Pasar murah jelang Idul Fitri
Rabu, 08 Agustus 2012 - 03:01 WIB
Pasar murah jelang Idul Fitri
A
A
A
Sindonews.com - Untuk membantu masyarakat tak mampu menjelang Idul Fitri, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, menggelar pasar murah.
Pasar murah dilaksanakan dua hari sejak kemarin, dan akan berakhir hari ini, 8 Agustus 2012.
Pasar murah menjual paket sembako itu digelar di Lapangan Sepakbola, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.
Hari pertama, disiapkan 3.000 paket sembako dan hari kedua 2.000 paket. Seluruhnya hanya dijual Rp20 ribu. lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp40 ribu.
Satu paket berisi minyak goreng, gula, sirup, mie instan, teh. Pasar murah itu juga terdapat stand yang menjual beras, gula, minyak goreng dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.
Di hari pertama, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo turun langsung melayani pembelian sembako. Tak heran jika warga yang didominasi kaum ibu berebut ingin dilayani orang nomor satu di jajaran Pemprov DKI Jakarta ini.
Namun Gubernur tetap melayani dengan penuh senyuman. Dalam hitungan sekitar satu setengah jam seluruh sembako itu ludes terjual.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan, pasar murah ini rutin digelar Pemprov DKI setiap Ramadan. Hal ini semata-mata untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri 1433 H.
Karena itu, dengan berkolaborasi para asosiasi dan pedagang-pedagang besar, Pemprov DKI bisa menggelar pasar murah. Menjual aneka sembako dengan harga yang sangat kompetitif.
"Ada 5.000 kupon yang kita sebar luaskan untuk mereka yang kurang mampu. Sehingga mereka juga bisa mendapatkan kebutuhan dengan harga yang sangat murah. Kegiatan ini akan digelar dua hari ini dan berakhir pada besok. Kegiatan ini juga digelar di wilayah di Jakarta secara bergilir. Kita tentunya berharap, perhatian dari pemerintah dan asosiasi ini diterima oleh masyarakat dengan baik," ujar Gubernur usai membuka pasar murah tersebut Selasa 7 Agustus 2012.
Sebelumnya, kegiatan serupa pernah digelar di Penggilinggan, Cakung, Jakarta Timur pada 1 Agustus lalu. Kemudian di Sukapura, Jakarta Utara pada tanggal 31 Juli-1 Agustus, di Petamburan, Jakarta Pusat pada tanggal 3-4 Agustus.
Untuk selanjutnya, pasar murah digelar di Tambora, Jakarta Barat pada tanggal 9-10 Agustus dan di Pondokpinang, Jakarta Selatan pada tanggal 13-14 Agustus.
Kasudin KUKMP Jakarta Timur, Joko Kundaryo, mengatakan, kegiatan pasar murah ini melibatkan tujuh pelaku usaha ritel, antara lain Alfa Grup, Hypermart, Indomart dan Carrefour.
Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat tak mampu atau berpenghasilan rendah. Agar tepat sasaran maka mereka dibekali kupon yang telah dibagi oleh pihak kelurahan setempat sehari sebelumnya.
"Pasar murah juga ada 20 stand yang menjual sembako murah. Delapan stand di antaranya merupakan UKM binaan Sudin KUKMP Jakarta Timur. Kami juga siapkan panggung hiburan sehingga mereka yang datang selain dapat sembako murah juga bisa menikmati hiburan gratis. Bahkan boleh nyanyi bareng dengan biduan-biduan nya," katanya.
Ia menyebut, di stand itu dijual gula pasir hanya Rp10.000 per kilogram, padahal di pasaran mencapai Rp12.000. Kemudian minyak goreng dijual Rp9.000 per liter, di pasaran Rp11.000.
Sementara, Sutija, 55, salah seorang warga RT 018/11, Jalan Datuk Tenggara 1, Kramatjati, mengaku sangat senang adanya pasar murah. Janda beranak 4 dan nenek empat cucu ini pun turut larut dalam antrean bersama warga lainnya.
Dia membeli dua paket sembako murah serta kebutuhan pokok lainnya. Dengan modal Rp71.000, dia dapat membawa pulang satu kilogram telur, satu kilogram gula pasir, satu liter minyak goreng, sebotol sirup ABC.
"Pokoknya harganya murah sekali kalau dibanding denggan harga di pasaran. Saya sih inginnya membeli banyak tapi uangnya tak cukup, jadi ya seadanya uang. Lumayan bisa distok sampai Lebaran nanti," katanya berseri-seri.
Pasar murah dilaksanakan dua hari sejak kemarin, dan akan berakhir hari ini, 8 Agustus 2012.
Pasar murah menjual paket sembako itu digelar di Lapangan Sepakbola, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.
Hari pertama, disiapkan 3.000 paket sembako dan hari kedua 2.000 paket. Seluruhnya hanya dijual Rp20 ribu. lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp40 ribu.
Satu paket berisi minyak goreng, gula, sirup, mie instan, teh. Pasar murah itu juga terdapat stand yang menjual beras, gula, minyak goreng dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.
Di hari pertama, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo turun langsung melayani pembelian sembako. Tak heran jika warga yang didominasi kaum ibu berebut ingin dilayani orang nomor satu di jajaran Pemprov DKI Jakarta ini.
Namun Gubernur tetap melayani dengan penuh senyuman. Dalam hitungan sekitar satu setengah jam seluruh sembako itu ludes terjual.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan, pasar murah ini rutin digelar Pemprov DKI setiap Ramadan. Hal ini semata-mata untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul Fitri 1433 H.
Karena itu, dengan berkolaborasi para asosiasi dan pedagang-pedagang besar, Pemprov DKI bisa menggelar pasar murah. Menjual aneka sembako dengan harga yang sangat kompetitif.
"Ada 5.000 kupon yang kita sebar luaskan untuk mereka yang kurang mampu. Sehingga mereka juga bisa mendapatkan kebutuhan dengan harga yang sangat murah. Kegiatan ini akan digelar dua hari ini dan berakhir pada besok. Kegiatan ini juga digelar di wilayah di Jakarta secara bergilir. Kita tentunya berharap, perhatian dari pemerintah dan asosiasi ini diterima oleh masyarakat dengan baik," ujar Gubernur usai membuka pasar murah tersebut Selasa 7 Agustus 2012.
Sebelumnya, kegiatan serupa pernah digelar di Penggilinggan, Cakung, Jakarta Timur pada 1 Agustus lalu. Kemudian di Sukapura, Jakarta Utara pada tanggal 31 Juli-1 Agustus, di Petamburan, Jakarta Pusat pada tanggal 3-4 Agustus.
Untuk selanjutnya, pasar murah digelar di Tambora, Jakarta Barat pada tanggal 9-10 Agustus dan di Pondokpinang, Jakarta Selatan pada tanggal 13-14 Agustus.
Kasudin KUKMP Jakarta Timur, Joko Kundaryo, mengatakan, kegiatan pasar murah ini melibatkan tujuh pelaku usaha ritel, antara lain Alfa Grup, Hypermart, Indomart dan Carrefour.
Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat tak mampu atau berpenghasilan rendah. Agar tepat sasaran maka mereka dibekali kupon yang telah dibagi oleh pihak kelurahan setempat sehari sebelumnya.
"Pasar murah juga ada 20 stand yang menjual sembako murah. Delapan stand di antaranya merupakan UKM binaan Sudin KUKMP Jakarta Timur. Kami juga siapkan panggung hiburan sehingga mereka yang datang selain dapat sembako murah juga bisa menikmati hiburan gratis. Bahkan boleh nyanyi bareng dengan biduan-biduan nya," katanya.
Ia menyebut, di stand itu dijual gula pasir hanya Rp10.000 per kilogram, padahal di pasaran mencapai Rp12.000. Kemudian minyak goreng dijual Rp9.000 per liter, di pasaran Rp11.000.
Sementara, Sutija, 55, salah seorang warga RT 018/11, Jalan Datuk Tenggara 1, Kramatjati, mengaku sangat senang adanya pasar murah. Janda beranak 4 dan nenek empat cucu ini pun turut larut dalam antrean bersama warga lainnya.
Dia membeli dua paket sembako murah serta kebutuhan pokok lainnya. Dengan modal Rp71.000, dia dapat membawa pulang satu kilogram telur, satu kilogram gula pasir, satu liter minyak goreng, sebotol sirup ABC.
"Pokoknya harganya murah sekali kalau dibanding denggan harga di pasaran. Saya sih inginnya membeli banyak tapi uangnya tak cukup, jadi ya seadanya uang. Lumayan bisa distok sampai Lebaran nanti," katanya berseri-seri.
(lns)
Lihat Juga :