Ajaran Sayed Imam Ali Shah tentang Waktu, Tempat, dan Orang

Kamis, 12 Januari 2023 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Kisah Sufi Amil-Baba: Gerbang Surga

Sang raja, yang tidak biasa menilai nyanyian, sangat terpesona oleh lagu itu, dan perhatiannya teralihkan pada kemerduan suara darwis itu. Ia tidak tahu bahwa darwis itu sengaja menyanyikan lagu tersebut secara keliru agar muncul keinginan penyanyi itu untuk membetulkannya.

"Lagi, lagi, nyanyikan lagu itu lagi," pinta raja itu, "sebab belum pernah aku mendengar nyanyian semerdu itu."

Namun, saat itu Daud mulai menyanyi. Sejak nada pertama darwis itu dan sang raja dibuat terkesima, perhatian mereka terpaku kepada rangkaian nada yang mengalun tanpa cela dari pita suara Si Burung Bulbul dari Sahil.

Ketika Daud selesai menyanyi, sang raja memberikan hadiah berlimpah kepadanya. Kepada darwis itu, sang raja berkata, "Manusia bijaksana! Aku mengagumi caramu memancing Burung Bulbul itu menyanyi, dan aku akan dengan senang hati mengangkatmu menjadi penasihat di istanaku."

Tetapi, darwis itu menjawab, "Yang Mulia, engkau bisa mendengarkan lagu yang engkau kehendaki hanya jika ada seorang penyanyi, jika engkau ada saat ini, dan jika ada seorang yang membentuk saluran agar lagu itu bisa dinyanyikan. Sebagaimana halnya dengan penyanyi terbaik dan raja, demikian pula dengan darwis dan para pengikutnya. Waktu, tempat, orang, dan kecakapan."

Baca juga: Kisah Sufi Suhrawardi: Burung dan Telur

Menuntut Pembuktian
Idries Shah menjelaskan benturan antara para Sufi dan pelajar biasanya tampak jelas dalam teori bahwa pemikiran-pemikiran Sufi hanya bisa dipelajari dalam kesesuaian dengan prinsip-prinsip tertentu; termasuk di antaranya waktu, tempat, dan orang.

Para sarjana menuntut pembuktian terhadap klaim-klaim Sufi dalam istilah-istilah mereka sendiri. Banyak kisah Sufi yang menggambarkan, seperti halnya kisah ini, bahwa para Sufi hanya menuntut kesempatan yang sama untuk memenuhi berbagai syarat yang diminta oleh para akademisi ataupun ilmuwan.

Idries Shah mengatakan kisah ini berasal dari ajaran Sayed Imam Ali Shah, yahg wafat pada tahun 1860 dan dimakamkan di Gurdaspur, India.

Guru dari tarekat Naqshbandi yang terkenal ini sering kali terganggu oleh para calon pengikut dari segala bangsa dan kepercayaan karena adanya fenomena 'psi' yang ganjil yang terus-menerus dikatakan tentang dirinya. Ada orang mengatakan bahwa ia datang kepada mereka lewat mimpi, menyampaikan kabar penting, bahwa ia terlihat di beberapa tempat pada saat bersamaan; bahwa apa pun yang dikatakannya ternyata mempunyai kegunaan tertentu bagi kepentingan teman bicaranya. Tetapi ketika mereka bertatap muka dengannya, orang-orang itu tak mendapati sesuatu yang sifatnya supranatural atau ganjil pada dirinya.

Baca juga: Kisah Sufi: Orang yang Mudah Marah
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Bintang Berukuran 10.000...
Bintang Berukuran 10.000 Kali Lebih Besar dari Matahari Terdeteksi
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Dampak Badai Celia Bikin...
Dampak Badai Celia Bikin Langit Spanyol Menjadi Berwarna Oranye
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Tempat dan Kegiatan...
Tempat dan Kegiatan Ini Harus Bayar Royalti Saat Putar Lagu Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved