Doa Setelah Salat Fardhu yang Diajarkan Imam Al-Ghazali

Minggu, 14 Mei 2023 - 13:00 WIB
Berikut ini doa setiap waktu, terutama setelah salat fardhu. Foto/Ilustrasi: SINDOnews
Imam Al-Ghazali dalam kitab Ayyuhal Walad mengajarkan doa setiap waktu, terutama setelah salat fardhu sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ النِّعْمَةِ تَمَامَهَا، وَمِنَ العِصْمَةِ دَوَامَهَا، وَمِنَ الرَّحْمَةِ شُمُوْلَهَا، وَمِنَ العَافِيَةِ حُصُوْلَهَا، وَمِنَ العَيْشِ أَرْغَدَهُ، وَمِنَ العُمُرِ أَسْعَدَهُ، وَمِنَ الإِحْسَانِ أَتَمَّهُ، وَمِنَ الإِنْعَامِ أَعَمَّهُ، وَمِنَ الفَضْلِ أَعْذَبَهُ، وَمِنَ اللُّطْفِ أَقْرَبَهُ اللَّهُمَّ كُنْ لَنَا وَلَاتَكُنْ عَلَيْنَا. اللَّهُمَّ اخْتِمْ بِالسَّعَادَةِ آجَالَنَا، وَحَقِّقْ بِالزِّيَادَةِ آمَالَنَا، وَأَقْرِنْ بِالعَافِيَةِ غُدُوَّنَا وَآصَالَنَا، وَاجْعَلْ إِلَى رَحْمَتِكَ مَصِيْرَنَا وَمَالَنَا، وَاصْبُبْ سِجَالَ عَفْوِكَ عَلَى ذُنُوْبِنَا، وَمُنَّ عَلَيْنَا بِإِصْلَاحِ عُيُوْبِنَا، وَاجْعَلِ التَّقْوَى زَادَنَا، وَفِي دِيْنِكَ اجْتِهَادَنَا، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَاعْتِمَادَنَا


Artinya: Ya Allah, aku mohon pada-Mu kesempurnaan nikmat, keterjagaan dari maksiat selamanya, kerahmatan seluruhnya, kesehatan yang total, kehidupan yang makmur, kebahagiaan umur, kebaikan yang sempurna, nikmat yang menyeluruh, keutamaan yang paling manis, dan kasih sayang yang paling intim. Ya Allah, berpihaklah pada kami, jangan memusuhi kami. Ya Allah, akhirilah ajal kami dengan kebahagiaan, wujudkanlah cita-cita kami melebihi batasnya, satukan pagi dan sore kami dalam keadaan sehat, jadikan perjalanan dan masa depan kami menuju rahmat-Mu, luberkan bejana ampunanmu atas dosa-dosa kami, anugerahi kami dengan perbaikan atas kekurangan kami, jadikan takwa sebagai bekal kami, jadikan perjuangan kami berlandaskan agama-Mu, kepada-Mu kami berpasrah diri dan berpegang teguh.

اللَّهُمَّ ثَبِّتْنَا عَلَى نَهْجِ الإِسْتِقَامَةِ، وَأَعِذْنَا فِي الدُّنْيَا مِنْ مُوْجِبَاتِ النَّدَامَةِ يَوْمَ القِيَامَةِ، وَخَفِّفْ عَنَّا ثِقْلَ الأَوْزَارِ، وَارْزُقْنَا عَيْشَةَ الأَبْرَارِ، وَاكْفِنَا وَاصْرِفْ عَنَّا شَرَّ الأَشْرَارِ، وَأَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَإِخْوَانِنَا وَأَخْوَاتِنَا مِنَ النَّارِ، بِرَحْمَتِكَ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ، يَاكَرِيْمُ يَاسَتَّارُ، يَاعَلِيْمُ، يَاجَبَّارُ يَااللهُ يَااللهُ يَااللهُ، بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَيَاأَوَّلَ الأَوَّلِيْنَ، وَيَاآخِرَ الأَخِرِيْنَ، وَيَا ذَا القُوَّةِ المَتِيْنِ، وَيَارَاحِمَ المَسَاكِيْنِ، وَيَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، لَاإِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَالحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ


Artinya: Ya Allah, tetapkanlah kami di jalan kebaikan (istikamah). Lindungi kami di dunia dari penyesalan-penyesalan pada hari kiamat. Ringankanlah berat timbangan dosa-dosa kami. Berilah kami rizki dalam bentuk kehidupan orang-orang yang bagus. Cukupilah kami, dan jauhkan keburukan orang-orang jahat dari kami. Bebaskan leher kami, leher-leher bapak kami, saudara-saudari kami dari api neraka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Mulia, Maha Pengampun, Dzat Yang Pemurah, Yang Menutupi (aib), Maha Mengetahui, Dzat Yang Maha Kuasa. Ya Allah, ya Allah, ya Allah, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang, Dzat Yang Paling Awal dan Paling Akhir. Dzat yang mempunyai kekuatan dahsyat. Dzat yang pengasih pada orang-orang miskin. Dzat Yang Maha Penyayang, tiada Tuhan selain Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang aniaya. Semoga Allah selalu mencurahkan rahmat-Nya kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan semua sahabat. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta.



Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
(mhy)
Hadits of The Day
Dari Abdullah bin Buraidah dari ayahnya dia berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendengar seseorang mengucapkan: Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, bahwasanya Engkau adalah Allah Yang Maha Esa, yang bergantung pada-Nya segala sesuatu, yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Sungguh dia telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya yang Agung, yang apabila diminta dengan menyebut-Nya, pasti akan diberi dan apabila berdoa dengan menyebut-Nya pasti akan dikabulkan.

(HR. Sunan Ibnu Majah No. 3847)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More