Virus Wuhan Ditakuti, Penyakit Wahn 'Dicintai'

Senin, 27 Januari 2020 - 06:45 WIB
Virus Wuhan Ditakuti,...
Virus Wuhan Ditakuti, Penyakit Wahn 'Dicintai'
A A A
Ulama yang juga pengasuh Ponpes As-Shidqu Kuningan, Al-Habib Quraisy Baharun , memberi pandangan terkait virus Corona mematikan dari Wuhan, China. Menurutnya, Wuhan dan Wahn, sekilas tampak tak beda jauh, namun penuh makna apabila direnungi sesaat.

Melihat pemberitaan belakangan ini, Wuhan dikabarkan sebuah kota metropolitan di China, cermin peradaban baru dengan 11 juta penduduk dan pembangunan yang luar biasa. Saat ini berubah bak kota mati, karena terindikasi kuat menjadi awal sekaligus menjadi pusat penyebaran virus Corona yang mematikan ke seluruh penjuru dunia. Informasi terbaru katanya orang takut masuk Kota Wuhan, dan penduduknya mulai terisolasi hidup penuh kekhawatiran.

Kata Habib Quraisy, selain virus Wuhan ada satu penyakit yang sangat 'mematikan' yaitu penyakit Wahn. Wahn adalah penyakit hubbud dunya wa karohiyatul maut (cinta dunia dan takut mati). Wahn cermin orientasi hidup manusia masa kini yang praktis seluruh fokus hidupnya tertuju pada dunia.

Penyakit inilah yang paling ditakutkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) yang akan menghancurkan umat dan peradabannya dari dalam. Kemudian menggerogoti hati manusia hingga menjelma tak ubahnya seperti robot, tampak hidup tapi kosong tanpa makna. Secara kuantitas banyak tapi kualitasnya tak berarti bak buih di lautan.

"Corona penyakit yang mematikan fisik manusia, Wahn penyakit yang mematikan hati manusia. Corona dari luar, wahn dari dalam. Corona nampak jelas, sedangkan wahn tak kasat mata. Corona ditakuti, wahn tak disadari. Corona Wuhan dibenci, Wahn 'dicintai'," terang Habib Quraisy.

Dari Wuhan kita disadarkan, ada penyakit menular yang berbahaya, secara kasat mata akan membuat pengidapnya menderita, menular, mengancam semua harta benda dan karir anda, bahkan dapat membuat anda mati.

Jagalah kondisi diri anda, perkuat daya tahan tubuh, sebisa mungkin hindari kontak dengan suspect dan risiko virus Corona. Dari Wuhan (semoga) kita juga disadarkan, ada penyakit yang jauh lebih berbahaya, yang sayangnya tak nampak tapi akan menghancurkan jiwa anda, menular, dan mengancam masa depan abadi manusia selama-lamanya.

Habib Quraisy mengajak umat Islam agar menjaga hati. Jadikan hati lembut dengan perbanyak amalan dan zikir. "Jangan gara-gara Corona kita melupakan Wahn. Sebab, tanpa kita sadari justru kita semakin mencintai dunia dan takut mati, yang akan membangkitkan penyakit wahn dari dalam. Na'udzubillah min dzalik," jelasnya.

Semoga tubuh kita dijauhkan dari segala penyakit fisik. Semoga hati kita dijauhkan dari segala penyakit jiwa. Aamiin Allahumma Aamiin
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah Penyebab Musibah...
Inilah Penyebab Musibah dan Kesusahan dalam Hidup
Nasihat Habib Quraisy...
Nasihat Habib Quraisy Baharun yang Menggetarkan Hati
Jangan Mengeluh! Apa...
Jangan Mengeluh! Apa yang Kita Pikirkan Itu yang Bakal Terjadi
Musibah Wabah Seharusnya...
Musibah Wabah Seharusnya Membuat Kita Dekat kepada Allah
Nasihat Habib Umar,...
Nasihat Habib Umar, Ini Terapi Hati Agar Benci Kemaksiatan
Habib Geys Assegaf:...
Habib Geys Assegaf: Depresi karena Kurang Iman, Ini Obatnya
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Lokasi...
Ilmuwan Temukan Lokasi Pertama Dimulainya Kehidupan di Dunia
Kawah Meteorit yang...
Kawah Meteorit yang Bikin Dinosaurus Punah Ditemukan di Australia
Ukuran Gerbang Neraka...
Ukuran Gerbang Neraka Siberia Terdeteksi Bertambah 3 Kali Lipat
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved