Nyadran Agung Kulonprogo usung konsep baru

Selasa, 02 Juli 2013 - 10:38 WIB
Nyadran Agung Kulonprogo...
Nyadran Agung Kulonprogo usung konsep baru
A A A
Sindonews.com – Pemkab Kulonprogo akan menggelar kegiatan tahunan “Nyadran Agung” Sabtu 6 Juli 2013 mendatag. Gelaran tahun ini dipastikan lebih meriah karena akan menawarkan konsep baru, baik bagi peserta maupun pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kulonprogo Eko Wisnu Wardana mengatakan, Nyadran Agung digelar untuk menyambut Ramadan.

Kegiatan ini sekaligus untuk melestarikan tradisi budaya yang diwariskan nenek moyang.

Tahun ini, kata dia, nyadran akan mengusung konsep baru. Dari sisi tempat, Nyadran tidak lagi digelar di gazebo depan rumah dinas bupati melainkan di jalanan baik sisi timur maupun baratdi Alun-alun Wates.

Sehingga seluruh prosesi dapat disaksikan seluruh peserta dan masyarakat.

Acara ini juga dikembalikan ke kirab. Dimulai dari halaman DPRD Kulonprogo hingga alun-alun. Kemudian acara juga akan diisi kegiatan sosial berupa penjualan beras murah.

Panitia menyediakan 750 paket beras murah seberat 2,5 kilo dengan harga Rp10 ribu saja.

“Beras murah ini sementara kami fokuskan untuk warga di Desa Pengasih dan Karangsari serta Pedukuhan Wates. Tapi jumlahnya mungkin juga bertambah. Target kami untuk mereka yang menerima BLSM, atau yang tidak tercover bantuan itu,” katanya, kemarin.

Eko menjelaskan, jumlah gunungan pada kegiatan ini juga bertambah. Bila biasanya hanya ada tiga gunungan utama terdiri dari gunungan tumpeng, apem dan hasil bumi.

Kini jumlahnya ditambah sembilan. Di antaranya, gunungan rempah-rempah, air mineral dan gunungan andesit.

“Gunungan itu sebagai wujud sukur. Dan untuk gunungan andesit juga dalam rangka bela beli Kulonprogo. Karena kita punya potensi andesit yang luar biasa besar. Dan hanya ini yang tidak bisa diperebutkan. Beratnya saja 3,5 kuintal tingginya 2 meter,” jelasnya.

Tidak hanya itu, juga akan disediakan 1.500 nasi kucing bagi warga. Sehingga, warga tidak hanya menyaksikan prosesi Nyadran Agung melainkan juga menikmati nasi yang disediakan.
(lns)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadhan, Bulan Menjaga...
Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
3 Waktu Terkabulnya...
3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hakikat Kesabaran
Hakikat Kesabaran
Marhaban Ya Syahru Siyam,...
Marhaban Ya Syahru Siyam, Ini 15 Keutamaan Ramadhan dan Dalilnya
9 Nama Julukan Ramadhan...
9 Nama Julukan Ramadhan yang Tidak Dimiliki Bulan Lain
Rekomendasi
Ketika AI Mulai Melakukan...
Ketika AI Mulai Melakukan Penelitian Ilmiah, Gimana dengan Ilmuwan?
Arkeolog Temukan Bukti...
Arkeolog Temukan Bukti Baru tentang Koloni Roanoke yang Hilang
Laut Merah Terbelah...
Laut Merah Terbelah Dua Bisa Terulang Lagi! Ilmuwan Ungkap Fakta Ini
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Terobosan Baru Mahkamah...
Terobosan Baru Mahkamah Agung, Koruptor Bisa Dihukum Seumur Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved