ini Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus
Google Maps Temukan...
Google Maps Temukan Pulau yang Dipercaya Sarang Gozilla
Tulang Rahang Keturunan...
Tulang Rahang Keturunan Manusia Pertama di Bumi Ditemukan
Artikel Terkini
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
Agar Tetap Awet, Wangi...
Agar Tetap Awet, Wangi dan Nyaman, Begini Cara Merawat Helm
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved