Cara Orang Beriman Menghadapi Wabah dan Doa Para Nabi

loading...
Cara Orang Beriman Menghadapi Wabah dan Doa Para Nabi
Cara Orang Beriman Menghadapi Wabah dan Doa Para Nabi
Pembina Yayasan Al Fatih Pilar Peradaban, Ustaz Budi Ashari, menyampaikan enam cara orang beriman saat menghadapi musibah wabah. Dai yang juga pakar sejarah Islam ini juga membagikan doa para Nabi ketika menghadapi ujian.

Berikut Pesan Ustaz Budi Ashari:

1. Orang beriman bersikap selalu menggunakan ilmu dan tidak pernah merugikan orang lain. Jangan berpendapat tentang wabah Corona ataupun wabah yang lainnya ini tanpa ilmu, agar tidak timbul menyebarnya berita hoaks yang membuat cemas orang banyak. Jika dengan berita hoaks yang kita sebar membuat orang cemas dan panik, maka sistem imun dalam tubuh orang tersebut akan berkurang. Jika sistem imun berkurang, maka virus akan dengan mudah menginfeksi tubuh.

2. Orang beriman selalu melihat permasalahan tidak hanya dari fisik, tetapi dari hatinya (kacamata iman). Bagaimana kita melihat Wabah Covid-19 ini dari kacamata iman? Pertama, berhusnudzhan pada Allah Ta'ala, yakinlah bahwa akan ada banyak kebaikan dari semua musibah ini, sebagaimana firman-Nya:
لَا تَحۡسَبُوۡهُ شَرًّا لَّـكُمۡ‌ ؕ بَلۡ هُوَ خَيۡرٌ لَّـكُمۡ‌ ؕ
"...Jangan menyangka bahwa musibah ini jelek untuk kalian, karena disitu ada kebaikan untuk kalian.." (QS. An-Nur: 11)



Kedua, optimistis bahwa musibah ini semua akan berlalu, dan Allah selalu akan memberikan yang terbaik setelah musibah ini. Rasulullah SAWbersabda:
يعجبني الفال والفال الكلمة الطيبة
"Betapa optimisme membuatku takjub, dan optimisme itu adalah kata yang baik". (HR. Muslim)

3. Jadikan musibah ini, menjadi ajang kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah. Sungguh, untuk orang beriman, musibah seperti wabah Covid-19 ini tidak pernah membuatnya rugi. Jika sakit, menjadi pahala atas kesabarannya. Jika meninggal, mendapatkan pahala seperti mati syahid.

Dan orang yang keimanannya pada Allah meningkat, maka Allah akan menjadi pelindungnya, sebagaimana firman-Nya:
قُلْ لَّنۡ يُّصِيۡبَـنَاۤ اِلَّا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَـنَا ۚ هُوَ مَوۡلٰٮنَا ‌ ۚ وَعَلَى اللّٰهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ
"Katakanlah (Muhammad), Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah bertawakallah orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah: Ayat 51)



4. Maksimalkan Ikhtiar dengan mengikuti instruksi Pemerintah, Ahli Medis dan Ahli Ilmu. Jika kita berada di lokasi yang paling banyak terjadi wabah Virus Corona ini, maka jangan melanggar aturan pemerintah, ahli medis, dan ahli ilmu tanpa dasar ilmu yang jelas, karena ini bisa membahayakan diri sendiri dan keluarga.

5. Setelah memaksimalkan Ikhtiar Fisik, maka kita berdoa pada Allah sesuai tuntunan Nabi agar pertolongan Allah segera hadir.
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
يَوۡمَ تُبَدَّلُ الۡاَرۡضُ غَيۡرَ الۡاَرۡضِ وَالسَّمٰوٰتُ‌ وَبَرَزُوۡا لِلّٰهِ الۡوَاحِدِ الۡقَهَّارِ‏
(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa.

(QS. Ibrahim:48)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video