Pena Allah Telah Menulis Semua Takdir dan Ketentuan Ini

loading...
Dr. Muhammad Sayyid Thantawi menjelaskan, seorang yang memiliki iman yang kokoh akan mengantarkannya kepada sikap kesabaran dan menerima lapang dada dengan musibah yang terjadi. Poin penting inilah yang dimaksudkan dengan penggalan ayat “..dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya..”

Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I dalam Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an menjelaskan Allah tidak hanya menciptakan makhluk, tetapi juga mengatur seluruh makhluk. Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa seseorang dalam kehidupan ini, kecuali dengan izin Allah, karena Allah mengetahui dan mengatur kehidupan ini; dan barang siapa beriman kepada Allah dengan istikamah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya dengan memantapkan imannya.

Dan Allah maha mengetahui segala sesuatu yang terjadi di jagat raya maupun yang terjadi di jagat kecil, sanubari manusia.

Rangkaian ayat ini memerintahkan kita untuk sabar, senantiasa taat kepada Allah serta bertawakal kepada-Nya ketika tertimpa musibah.

Tentang kesabaran itu, di dalam Al-Quran Allah menyebutkan :

…..وَبَشِّرِ الصَّابِرِيْنَ. الَّذِيْنَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ. أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ


“…..Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.’ (Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali). Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Q.S. Al-Baqarah [2] : 155-157).

Esensi Tawakal
Esensi tawakal adalah memasrahkan hasil sebuah perkara kepada Allah setelah kita berusaha dengan sungguh-sungguh. Rasulullah SAW selalu memerintahkan kita untuk berusaha sekeras tenaga dan memasrahkan hasilnya kepada Allah. Sebagaimana dalam sebuah Hadits

قال رسول الله لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً

Rasulullah bersabda “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sempurna, niscaya Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung-burung. Burung-burung berangkat di waktu pagi dalam keadaan lapar dan pulang di waktu sore dalam keadaan kenyang” (HR. Ahmad)

Hadis ini memberikan kita gambaran secara utuh hakikat tawakal kepada Allah. Allah akan memberikan kita hasil terbaik di saat kita berusaha dengan sebaik mungkin. Sebagaimana burung yang selalu berusaha mencari makan di waktu pagi dan pulang dalam keadaan kenyang.

Allah SWT berfirman:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيْبَةٍ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي أَنْفُسِكُمْ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللهِ يَسِيْرٌ. لِكَيْ لاَ تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلاَ تَفْرَحُوا بِمَا ءَاتَاكُمْ وَاللهُ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ

Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Al-Hadid [57] : 22-23).

Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menyebutkan, orang-orang beriman ketika tertimpa musibah dan bencana, ia menghadapinya, bukan lari darinya, tidak juga berburuk sangka apalagi berputus asa.

Ia akan menyadari sepenuhnya bahwa dunia ini adalah memang tempatnya ujian dan musibah. Tempat kenikmatan hanyalah di surga kelak.

Kini, sangat penting bagi kita untuk senantiasa sabar serta bertawakal kepada Allah menghadapi musibah Covid-19 . Akan tetapi, tawakal kita harus dibarengi dengan usaha sungguh-sungguh untuk mencegah penularan virus corona agar tak menjadi musibah bagi orang-orang yang kita cintai.
(mhy)
halaman ke-2
preload video