Pantaskah Kita Menolak Jenazah Korban Covid-19?

loading...
Pantaskah Kita Menolak Jenazah Korban Covid-19?
Pantaskah Kita Menolak Jenazah Korban Covid-19?
Ustaz Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Banyak pemberitaan terkait aksi penolakan masyarakat di sejumlah daerah seperti di Banyumas, Purwokerto dan Makassar terhadap jenazah korban wabah Covid 19. Kita menjadi bertanya-tanya ada apa dan mengapa hal ini bisa terjadi?

Ketakutan dan keresahan apa yang dirasakan masyarakat sehingga menolak jasad muslim yang akan dikebumikan? Logika macam apa yang menyelimuti pikiran mereka? Kita tidak sedang berada di zaman primitif atau masa terbelakang secara teknologi dan pendidikan.

Kita berada di era modern dimana segala informasi dapat dengan mudah diakses dan diporelah hanya dalam hitungan persekian detik saja. Tapi mengapa masih ada masyarakat yang begitu terbelakang dalam bersikap?



Pun sudah banyak keterangan dari para ahli medis yang menyatakan bahwa penularan wabah Covid-19 tidak menular melalui udara dan dalam jarak jauh, jika lebih dari dua meter saja, insya Allah aman.

Lebih-lebih lagi, jika pengurusan jenazahnya sudah melewati protokol dan prosedural yang telah ditetapkan. Seharusnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, sebagian masyarakat tidak bisa memahaminya dengan baik.

Kita tidak dapat menyesali mengapa seseorang bisa meninggal disebabkan Corona, namun yang kita sesali mengapa ada sudut pandang negatif masyarakat terhadap korban Covid sehingga jenazahnya ditolak untuk dikuburkan di TPU setempat.



Alih-alih membantu penanganannya, bahkan ada warga masyarakat yang melempari petugas pembawa jenazah dengan batu. Seharusnya mereka berterima kasih ada petugas medis yang meringankan beban mereka dalam mengurusi jenazah itu, sehingga tidak terlantarkan begitu saja.
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنۡ يُّتۡرَكُوۡۤا اَنۡ يَّقُوۡلُوۡۤا اٰمَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَـنُوۡنَ
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji?

(QS. Al-'Ankabut:2)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video