Adu Domba, Dosa Besar yang Menimbulkan Azab Kubur
Senin, 01 Januari 2024 - 09:45 WIB
Adu domba atau naminah dalam bahasa Arab, adalah dosa besar, yang ancaman mengerikan, salah satunya menimbulkan azab dan siksa kubur. Foto ilustrasi/ist
Adu domba atau naminah dalam bahasa Arab, merupakan salah satu perkara yang sering diremehkan. Padahal dampaknya sangat besar bahkan ada 3 ancaman mengerikan yang akan diterimanya di akhirat kelak. Apa sebenarnya naminah itu dan apa saja ancamannya?
Namimah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang berarti adu domba , akan tetapi maknanya lebih luas dari sekadar adu domba. Pengertian namimah sebagaimana dijelaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis berikut,
Dari Abdullah bin Mas’ud, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata:
“Maukah kuberitahukan kepada kalian apa itu al’adhhu ? Itulah namimah, perbuatan menyebarkan berita untuk merusak hubungan di antara sesama manusia” (HR Muslim)
Dikutip dari buku '100 Dosa yang Diremehkan Wanita'yang ditulis Abdul Lathif bin Hajis Al-Ghomidi, dijelaskan bahwa banyak orang tidak menyadari, termasuk kalangan wanita bahwa namîmah merupakan perbuatan dosa besar yang akan mencelakakan pelakunya.
Berapa banyak rumah tangga hancur, cinta kasih berantakan, hubungan kerabat putus, darah terkucur dan kehormatan ternodai, persaudaraan renggang dan persatuan tercabik-cabik akibat adu domba dan hasil buruk yang ditimbulkannya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
" Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya, yang lemah lembut perangainya, dan yang berlaku ramah. Sedangkan orang yang paling aku benci di antara kalian adalah orang yang berjalan ke sana kemari untuk mengadu domba yang memecah belah orang yang bersaudara dan yang mencari-cari aib orang lain agar manusia menjauhinya. {HR Thabrani dalam Ash-Shaghir dan Al-Ausath)
Kemudian hadis lain, dari Hudzaifah ra diriwayatkan bahwa ia berkata : Saya pernah mendengar Rasulullah bersabda : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak memfitnah" (HR Bukhari)
Dalam riwayat lainnya : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak mengadu domba" (HR Muslim)
Namimah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang berarti adu domba , akan tetapi maknanya lebih luas dari sekadar adu domba. Pengertian namimah sebagaimana dijelaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis berikut,
Dari Abdullah bin Mas’ud, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata:
“Maukah kuberitahukan kepada kalian apa itu al’adhhu ? Itulah namimah, perbuatan menyebarkan berita untuk merusak hubungan di antara sesama manusia” (HR Muslim)
Dikutip dari buku '100 Dosa yang Diremehkan Wanita'yang ditulis Abdul Lathif bin Hajis Al-Ghomidi, dijelaskan bahwa banyak orang tidak menyadari, termasuk kalangan wanita bahwa namîmah merupakan perbuatan dosa besar yang akan mencelakakan pelakunya.
Berapa banyak rumah tangga hancur, cinta kasih berantakan, hubungan kerabat putus, darah terkucur dan kehormatan ternodai, persaudaraan renggang dan persatuan tercabik-cabik akibat adu domba dan hasil buruk yang ditimbulkannya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
" Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya, yang lemah lembut perangainya, dan yang berlaku ramah. Sedangkan orang yang paling aku benci di antara kalian adalah orang yang berjalan ke sana kemari untuk mengadu domba yang memecah belah orang yang bersaudara dan yang mencari-cari aib orang lain agar manusia menjauhinya. {HR Thabrani dalam Ash-Shaghir dan Al-Ausath)
Kemudian hadis lain, dari Hudzaifah ra diriwayatkan bahwa ia berkata : Saya pernah mendengar Rasulullah bersabda : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak memfitnah" (HR Bukhari)
Dalam riwayat lainnya : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak mengadu domba" (HR Muslim)
Lihat Juga :