Nasruddin akan dihukum pancung

Jum'at, 10 Agustus 2012 - 11:51 WIB
Nasruddin akan dihukum...
Nasruddin akan dihukum pancung
A A A
Sudah lama Baginda ingin sekali mengalahkan kecerdikan Nasruddin. Bahkan jika bisa baginda ingin menghukum pancung Nasruddin.

Seorang penasihat kerajaan kepercayaan Baginda Raja menyarankan agar Baginda memanggil seorang ilmuwan-ulama yang berilmu tinggi untuk menandingi Naruddin.

Suatu ketika Nasruddin melakukan kesalahan yang menghantarnya ke tiang gantungan

Semakin dekat hukuman mati bagi Naruddin, orang banyak semakin resah. Tetapi Nasruddin malah sebaliknya.

Sewaktu Baginda Raja memberi sambutan singkat tentang akan dilaksanakan hukuman mati atas Nasruddin, baginda Raja menanyakan permintaan terakhirnya

Dan pertanyaan inilah yang paling dinanti-nantikan Nasruddin.
"Adakah permintaan yang terakhir"

"Ada Paduka yang mulia," jawab Nasruddin singkat.

"Sebutkan," kata Baginda.

"Sudilah kiranya hamba diperkenankan memilih hukuman mati yang hamba anggap cocok wahai Baginda yang mulia," pinta Nasruddin.

"Baiklah." kata Baginda menyetujui permintaan Nasruddin.

"Paduka yang mulia, yang hamba pinta adalah bila pilihan hamba benar hamba bersedia dihukum pancung, tetapi jika pilihan hamba dianggap salah maka hamba dihukum gantung saja," kata Nasruddin memohon.

"Engkau memang orang yang aneh. Dalam saat-saat yang amat genting pun engkau masih sempat bersenda gurau." kata Baginda sambil tertawa.

Belum selesai Baginda Raja tertawa-tawa, Nasruddin berteriak dengan nyaring.

"Hamba minta dihukum pancung!" Semua yang hadir kaget.

Tetapi kecerdasan otak Baginda Raja menangkap sesuatu yang lain. Sehingga tawa Baginda yang semula berderai-derai mendariak terhenti.

Kini kesempatan Naasruddin membela diri. "Baginda yang mulia, hamba tadi mengatakan bahwa hamba akan dihukum pancung. Kalau pilihan hamba benar maka hamba dihukum gantung.

Tetapi di manakah letak kesalahan pilihan hamba sehingga hamba harus dihukum gantung. Padahal hamba telah memilih hukuman pancung?" Olah kata Nasruddin memaksa Baginda Raja dan ulama itu tercengang. Benar-benar luar biasa otak Nassruddin ini. Rasanya tidak ada lagi manusia pintar selain Nasruddin di negeri Baghdad ini.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Canda Ala Sufi: Pengaruh...
Canda Ala Sufi: Pengaruh Amoniak untuk Obat Malas
Canda Ala Sufi: Kue...
Canda Ala Sufi: Kue Harisah, Keledai, dan Hammad
Canda Ala Sufi: Selamat...
Canda Ala Sufi: Selamat karena Saran Seorang Teman
Canda Ala Sufi: Andai...
Canda Ala Sufi: Andai Aku Hidup, Kuperlihatkan Pada Kalian
Canda Ala Sufi: Bulan...
Canda Ala Sufi: Bulan Lama, Sapi dan Kotoran Anjing
Canda Ala Sufi: Tak...
Canda Ala Sufi: Tak Disangka, Sapi Itu Berubah Jadi Burung
Rekomendasi
Bebatuan di Ethiopia...
Bebatuan di Ethiopia Membentuk Loreng Harimau, Ternyata Ini Penyebabnya
Danau Kematian di Bawah...
Danau Kematian di Bawah Laut Teluk Meksiko Ditemukan
Cumi-cumi Raksasa Laut...
Cumi-cumi Raksasa Laut Dalam Lahirkan Spesies Baru yang Lebih Besar
Artikel Terkini
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Infografis
Apa itu Waithood? Fenomena...
Apa itu Waithood? Fenomena Mengerikan bagi Generasi Muda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved