Hakikat Doa dan Rahasia Pengabulannya

Jum'at, 08 November 2019 - 08:01 WIB
Hakikat Doa dan Rahasia...
Hakikat Doa dan Rahasia Pengabulannya
A A A
Doa adalah intisari dari ibadah. Dalam Alqur'an, Allah memerintahkan kita untuk berdoa kepada-Nya dan Dia pasti mengabulkannya.

"Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS Al-Ghafir: 60)

Dalam Kitab Al-Hikam karya Syeikh Ibnu 'Athoillah As-Sakandariy (wafat 1309) dijelaskan bagaimana hakikat doa dan pengabulannya. Tanda seorang mukmin sejati adalah yakin dengan apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang dapat diusahakan tangannya sendiri.

Ketika doa dipanjatkan seolah tidak mendapat pengabulan dari Allah Ta'ala, di situ terdapat ruang pengetahuan yang kosong yang harus dicari dan isi. Doa di sini bukan hanya terkait masalah duniawi. Tetapi juga termasuk hal spiritual. Misalkan, kita berdoa agar diterima taubatnya dan dibersihkan dari segala dosa.

Hakikatnya, setiap doa yang kita panjatkan adalah sebuah refleksi dari objek yang telah Allah siapkan. Tidak serta merta kita menginginkan sesuatu di dalam hati, kecuali telah ada objeknya. Seperti ketika menginginkan sebuah makanan, karena baunya sudah tercium dari jauh.

Hanya saja manusia kerap terjebak oleh ketidaksabaran dan belum memahami dirinya sendiri. Seperti ketika seorang sahabat meminta Rasulullah SAW agar berjodoh dengan seorang perempuan; maka jawaban Rasulullah adalah sekalipun dirinya dan seluruh Malaikat memanjatkan doa maka bila itu bukan haknya dan tidak tertulis di Lauh Mahfudz pasti tidak akan terlaksana.Keinginannya untuk memiliki jodoh adalah sebuah isyarat akan objek yang telah Allah sediakan. Tetapi keinginannya akan perempuan tertentu adalah karena syahwat yang masih belum surut.

Doa membutuhkan pengenalan (ma'rifah) akan Allah dan akan diri sendiri. Allah yang lebih tahu apa yang terbaik bagi makhluk-Nya, lebih dari seorang ibu mengetahui kebutuhan bayinya.

Allah telah berjanji akan mengabulkan doa sesuai dengan firman-Nya, "Mintalah kamu semua kepada-Ku, Aku akan mengijabah do'amu semua". Dan Allah berfirman, "Tuhanmulah yang menjadikan segala yang dikehendaki-Nya dan memilihnya sendiri, tidak ada hak bagi mereka untuk memilih."

Sebaiknya seorang hamba yang tidak mengetahui apa yang akan terjadi mengakui kebodohan dirinya, sehingga tidak memilih sesuatu yang tampak baginya sepintas baik, padahal ia tidak mengetahui akibatnya.

Allah Ta'ala berfirman: "Dan mungkin jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan mungkin jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah: 216).

Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzili RA ketika mengartikan ayat ini: ''Sungguh telah diterima do'amu berdua (Musa dan Harun alaihissalam) yaitu tentang kebinasaan Fir'aun dan tentaranya, maka hendaklah kamu berdua tetap istiqamah (sabar dalam melanjutkan perjuangan dan terus berdoa), dan jangan mengikuti jejak orang-orang yang tidak mengerti (kekuasaan dan kebijaksanaan Allah)." (QS. Yunus: 89).

Maka terlaksananya kebinasaan Fir'aun yang berarti setelah diterimanya doa Nabi Musa dan Harun alaihissalam selama/sesudah 40 tahun lamanya.

Rasulullah SAW bersabda: "Pasti akan dikabulkan doamu selama tidak terburu-buru serta mengatakan, aku telah berdo'a dan tidak diterima."

Syekih Abu Abbas Al-Mursi ketika sakit, datang seseorang membesuknya dan berkata: Semoga Allah menyembuhkanmu. Abu Abbas terdiam dan tidak menjawab. Kemudian orang itu berkata lagi: Allah Yu'aafika. Maka Abu Abbas menjawab: Apakah kamu mengira aku tidak memohon kesehatan kepada Allah? Sungguh aku telah memohon kesehatan dan penderitaanku ini termasuk kesehatan, ketahuilah Rasululloh SAW memohon kesehatan dan ia berkata: "Selalu bekas makanan khaibar itu terasa olehku, dan kini masa putusnya urat jantungku.''

Sahabat Abu Bakar Siddiq memohon kesehatan dan wafat terkena racun. Umar bin Khatthab memohon kesehatan dan wafat dalam keadaan terbunuh. Utsman bin Affan memohon kesehatan dan juga wafat dalam keadaan terbunuh. Ali bin Abi Thalib memohon kesehatan dan juga wafat dalam keadaan terbunuh.

Maka bila engkau memohon kesehatan kepada Allah, mohonlah menurut apa yang telah ditentukan oleh Allah untukmu, maka sebaik-baik seorang hamba ialah yang menyerahkan segala sesuatunya menurut kehendak Tuhannya. Kemudian meyakini bahwa apa yang diberikan Allah kepadanya, itulah yang terbaik walaupun tidak sejalan dengan nafsu syahwatnya.

Adapun syarat utamaditerimanya doa ialah keadaan terpaksa/kesulitan. Allah Taa'la berfirman: "Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya..." (QS An-Naml: 62).

Keadaan terpaksa artinya, apabila merasa tidak ada sesuatu yang diharapkan selain karunia Allah semata. Tidak ada yang dapat membantu lagi baik dari luar berupa orang dan benda atau dari dalam diri sendiri. Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Cara Mengetahui Kedudukan...
Cara Mengetahui Kedudukan Kita di Sisi Allah
Ilmu Hikmah: Jangan...
Ilmu Hikmah: Jangan Bersandar Pada Amal Tapi Bersandarlah kepada Allah
Cara Mengusir Syahwat...
Cara Mengusir Syahwat Menurut Syaikh Ibnu Atha'illah
Ilmu Itu Nyawanya Islam...
Ilmu Itu Nyawanya Islam dan Tiangnya Iman
10 Hakikat Guru Menurut...
10 Hakikat Guru Menurut Imam Ibnu Atha'illah
Awal Mula Munculnya...
Awal Mula Munculnya Ilmu Kalam dan Tasawuf: Berikut Ini Tokoh-Tokohnya
Rekomendasi
India dan Pakistan Dilanda...
India dan Pakistan Dilanda Gelombang Cuaca Panas Terburuk hingga 51 Derajat Celcius
Ilmuwan Pastikan Gelombang...
Ilmuwan Pastikan Gelombang Ombak Raksasa Bisa Lebih Sering Terjadi
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Artikel Terkini
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban,...
Doa Malam Nisfu Syaban, Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved