Mengapa Merayakan Valentine Dilarang dalam Islam, Ini Alasannya

Senin, 13 Februari 2023 - 21:20 WIB
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوَاْ إِن تُطِيعُواْ فَرِيقًا مِّنَ الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ يَرُدُّوكُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebagian dari orang-orang yang diberi Al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman." (QS Ali 'Imran ayat 100)

Dalam satu riwayat, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam telah mengingatkan umatnya tentang hal ini. Dari Abu Said Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi bersabda:

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ

Artinya: "Kalian akan benar-benar mengikuti orang-orang sebelum masa kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sampai mereka melewati lubang dhabb (biawak gurun, pen) kalian pun akan mengikutinya." Kami berkata: "Wahai Rasulullah, apakah mereka itu Yahudi dan Nasrani?" Beliau bersabda: "Siapa lagi?" (HR Al-Bukhari 3456, Muslim 2669; Ibnu Hibban 6703; Al Bazzar 8411; Al Hakim 106; Ath Thabarani dalam Al-Mu'jam Al Kabir 5943; Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 38531 dari Abu Hurairah, Ibnu Asakir dalam Al Mujam No 675)

Wallahu A'lam

Baca Juga: Hukum Merayakan Hari Valentine dalam Islam, Ini Penjelasannya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!