Saf Jarak Aman Corona dalam Salat Berjamaah, Bolehkah?

loading...
Saf Jarak Aman Corona dalam Salat Berjamaah, Bolehkah?
Saf Jarak Aman Corona dalam Salat Berjamaah, Bolehkah?
Sejumlah organisasi massa Islam telah menerbitkan keputusan seputar hukum penyelenggaraan salat Jumat dalam situasi wabah virus corona. Ketetapan tersebut disusun berdasarkan sejumlah dalil dan pertimbangan maslahat dan mudarat yang matang. Fatwa ormas tersebut berisi pelarangan salat Jumat dan salat berjamaah, sekaligus penutupan masjid khusus di zona-zona merah, zona-zona bahaya, zona-zona rawan untuk mencegah penyebaran virus corona. Sementara untuk zona-zona yang aman, maka salat jamaah harus jalan terus.

Hanya saja, sampai kini masih ada sejumlah masjid yang tetap menyelenggarakan salat berjamaah juga salat Jumat. Sebagian dari masjid-masjid itu menyelenggarakan salat berjamaah dengan menerapkan konsep social distancing atau berjarak satu meter antarsaf. Jamaah juga memberi jarak yang cukup dengan jamaah di sampingnya. Hal yang sama juga dilakukan muslim di Sudan. Sesuai imbauan di negara itu, jarak saf antarjamaah harus berjauhan dengan jarak minimal 1,5 meter.

Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) yang dikutip SINDOnews dari nu.or.id mengingatkan tidak merekomendasikan salat Jumat dan salat berjamaah pada daerah yang termasuk zone merah. Namun jika pengurus masjid dan jamaah tetap bersikukuh untuk menyelenggarakan ibadah Jumat agar tetap memperhatikan standar keamananan medis.

Pengurus masjid perlu menyediakan pencuci antiseptik tangan/hand sanitizer di tempat wudhu, toilet, pintu masjid; membersihkan dan menyimpan karpet; membersihkan ruangan masjid dengan cairan disinfektan; membawa perlengkapan salat sendiri seperti sajadah bagi jamaah Jumat; menggunakan masker; dan menjaga jarak aman (social distancing) antarjamaah dan antarasaf minimal 1 meter (ada juga kalangan medis yang mengatakan jarak aman 1.5 meter, 1.8 meter (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC), dan ada yang berpendapat 2 meter) karena uzur dan bahkan darurat.



وعن أنس رضي اللّه عنه أن رسول اللّه قال: رصوا صفوفكم) أي حتى لا يبقى فيها فرجة ولا خلل (وقاربوا بينها) بأن يكون ما بين كل صفين ثلاثة أذرع تقريباً، فإن بعد صف عما قبله أكثر من ذلك كره لهم وفاتهم فضيلة الجماعة حيث لا عذر من حر أو برد شديد

Artinya, “(Dari sahabat Anas RA, Rasulullah bersabda, ‘Susunlah saf kalian’) sehingga tidak ada celah dan longgar (dekatkanlah antara keduanya) antara dua saf kurang lebih berjarak tiga hasta. Jika sebuah saf berjarak lebih jauh dari itu dari saf sebelumnya, maka hal itu dimakruh dan luput keutamaan berjamaah sekira tidak ada uzur cuaca panas atau sangat dingin misalnya,” (Ibnu Alan As-Shiddiqi, Dalilul Falihin, juz VI, halaman 424).

Pada dasarnya posisi makmum yang berdiri terpisah dalam salat berjamaah (termasuk Jumat yang wajib dilakukan berjamaah) termasuk makruh. Makmum harus membentuk barisan saf atau ikut ke dalam saf yang sudah ada.



وَيُكْرَهُ وُقُوفُ الْمَأْمُومِ فَرْدًا، بَلْ يَدْخُلُ الصَّفَّ إنْ وَجَدَ سَعَةً
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
شَهۡرُ رَمَضَانَ الَّذِىۡٓ اُنۡزِلَ فِيۡهِ الۡقُرۡاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الۡهُدٰى وَالۡفُرۡقَانِۚ فَمَنۡ شَهِدَ مِنۡكُمُ الشَّهۡرَ فَلۡيَـصُمۡهُ ؕ وَمَنۡ کَانَ مَرِيۡضًا اَوۡ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنۡ اَيَّامٍ اُخَرَؕ يُرِيۡدُ اللّٰهُ بِکُمُ الۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيۡدُ بِکُمُ الۡعُسۡرَ وَلِتُکۡمِلُوا الۡعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمۡ وَلَعَلَّکُمۡ تَشۡكُرُوۡنَ
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Baqarah:185)
cover bottom ayah
preload video