12 Karakter Penduduk Surga

loading...
12 Karakter Penduduk Surga
12 Karakter Penduduk Surga
Ustaz Bendri Jaisyurrahman mengemukakan karakter penduduk surga saat mengisi kajian di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat belum lama ini.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Bendri mengusung tema "Membawa Keluarga Menuju Surga". Kata Beliau, Allah Ta'ala menciptakan manusia sejatinya sebagai penduduk surga karena antara manusia dan surga memiliki kecocokan.

Manusia mempunyai tabiat kebutuhan yang tidak terbatas, sedangkan dunia terbatas dalam memenuhi kebutuhan manusia. Berbeda dengan surga yang kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan manusia tidak terbatas.

Menciptakan karakter penduduk surga di dalam rumah sejak dini. Sebagai salah satu yang dapat dijadikan contoh di dalam lingkungan tempat tinggal atau khususnya di dalam rumah.



12 Karakter Penduduk Surga:

1. Mengucapkan salam.
2. Memberikan rasa nyaman, yaitu tidak ada kezaliman, kekerasan fisik maupun verbal di dalam rumah tangga.
3. Tidak ada dendam.
4. Akrab.
5. Tidak berkata dusta.
6. Selalu happy/bahagia.
7. Tidak ada kalimat negatif.
8. Senantiasa dalam keadaan berzikir.
9. Senantiasa bersyukur.
10. Tenang, tidak gelisah dan terburu-buru.
11. Tidak sendiri-sendiri, selalu bersama-sama.
12. Senantiasa mendatangi majelis ilmu.

Kata Ustaz Bendri, penduduk surga senantiasa memulai harinya dengan memuji Allah Ta'ala. Zikirnya penduduk surga adalah bentuk rasa takjub mengembalikan nikmat yang telah diterima selama ini kepada Allah Ta'ala.

Jika tidak ada suasana spiritual dalam rumah kita bisa dipastikan hanya terikat karena dunia. Cinta yang dibangun bukan dengan iman adalah cinta yang palsu. Penguat ikatan rumah tangga adalah karena iman.

Tidak ada romantisme yang paling hakiki kecuali memastikan keluarga kita dalam keadaan beriman sampai akhir kehidupan. Mudah-mudahan kita semua bisa menjaga keluarga kita dalam ketaatan, dalam kebenaran dan bisa membawa keluarga kita menuju surga.

Wallahu A'lam Bisshowab
(rhs)
cover top ayah
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوۡرِ عِنۡدَ اللّٰهِ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا فِىۡ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوۡمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ مِنۡهَاۤ اَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ‌ ؕ ذٰ لِكَ الدِّيۡنُ الۡقَيِّمُ ۙ فَلَا تَظۡلِمُوۡا فِيۡهِنَّ اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ وَقَاتِلُوا الۡمُشۡرِكِيۡنَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوۡنَكُمۡ كَآفَّةً‌  ؕ وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الۡمُتَّقِيۡنَ
Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzhalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.

(QS. At-Taubah:36)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video